Sebanyak 245 item atau buku ditemukan

Kajian budaya feminis

tubuh, sastra, dan budaya pop

Essays on feminism from cultural perspectives.

Seperti dikatakan Kristeva, meskipun identitas [dan karena itu subjektivitas] tidak
stabil, tetapi selalu ada a certain type of stability .5 Dalam hal ini, tubuh sangat
mungkin menawarkan stabilitas temporal itu. Dalam esai ini saya akan ...

Round Robin

An Elm Creek Quilts Book

Jennifer Chiaverini’s bestselling Elm Creek Quilts series began with The Quilter’s Apprentice and continues with Round Robin—the name for a quilt stitched by many hands in turn—a poignant story of friendship and loyalty. The Elm Creek Quilters have begun a Round Robin quilt, created by sewing concentric patchwork borders to a central block, as a gift for their beloved fellow quilter Sylvia Compson. But even as the quilt is passed from friend to friend, its eloquent beauty increasing with every stitch, the threads of their happiness begin to unravel. As each woman confronts a personal crisis, a painful truth, or a life-changing choice, the quilt serves as a symbol of the complex and enduring bonds between mothers and daughters, sisters and friends.

The Elm Creek Quilters have begun a Round Robin quilt, created by sewing concentric patchwork borders to a central block, as a gift for their beloved fellow quilter Sylvia Compson.

Komunikasi pemberdayaan

Role of mass media communication in the community development in Indonesia; volume commemorating the 40th anniversary of Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD.

Tentu, negara berada tidak jauh dalam relasi mesin industri-pengelola media-
masyarakat sebagai audiens. Fakta tersebut mengantarkan kita pada kenyataan
bahwa masyarakat partisipatif perlu 'diprovokasi'. Kalau tidak, pengembangan ...

Kuliah Jurusan Apa? Fakultas Teknik Jurusan Teknik Kimia

“Teknik Kimia itu belajar apa aja? Banyak laboratoriumnya, ya?” “Lulusan Teknik Kimia bisa kerja di bidang apa?” Dan masih banyak pertanyaan lain yang sering ditanyakan mengenai program studi Teknik Kimia. Walaupun program studi Teknik Kimia bukan merupakan jurusan baru bagi beberapa perguruan tinggi di Indonesia, namun masih banyak orang yang belum mengenal dengan baik apa yang dipelajari di program studi Teknik Kimia dan bagaimana lulusan Teknik Kimia dapat berperan untuk memberikan sumbangsihnya di masyarakat. Berbeda dengan ilmu Kimia murni yang lebih banyak melakukan riset di laboratorium, bidang ilmu Teknik Kimia (chemical engineering) merupakan cabang ilmu teknik yang mempelajari pemrosesan bahan baku menjadi produk melalui proses-proses kimia. Sebagai hasilnya, banyak barang di sekitar kita yang merupakan “produk” hasil implementasi ilmu Teknik Kimia, termasuk di antaranya adalah kertas, tekstil, kosmetik, obat-obatan, makanan, bahan bakar, pupuk, dan lain sebagainya. Buku ini berisi gambaran mengenai program studi Teknik Kimia, mulai dari lingkup program studinya, mata kuliah yang dipelajari, serta profesi apa saja yang bisa dijalani oleh para lulusannya. Khususnya bagi para calon mahasiswa, buku ini juga mengungkapkan kiatkiat menempuh pendidikan di program studi Teknik Kimia. Setelah membaca buku ini, para calon mahasiswa maupun orangtua akan lebih memahami mengenai program studi Teknik Kimia dan profesi insinyur teknik kimia.

“Teknik Kimia itu belajar apa aja?

