Sebanyak 267 item atau buku ditemukan

Panduan Membangun E- Learning Platform

Metodologi Penelitian Ilmiah

Di dalam buku ini dijelaskan secara lengkap bagaimana seorang peneliti dapat melakukan suatu penelitian ilmiah secara sistematis agar dapat menghasilkan suatu ilmu pengetahuan yang sahih. Untuk dapat menghasilkan sumbangsih yang baik terhadap ilmu pengetahuan seorang peneliti haruslah mempunyai kemampuan untuk menganalisis permasalahan atau fenomena yang berhubungan dengan topik penelitian yang dapat dibentuk dalam suatu kerangka pemikiran yang mempunyai dasar pemikiran yang kuat. Dasar pemikiran ini haruslah sudah mempertimbangkan berbagai macam fakta dan literatur yang ada, sehingga akan menghasilkan hipotesis yang fokus, spesifik dan dapat diverifikasi. Selain itu, seorang peneliti haruslah menguasai objek penelitian dan dapat menentukan metode penelitian yang paling tepat. Kemampuan lainnya yang harus dimiliki oleh seorang peneliti adalah penguasaan terhadap desain penelitian, variabel, sumber dan jenis data yang harus didukung dengan teknik, alat, dan kemampuan analisa data yang baik sehingga dapat menghasilkan suatu laporan penelitian yang dapat memperkaya khazanah ilmu pengetahuan. Buku ini terdiri dari 14 bab, yaitu : Bab 1 Pendahuluan Metode Ilmiah Bab 2 Penelitian Ilmiah Bab 3 Masalah & Kerangka Pemikiran Bab 4 Hipotesis Penelitian Bab 5 Objek Dan Metode Penelitian Bab 6 Desain Penelitian Bab 7 Operasionalisasi Variabel Penelitian, Sumber Dan Jenis Data Bab 8 Metodologi Penelitian Ilmiah Bab 9 Alat Pengumpulan Data Bab 10 Validasi Alat Pengumpulan Data Bab 11 Reliabilitas Alat Pengumpulan Data Bab 12 Populasi Dan Teknik Penarikan Sampel Bab 13 Teknik Analisis Data Bab 14 Penyusunan Laporan Penelitian

Buku ini terdiri dari 14 bab, yaitu : Bab 1 Pendahuluan Metode Ilmiah Bab 2 Penelitian Ilmiah Bab 3 Masalah & Kerangka Pemikiran Bab 4 Hipotesis Penelitian Bab 5 Objek Dan Metode Penelitian Bab 6 Desain Penelitian Bab 7 Operasionalisasi ...

45 Kreasi Jelly Art Puding dengan Teknik 1 Jarum Suntik Tanpa

Puding berasal dari kata pudding (bahasa Inggris), adalah hidangan penutup yang tidak hanya dihidangkan dingin segar melainkan juga dalam keadaan panas, hangat, dan lebih kaya rasa. Puding cocok sebagai hidangan penutup yang segar untuk iklim tropis Indonesia. Dengan bahan dasar agar-agar yang kaya serat, cita rasanya lebih nikmat dengan menambahkan bahan susu dan gula. Dari masa ke masa bermunculan aneka kreasi puding, seiring dengan berkembangnya penemuan bahan-bahan baru seperti gelatin dan jelly untuk membuat puding. Gelatin adalah bahan yang diperoleh dari tulang dan kulit hewan, bentuk umum di pasaran biasanya berupa lembaran atau bubuk. Sedangkan jelly berasal dari umbi konyaku dan beredar di pasar dengan bentuk bubuk. Gelatin kurang populer di Indonesia karena berbahan dasar hewani dan proses pengolahannya sangat rumit, sedangkan jelly menjadi sangat populer karena mudah diolah seperti agar-agar. Kelebihan dari jelly dibandingkan agar-agar adalah dari segi tekstur lebih kenyal, dan memiliki varian rasa serta warna lebih beragam sehingga bisa dikreasikan dalam berbagai bentuk yang fantastis. Selama ini kreasi puding hanya dengan bermain komposisi warna, rasa, dan melapis-lapis/ menumpuk atau dengan penggunaan variasi bentuk cetakan. Namun pernahkah Anda berpikir membuat kreasi dengan cara menyuntik puding sehingga tercipta keindahan baru? Ya, membuat aneka bentuk di dalam puding dengan cara disuntik. Bahannya sangat mudah didapat dan hampir sama dengan membuat puding berbahan susu, hanya saja diperlukan tehnik, dan tehnik tersebut bisa Anda pelajari melalui buku ini. Inovasi puding dengan teknik suntik ini pertama kali ditemukan dan sangat populer di Meksiko dengan sebutan Gelatine Art karena menggunakan bahan gelatin dalam pembuatannya. Namun di Indonesia lebih menyukai bahan jelly sehingga disebut Jelly Art Puding. Buku 45 KREASI JELLY ART PUDING ini mengupas habis tentang bahan, persiapan, dan juga teknik yang benar dalam membuat kreasi puding suntik bermotif flora. Penulis menjamin buku ini akan sangat berguna sebagai pegangan bagi Anda, juga bagi Anda yang ingin memulai usaha jelly art puding. Berbeda dengan buku-buku sejenis lainnya, buku ini juga dilengkapi dengan ilustrasi pola, galeri inspirasi, dan tips praktis.

Lulusan S1 Bimbingan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta 2002. Ketika kuliah ia sempat mengambil kursus pelatih senam di Kartika Dewi Yogyakarta, dan selama 7 tahun bekerja sebagai instruktur senam aerobik di Yogyakarta.

efektivitas dakwah yang disampaikan oleh mahasiswa di desa retak mudik kecamatan sungai rumbai kabupaten mukomuko