Sebanyak 416 item atau buku ditemukan

STRATEGI PENGUMPULAN DANA ZAKAT PADA BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KOTA PADANG

Tersedia pada ruang karya ilmiah lantai 2

Sistem Informasi Pengolahan Data Santri Berbasis Web Pada Rumah Tahfidz Dengan Hati di Pagaruyung

Peran Stakeholder Dalam Pengembangan Pariwisata Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat

Tersedia di Perpustakaan Utama Lantai 2 Ruang karya Ilmiah

Analisis Pengembangan Usaha pada Pabrik Roti Cahaya Niaga Nagari Batu Bulek dengan Pendekatan Analisis SWOT

tersedia di ruang karya ilmiah lantai 2

Metodologi Penelitian Manajemen Bisnis : Teori dan Panduan Lengkap untuk Karya Ilmiah Terbaik

Buku "Metodologi Penelitian Manajemen Bisnis: Teori dan Panduan Lengkap untuk Karya Ilmiah Terbaik" adalah buku yang mengurai proses penelitian dalam konteks manajemen bisnis secara sistematis. Mulai dari Definisi Penelitian hingga Struktur Penulisan Laporan Penelitian, buku ini menyoroti pentingnya penelitian dalam pengembangan bisnis serta teknik-teknik esensial dalam metodologi penelitian. Pembaca akan dipandu melalui tahap identifikasi masalah, perumusan hipotesis, dan jenis-jenis penelitian seperti kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dan analisis statistik, termasuk analisis regresi, juga dijelaskan secara rinci. Pentingnya validitas dan reliabilitas penelitian juga disoroti untuk memastikan akurasi hasil. Selain itu, buku ini memberikan panduan praktis dalam menyusun laporan penelitian yang informatif dan sesuai dengan standar akademis. Dengan bahasan yang komprehensif dan praktis, buku ini menjadi acuan penting bagi mahasiswa, peneliti, dan praktisi manajemen bisnis yang ingin menghasilkan karya ilmiah terbaik dalam disiplin ini.

Buku "Metodologi Penelitian Manajemen Bisnis: Teori dan Panduan Lengkap untuk Karya Ilmiah Terbaik" adalah buku yang mengurai proses penelitian dalam konteks manajemen bisnis secara sistematis.

PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK (TINJAUAN TEORI DAN PRAKTIS)

Seorang anak tidak langsung bisa bicara saat baru lahir. Tidak ada juga manusia yang langsung bisa mengendarai mobil tanpa terlebih dahulu belajar. Proses belajar membantu manusia menguasai pengetahuan dan keterampilan. Penguasaan pengetahuan dan keterampilan juga perlu dilakukan secara bertahap. Tahapan tersebut disesuaikan dengan tingkat Perkembangan peserta belajar. Oleh sebab itu mengetahui dengan baik karakteristik perkembangan peserta didik sangat penting. Pengetahuan tersebut dapat membantu para fasilitator proses belajar untuk merancang dan menerapkan cara-cara yang tepat untuk mendukung tercapainya keberhasilan hasil belajar yang maksimal. Buku ini ditulis melalui kolaborasi para pendidik di Indonesia dengan pendekatan teoritis dan praktis. Tujuannya untuk menyajikan inovasi dalam proses pendampingan belajar. Pembahasan dimulai dengan ulasan umum mengenai perkembangan peserta didik baik secara fisik, psikis, maupun sosial. Berdasarkan fondasi teori perkembangan peserta didik, pembahasan dilanjutkan dengan cara-cara mengembangkan pembelajaran untuk peserta didik anak, remaja, dan dewasa. Semua topik dan tulisan yang disatukan dalam buku ini menekankan pada pentingnya proses pembelajaran berkelanjutan dan sepanjang hayat. Pembahasan dalam buku ini juga menunjukkan pergeseran paradigma pendampingan pembelajaran yang progresif. Peserta belajar tidak lagi dijadikan sebagai objek. Peserta belajar dapat dilibatkan secara aktif untuk belajar dan mencari cara terbaik untuk belajar secara berkelanjutan sesuai dengan minat dan keterampilan yang dibutuhkannya. Inilah yang menjadi esensi dari proses belajar dan pendampingan belajar di masa-masa penuh tantangan.

... pendidikan dan psikologi perkembangan. Psikologi perkembangan lebih banyak membahas mengenai bagaimana perubahan yang sifatnya kualitatif pada pematangan organ ... psikologi 26 | Perkembangan Peserta Didik (Tinjauan Teori dan Praktis)

Psikologi Pendidikan Teori dan Aplikasi

Psikologi pendidikan yang mempunyai keutamaan “Professional” mampu memberikan makna yang mengacu kepada sebutan tentang orang yang menyandang suatu profesi dan sebutan tentang penampilan seseorang dalam mewujudkan unjuk kerja sesuai dengan profesinya. Penyandangan dan penampilan “professional” ini telah mendapat pengakuan, baik secara formal maupun non-formal. Pengakuan secara formal diberikan oleh suatu badan atau lembaga yang mempunyai kewenangan untuk itu, yaitu pemerintah dan atau organisasi profesi. Guru” adalah suatu sebutan bagi jabatan, posisi, dan profesi bagi seseorang yang mengabdikan dirinya dalam bidang pendidikan melalui interaksi edukatif secara terpola, formal, dan sistematis. Dalam UU Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen (pasal 1) dinyatakan mendidik, mengajar, membimbing, mengrahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada jalur pendidikan formal, pada jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah”. Guru professional akan tercermin dalam penampilan pelaksanaan pengabdian tugas-tugas yang ditandai dengan keahlian baik dalam materi maupun metode. Keahlian yang dimiliki oleh guru profesional adalah keahlian yang diperoleh melalui suatu proses pendidikan dan pelatihan yang diprogramkan secara khusus untuk itu. Keahlian tersebut mendapat pengakuan formal yang dinyatakan dalam bentuk sertifikasi, akreditasi, dan lisensi dari pihak yang berwenang (dalam hal ini pemerintah dan organisasi profesi). Dengan keahliannya itu seorang guru mampu menunjukkan otonominya, baik secara pribadi maupun sebagai pemangku profesinya.

Psikologi pendidikan yang mempunyai keutamaan “Professional” mampu memberikan makna yang mengacu kepada sebutan tentang orang yang menyandang suatu profesi dan sebutan tentang penampilan seseorang dalam mewujudkan unjuk kerja sesuai ...