Manajemen Sumberdaya Manusia

Aktivitas Utama dan Pengembangan SDM

Aspek Sumberdaya Manusia sering diremehkan fungsi dan perannya dalam suatu organisasi. Keberadaannya dianggap beban karena hanya menimbulkan biaya saja bagi perusahaan dan organisasi. Faktor manusia dalam perusahaan sangat penting, karena maju tidaknya perusahaan tergantung dari kreatifitas manusianya. Perusahaan atau negara yang memiliki sumberdaya alam (SDA) melimpah namun tidak mempunyai sumberdaya manusia (SDM) yang kreatif maka SDA bagaikan raksasa yang sedang tidur. Sebaliknya perusahaan atau negara yang memiliki SDA sedikit bahkan tidak memiliki SDA sekalipun, namun memiliki SDM yang sangat kreatif akan dapat berbuat banyak dan menghasilkan banyak manfaat. Oleh karena itu meningkatkan peran aktif yang kreatif dari SDM sangat penting. Kajian manajemen sumberdaya manusia adalah sangat kompleks karena berhubungan dengan banyak faktor. Inti dari MSDM adalah aktivitas SDM yang sangat kompleks dan dinamis. Manajemen Sumberdaya Manusia atau Human Resources Management (HRM) sebagai proses keterlibatan orang dalam pengelolaan organisasi. Sumberdaya Manusia (SDM) merupakan aset yang paling berharga dalam organisasi. SDM yang bekerja dalam organisasi baik secara individu maupun berkelompok berkontribusi pada pencapaian tujuan organisasi. Departemen SDM dapat dianggap sebagai yang mengatur kebijakan saling terkait dengan pondasi ideologis, prosedur dan filosofis serta praktik yang berhubungan dengan manajemen SDM (French, 1997; Amstrong, 2006). Pentingnya peran SDM dalam suatu organisasi yaitu sebagai aset yang berharga karena berkontribusi dalam pencapaian tujuan organisasi, mendorong banyak pihak ingin melakukan penelitian tentang SDM sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan. MSDM merujuk pada praktek dan kebijakan yang anda perlukan untuk menjalankan aspek orang dan personil dari jabatan manajemen meliputi perekrutan, seleksi, pelatihan, penempatan dan penilaian. Aktivitas pengembangan SDM salah satunya adalah kinerja dan motivasi. Betapa pentingnya variabel motivasi. Variable motivasi SDM yang mempengaruhi kinerja adalah sangat penting dan biasanya diremehkan oleh perusahaan. Sebagai contoh jika motivasi, peluang dan kemampuan seseorang diukur dengan skala data ordinal dan masing-masing menunjukkan score 5, maka kinerjanya sama dengan 5 x 5 x 5 = 125. Apabila motivasi turun satu angka dikarenakan unsur organisasi dan secara individu tidak mampu memotivasi sendiri maka kinerja menjadi 4 x 5 x 5 = 100. Turun satu angka saja dalam motivasi maka kinerjanya turun 25. Apalagi jika dalam organisasi, terjadi saling membunuh motivasi misalnya menjadi 0 atau tidak ada motivasi sama sekali, maka berapapun tingginya peluang dan kemampuan maka kinerja nya menjadi nol. Oleh sebab itu organisasi atau sebuah perusahaan maupun masing-masing pegawai harus pintar dalam melakukan perbaikan dan lebih meningkatkan motivasi SDM agar kinerjanya bisa bertahan dan cenderung mengalami meningkatan. Beragam motivasi dapat dihasilkan dengan baik oleh organisasi ataupun perusahaan, bahkan motivasi untuk diri sendiri. Akan menjadi salah jika keberadaan departemen SDM hanya menjadi beban bagi perusahaan tanpa memberikan kontribusi apapun dalam usaha dan keuntungan perusahaan, karena kinerja itu adalah merupakan semua hasil yang dicapai oleh perusahaan termasuk penjualan dan keuntungan yang dihasilkan. Hal itu dikarenakan manajemen SDM sudah berubah tidak seperti yang dulu, SDM yang sekarang harus mengedepankan keseimbangan antara menjadi pedorong atau motivator yang berkelanjutan pada seorang tenaga kerja dan memberikan kontributor bagi perusahaan. Peran dari suatu Manajemen Sumber Daya Manusia sendiri di era modern ini harus menjadi suatu kontributor strategis, sekaligus sebagai rekan kerja dengan manajer operasional, memanfaatkan waktu yang ada mempunyai administrasi yang terstruktur dan lebih efektif dalam pembiayaan.

Oleh karena itu meningkatkan peran aktif yang kreatif dari SDM sangat penting. Kajian manajemen sumberdaya manusia adalah sangat kompleks karena berhubungan dengan banyak faktor.

PROSIDING PKWG SEMINAR SERIES: Kebijakan Kesehatan dan Pelibatan Komunitas Dalam Menurunkan AKI/AKB di Indonesia

Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi adalah persoalan yang sangat krusial di Indonesia sebab memiliki kecenderungan untuk meningkat setiap tahunnya. Tidak mudah mencari solusi untuk persoalan AKI/AKB, sebab AKI/AKB melibatkan kebijakan pemerintah di bidang kesehatan, ketersediaan layanan kesehatan dasar dan aksesnya, implementasi dan reaksi atas kebijakan di tingkat lokal, pelibatan komunitas, posisi suami dan keluarga ibu hamil, serta keikutsertaan NGO dan CSO dalam proses pemantauan kebijakan menurunkan AKI/AKB di Indonesia. Berbagai persoalan di atas menjadi titik berangkat ketika kita bicara mengenai pelibatan komunitas dalam menurunkan AKI/AKB di Indonesia, dan untuk menjawab hal itulah Pusat Kajian Wanita dan Gender Universitas Indonesia, bekerja sama dengan Program Studi Kajian Gender UI dan Pusat Riset Gender Pascasarjana UI mengadakan PKWG Seminar Series #1 dengan topik “KEBIJAKAN KESEHATAN DAN PELIBATAN KOMUNITAS DALAM MENURUNKAN AKI/AKB DI INDONESIA” pada 11-12 Juni 2015 di Program Pascasarjana Multidisiplin, Kampus UI Salemba, Jakarta. Buku yang anda pegang ini adalah prosiding dari PKWG Seminar Series #1 yang berisikan makalah dan diskusi. Seluruh tulisan dalam prosiding ini memiliki lokus dan fokus yang berbeda namun seluruhnya memiliki satu benang merah: untuk menurunkan AKI/AKB diperlukan pelibatan banyak pihak.

Budi Wahyuni Lahir di Yogyakarta, 23 Mei 1958. Menyelesaikan studi di S1
Ekonomi Universitas Pembangunan Nasional Yogyakarta, S2 Manajemen
Universitas Gajah Mada, S2 Medical Antropology UVA Amsterdam, dan S3
Public Health ...