Sebanyak 1051 item atau buku ditemukan

EKONOMI ISLAM PERSPEKTIF TAFSIR (Studi Tafsir Tematis Ayat-ayat Ekonomi dalam Al Qur’an)

Buku yang hadir di hadapan pembaca merupakan salah satu upaya khidmah yang dimaksud dan diharapkan dapat memberikan sumbangan khazanah keilmuan dalam bidang tafsir tematis dan membantu mahasiswa FEBI ( Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam ) dalam memahami ajaran-ajaran ekonomi sesuai dengan wordview dan epesemologi al-Qur’an.

Larangan monopoli ini didukung oleh banyak hadits, diantaranya : “ Siapa yang melakukan monopli, maka ia berdosa “37 “Orang yang monopli terlaknat, dan orang yang mendatangkan (barang ke pasar) mendapat rizki “38 C. Petunjuk Hukum dan ...

Tafsir Ayat Tarbawi (Kajian Ayat-Ayat Pendidikan)

Tafsir tarbawi yang merupakan ijtihad akademisi di bidang tafsir, berupaya mendekati Alquran melalui sudut pandang pendidikan. Baik dari segi teoretik maupun praktik, sehingga diharapkan paradigma pendidikan dapat dilandaskan kepada kitab suci, dan petunjuk kitab suci mampu diimplementasikan sebagai dasar pendidikan. Tujuan utama dari mempelajari tafsir adalah memahami makna-makna Alquran, hukum-hukumnya, hikmah-hikmahnya, ajaran akhlaknya, dan petunjuk-petunjuknya untuk memperoleh kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu”, yang demikian itu karena balasan itu sesuai dengan perbuatan, sebagaimana ditegaskan didalam suatu hadist shahih yang artinya: “Barang siapa membangu masjid karena Allah, ...

Tafsir Ayat Ilahi

Buku digital berjudul Tafsir Ayat Ilahi merupakan tulisan yang berisi Agama Islam yang dapat memberikan tambahan pengetahuan dan pencerahan bagi pembaca. Lebih jelasnya, silahkan disimak dalam buku ini. Selamat membaca!

Ayat-ayat Allah Swt tertera dalam dua keagungan Allah yang tertera pada alam disebut ayat kauniah. Misalnya pada ayat 11 dan 12 di atas, Allah mengajak untuk menafakuri air hujan dan tumbuh-tumbuhan. Ini adalah contoh ayat kauniah.

Tafsir Ayat Ahkam (Edisi Kedua)

Perbincangan Islam mengenai hukum normatif sangat komprehensif, tidak ada persoalan kehidupan yang lowong tanpa ketentuan hukum. Umat Islam harus tunduk dan patuh terhadap hukum normatif maupun hukum alam (sunnatullah) yang telah ditetapkan dalam kitab suci Alquran untuk memperoleh kebahagiaan hidup. Karena pada hakikatnya, kebahagiaan hidup terletak pada ketaatan seorang hamba menjalankan dan mengamalkan hukum tersebut. Agar dapat diamalkan dengan baik, hukum itu harus dikenali dan pelajari. Buku Tafsir Ayat Ahkam ini akan memaparkan pandangan Alquran mengenai hal-hal yang berkaitan dengan hukum normatif, baik persoalan-persoalan ibadah ataupun muamalah. Penafsiran ayat-ayat hukum dalam buku ini menggunakan pola tafsir tematik (maudhu`i), ayat-ayat Alquran yang tersebar dalam berbagai surat dikelompokkan dalam suatu tema hukum kemudian ditafsirkan. Hal yang menarik dari buku ini adalah penulis tidak hanya mensyarahkan ayat-ayat Alquran, tetapi juga menjelaskan perbedaan pendapat para ulama dalam menafsirkan ayat-ayat hukum. Perbedaan tersebut melahirkan pula dalam perbedaan istinbat hukum. Demikian pula dengan berbagai hal yang melatarbelakangi munculnya pendapat dalam fiqh atau hukum Islam, semuanya akan dikupas dan dibahas secara tuntas dalam buku ini.

Dalam buku ini penulis hanya menjelaskan tafsir ayat-ayat Alquran yang berhubungan dengan hukum Islam dan peraturan-peraturan yang dijelaskan Allah untuk hamba-Nya. Penulis mensyarahkan ayat-ayat Alquran yang berhubungan dengan ...

TAFSIR AYAT-AYAT IQTISHADY

Mata kuliah tafsir ayat-ayat iqtishady merupakan salah satu mata kuliah yang wajib diambil oleh seluruh mahasiswa program studi ekonomi syariah Fakultas Keislaman Universitas Trunojoyo Madura. Mata kuliah ini berusaha membahas berbagai permasalahan ekonomi dalam pandangan al-Qur’an, dimana dalam mata kuliah ini hanya dibahas beberapa masalah pokok saja yang sering dibahas dan dipelajari dalam mata kuliah ilmu ekonomi. Hal tersebut disebabkan oleh terbatasnya alokasi waktu dan ruang dalam perkuliahan tersebut. Buku ajar ini dihadirkan untuk memudahkan para mahasiswa dalam mendapatkan pemahaman yang komprehensif atas mata kuliah tafsir ayat-ayat iqtishady, disamping itu juga dapat digunakan sebagai panduan bagi dosen dan mahasiswa dalam mengeksplorasi pesan-pesan Ilahiyah yang berkenaan dengan berbagai macam perilaku ekonomi umat manusia sebagaimana yang tersirat dan tersurat dalam ayat-ayat al-Qur’an.

