Sebanyak 100 item atau buku ditemukan

Wawasan Bimbingan dan Konseling : Menelusuri Sejarah Menuju Penerapan Terkini

Bimbingan konseling pertama kali muncul di Amerika Serikat, dengan Frank Parson sebagai pelopor utamanya. Dia memimpin "gerakan bimbingan" yang bertujuan untuk membantu para veteram perang yang tidak memiliki pekerjaan. Frank Person berupaya memberikan bimbingan karier untuk memastikan para veteran bisa tetap bekerja, apapun kondisi mereka. Seiring waktu, gerakan ini berkembang dari bimbingan vokasional ke bidang lain dan akhirnya menjadi bagian dari pendidikan formal. Bimbingan dan konseling telah berkembang seiring dengan perubahan dalam pemahaman pendidikan dan masyarakat tentang psikologi. Perubahan ini mencerminkan evolusi konsep dari tradisi filosofis ke praktik profesional yang terstandarisasi, memenuhi berbagai kebutuhan individu dalam berbagai konteks dan budaya.

Bimbingan konseling pertama kali muncul di Amerika Serikat, dengan Frank Parson sebagai pelopor utamanya.

PRAKTIK PEMAHAMAN INDIVIDU

Seorang konselor mempunyai tanggung jawab untuk membantu konseli agar dapat berkembang secara optimal. Untuk dapat memahami individu atau peserta didik dengan sebaik-baiknya, seorang konselor perlu melakukan pengumpulan data atau asesmen (assessment) yang lengkap dan akurat tentang individu tersebut. Dalam konteks pendidikan, pada umumnya dibutuhkan data atau informasi, diantaranya identitas pribadi, data tentang keluarga, riwayat pendidikan, data tentang kesehatan dan jasmani, data tentang kecerdasan, bakat dan minat, kegiatan di luar sekolah serta ciri kepribadian seperti sifat karakter, corak kehidupan emosional, nilai-nilai kehidupan yang dijunjung tinggi, kadar pergaulan sosial, sikap dalam menghadapi permasalahan dan sebagainya. Seluruh aspek tersebut diperoleh melalui bantuan teknik, metode dan cara yang dikembangkan oleh konselor melalui masing-masing media pemeriksaan psikologis dalam proses asesmen, baik menggunakan teknik non tes seperti observasi, wawancara, DCM dan sebagainya maupun menggunakan teknik tes seperti tes inteligensi, bakat dan minat. Buku pedoman praktik pemahaman individu menyajikan konsep dari masing-masing alat ukur, menguraikan prosedur, tahapan-tahapan dalam melakukan praktik pemahaman individu, dan pedoman dalam menyusun laporan praktikum, baik praktik teknik non tes maupun teknik tes. Harapannya, buku ini akan membantu mahasiswa dalam memenuhi tugas-tugas akademik yang berkaitan dengan pengumpulan data (assessment) bagi individu.

Buku pedoman praktik pemahaman individu menyajikan konsep dari masing-masing alat ukur, menguraikan prosedur, tahapan-tahapan dalam melakukan praktik pemahaman individu, dan pedoman dalam menyusun laporan praktikum, baik praktik teknik non ...

Analisis Upah Tenda Pelaminan dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi kasus luak pelaminan Nagari Padang Ganting)

Pengaruh Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) Berbantuan Media Wordwall Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Kelas V UPT SDN 01 Lima Kaum

Tersedia d Perpustakaan utama ruang karya ilmiah lantai 2

AKUNTANSI BIAYA : Konsep Dasar dan Penerapannya

Buku "Akuntansi Biaya : Konsep Dasar dan Penerapannya" merupakan panduan komprehensif yang menggali esensi akuntansi biaya dari dasar hingga penerapan praktis. Memulai dengan konsep dasar, buku ini menguraikan istilah kunci yang membantu pembaca memahami terminologi yang relevan. Setiap elemen biaya, seperti Bahan Baku, Tenaga Kerja, dan Overhead Pabrik, dianalisis secara mendalam, termasuk departementalisasi biaya overhead pabrik untuk pemahaman yang lebih baik. Selain itu, buku ini mengeksplorasi Analisis Perilaku Biaya, memperjelas bagaimana biaya tetap dan variabel memengaruhi keputusan bisnis. Dalam konteks produksi, pembaca diajak memahami perhitungan Harga Pokok Pesanan dan Harga Pokok Proses, termasuk produk dalam proses awal, rusak, cacat, dan bersama. Dengan bahasa yang jelas dan contoh praktis, buku ini menjadi panduan esensial bagi mahasiswa, praktisi bisnis, dan individu yang ingin memahami akuntansi biaya secara mendalam, memberikan pemahaman yang kokoh tentang pengukuran biaya dan pengelolaan efisien dalam lingkungan bisnis nyata.

Buku "Akuntansi Biaya : Konsep Dasar dan Penerapannya" merupakan panduan komprehensif yang menggali esensi akuntansi biaya dari dasar hingga penerapan praktis.

MERDEKA BELAJAR

Merdeka Belajar merupakan program kebijakan baru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Kabinet Indonesia Maju, Nadiem Anwar Makarim. Esensi kemerdekaan berpikir, menurut beliau, pembelajaran harus didahului oleh para guru sebelum mereka mengajarkannya pada siswa-siswi. Beliau menyebut, dalam kompetensi guru di level apa pun, tanpa ada proses penerjemahan dari kompetensi dasar dan kurikulum yang ada, maka tidak akan pernah ada pembelajaran yang terjadi. Adapun konsep dari Merdeka Belajar adalah: 1) Dihapuskannya Ujian Nasional (UN) yang digantikan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. 2) Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang dikembalikan kepada pihak sekolah. 3) Membentuk siswa yang kompeten, cerdas untuk SDM bangsa, dan berbudi luhu

Merdeka Belajar merupakan program kebijakan baru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Kabinet Indonesia Maju, Nadiem Anwar Makarim.