Penulisan buku ini muncul atas pertimbangan dan pengamatan di beberapa daerah yang gerah akibat ulah oknum yang tidak mengedepankan kepentingan masyarakat akan tetapi mengedepan-kan kepentingan pribadi. Buku ini terdiri dari sembilan bab diantaranya membahas BAB I sejarah perpolitikan, konsep negara kesatuan, warga negara dan bentuk-bentuk ideologi. BAB II esensi dari politik hukum mulai dari sejarah lahirnya politik hukum, manfaat dan kegunaan politik hukum serta cakupan politik hukum itu sendiri. BAB III memahami secara jelas pengertian kebijakan, kebijaksanaan serta cara membuat perda. BAB IV memahami esensi yang mendasar dari penerapan Pemerintahan Daerah serta mengajak mahasiswa untuk memahami sistem pergantian kepala daerah yang tersandung tindak pidana. BAB V fungsi dan tugas partai politik. BAB VI penggunaan keuangan daerah berupa Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), kegunaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), Penerapan otonomi daerah dan yang menyebabkan menjadi negara gagal. BAB VII Pengambil kebijakan atau pembawa suatu negara adalah seorang nahkoda dalam hal ini adalah Presiden dan jajarannya. BAB VIII roda pemerintahan atau kenegaraan baik dari perspektif hukum (undangUndang) maupun ekonomi. BAB IX membahas tentang ketatanegaraan.
Penulisan buku ini muncul atas pertimbangan dan pengamatan di beberapa daerah yang gerah akibat ulah oknum yang tidak mengedepankan kepentingan masyarakat akan tetapi mengedepan-kan kepentingan pribadi.
Ilmu pengetahuan laksana seekor burung, agar tidak terbang jauh maka ilmu harus diikat dalam sebuah tulisan atau menjadi buku. Pilosofi Inilah yang menginspirasi penulis untuk menulis buku ini Menulis sesungguhnya pekerjaan mudah, akan tetapi memulainya tidak gampang. Kendala umum dihadapi mahasiswa ketika membuat tugas akhir seperti Tesis dihadapkan kepada “bagaimana untuk memulai menulis tesis?”. Beranjak dari persoalan tersebut, penulis tertarik menyusun buku sederhana ini, untuk dapat memberi guidance serta mensitumuli mahasiswa menerobos kendala dalam memulai menulis. Kekeliruan dasar yang banyak terjadi memulai penulisan adalah, selalu didahului dengan menentukan judul. Sejatinya mengidentifikasi masalah terlebih dahulu, dan merumuskan masalah dengan baik, baru kemudian mendapatkan topik penelitian yang dirumuskan sebagai judul. Kemampuan mengidenfikasi masalah penelitian menjadi modal dasar untuk memudahkan penulisan selanjutnya.
Kemampuan mengidenfikasi masalah penelitian menjadi modal dasar untuk memudahkan penulisan selanjutnya. Buku Aplikasi metodologi penelitian ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.
Beberapa Konsep Dasar Untuk Penulisan Skripsi & Analisis Data Dengan SPSS
Buku ajar ini dibuat untuk kepentingan penulisan skripsi bagi mahasiswa Program Studi Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bentara Persada, Batam. Penulisan skripsi tidak hanya sekadar memenuhi tugas akhir, tetapi lebih dari itu mahasiswa dapat belajar dan memahami bahwa sebuah keputusan harus didasari pada data dan fakta. Usulan perbaikan harus berangkat dari hasil analisis atas fakta yang terjadi, bukan berdasarkan asumsi atau karena ada kepentingan pribadi. Melalui kerja penelitian mahasiswa memahami dan belajar bagaimana cara memecahkan sebuah masalah secara ilmiah.
Buku ini mebahas metodologi studi Islam. Buku ini mengungkap alasan pentingnya penelitian agama bernafaskan islam. Permulaan sejak awal tahun 1970 apabila berbicara tentang penelitian agama dianggap sebagai pantangan. Pasti akan berpikir, mengapa agama yang sudah begitu stabil haruslah diteliti, agama merupakan wahyu Allah. Melalui buku ini, diharapkan pembaca dapat memahami metode yang tepat dalam studi agama islam.
Manusia modern cenderung melepaskan diri dari keterikatan dengan Tuhan (al-I’radh), untuk selanjutnya membangun tatanan yang berpusat pada manusia (al-qadariyah). Akibatnya, kehidupan manusia terdominasi oleh hipnotis atmosfer modernitas, yang pada gilirannya akan membuat manusia lengah dan tidak menyadari bahwa dimensi spiritualnya terdistorsi, sehingga tidak mengherankan jika akar spiritualtas tercabut dari panggung kehidupan global. Munculnya problem spiritual yang menimpa manusia modern bermula dari hilangnya visi keilahiyan (uluhiyah) yang disebabkan oleh ulahnya sendiri, yakni bergerak menjauh dari tuntunan Allah dalam mengatur kehidupan.Menurut Ibn Jauzi penyebab utama krisis keruhaniyan tersebut, berawal dari dua hal pokok, yaitu menjauh dari Allah (al-i’radh), dan menuhankan hawa nafsu (ittiba al-hawa) atau dalam istilah lain dikenal dengan istilah “memperturutkan syahwat”(Ittiba’ al-syahawat).
Manusia modern cenderung melepaskan diri dari keterikatan dengan Tuhan (al-I’radh), untuk selanjutnya membangun tatanan yang berpusat pada manusia (al-qadariyah).
Pemahaman mengenai prosedur evaluasi merupakan salah satu pengetahuan penting yang harus dimiliki oleh calon guru maupun kelompok masyarakat yang memiliki profesi sebagai orang yang membantu siswa dalam belajar baik instruktur, guru, tutor dan lain-lain. Tujuan penulisan buku prosedur evaluasi pembelajaran ini adalah untuk memberikan pengetahuan, sikap dan keterampilan kepada kelompok tersebut agar dalam melaksanakan evaluasi sesuai prosedur sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat memiliki akuntabilitas tinggi. Prosedur tersebut juga dapat memberikan dampak pada pengambilan keputusan yang tepat berdasarkan data. Prosedur evaluasi yang diuraikan dalam buku ini terdiri dari tiga tahap yaitu (1) merencanakan, (2) melaksanakan dan (3) melaporkan hasil evaluasi.