Eksistensi keimanan dalam prilaku ekonomi Islam manusia menjadi titik krusial termasuk dalam konsumsi, produksi maupun ... Berdasarkan ajaran Al Qur'an dan Hadist dijelaskan bahwa yang dikonsumsi itu adalah barang atau jasa yang halal, ...

Fadhilah dan Tafsir Ayat Kursi

“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar” (Al-Baqarah: 255) Di dalamnya terdapat pemaparan 3 macam tauhid: tauhid rububiyah, tauhid uluhiyah, dan tauhid nama dan sifat Allah. Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan, “ayat kursi ini memiliki kedudukan yang sangat agung. Dalam hadits shahih dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam disebutkan bahwa ia merupakan ayat teragung yang terdapat dalam Al-Quran” (Tafsir Al-Quran Al-‘Azhim). Dalam buku ini pembaca akan dihadirkan pemikiran penulis menginai ayat kursi meliputi: 1. Keutamaan ayat Kursi secara ringkas, berdasarkan hadits-hadits yang kuat dan terlepas dari riwayat-riwayat yang lemah. 2. Rujukan utama dalam menafsiri ayat yang mulia ini adalah Al-Qur’anul Karim dan Sunnah yang mulia, serta disertai nukilan dari buku-buku yang ditulls para mufasir dahulu maupun sekarang seputar ayat ini. Semoga Allah melimpahkan pahala kepada mereka dengan pahala sebaik-baiknya. 3. Membagi ayat yang mulia ini menjadi sepuluh bagian, lagi disertai dengan sub-sub bagian dalam penafsirannya, agar bisa memberi kemudahan. 4. Menguraikan kata-kata yang sulit, agar manfaatnya bisa lebih kentara. 5. Disertakan data-data yang lengkap dari buku-buku rujukan, agar memudahkan pengecekan kembali. - Pustaka Al-Kautsar Publisher - Dilarang keras mem-PDF-kan, mendownload, dan memfotokopi buku-buku Pustaka Al-Kautsar. Pustaka Al-Kautsar tidak pernah memberikan file buku kami secara gratis selain dari yang sudah tersedia di Google Play Book. Segala macam tindakan pembajakan dan mendownload PDF tersebut ada ilegal dan haram.

Karena ayat ini mengandung pembicaraan seperti itu, maka tidak heran jika ia mempunyai kedudukan tersendiri dan kemuliaan yang agung. Rasulullah ` telah menjelaskan kedudukan ayat ini dan keutamaannya dalam berbagai hadits.

TAFSIR AYAT-AYAT AL-QURAN TENTANG KONSEP METODE PEMBELAJARAN (PANDUAN PENGEMBANGAN METODE PEMBELAJARAN)

Secara eksplisit maupun implisit, dalam al-Quran dan al-Hadits menggariskan bahwa metode pembelajaran setiap manusia tidak sama, terkadang manusia belajar dengan cara meniru, atau dengan cara praktis dan mencoba, atau belajar dengan cara pembiasaan dan pengkondisian, atau belajar dengan cara berpikir. Selain itu, belajar sebaiknya dimulai dari yang paling mudah dipahami. Kegiatan pembelajaran memerlukan metode yang tepat dan beragam, sehingga pembelajaran berlangsung secara lebih efektif dan efisien dan tidak membosankan. Pemilihan metode pembelajaran yang digunakan dilakukan berdasarkan tujuan dan bahan pelajaran, kondisi peserta didik, kemampuan pendidik, ketersediaan media dan sumber belajar, serta kondisi lingkungan. Dengan demikian, seyogyanya seorang pendidik yang baik akan selalu mencari sarana dan metode pendidikan yang dapat membantu peserta didik untuk mencapai potensi maksimalnya.

Sebagaimana ditegaskan dalam hadits shahih diantaranya Hadist Riwayat Imam Bukhari nomor 6594 dan Imam Muslim nomor 2643: لاق هنع للها ضِر دوعسم نب للها دبع نحْرلا دبع بِأ نع : للها لوسر انثدح قودصملا قداصلا وهو ملسو هيلع للها لىص : أ ...

TEOLOGI MULTIKULTURAL Tafsir Tematik Ayat-Ayat Multikulturalisme

Diskursus multikulturalisme di negara kita akhir-akhir ini terlihat menggembirakan. Banyak sarjana muslim telah mencurahkan pemikirannya untuk mengkaji aspek-aspek tersebut dalam konteks keindonesiaan. Multikulturalisme membicarakan tatanan ideologi yang menghendaki persamaan dan persatuan di tengah pusaran keanekaragaman kebudayaan, pluralisme, inklusivisme, moderatisme, dan lain sebagainya. Fenomena ini telah dimulai sejak masa kemerdekaan. Para sarjana terus-menerus memikirkan secara akademis sebagai upaya merekatkan rakyat Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku, budaya, agama, dan bahasa dalam satu wadah toleransi dan saling menghargai. Mungkin, pada masa pemerintahan Abdurrahman Wahid tema diskusi ini cukup berperan besar.

Al-Qu'ran melarang kita berburuk sangka, mencari kesalahan orang lain, dan menggunjing (ayat 12), serta menyuruh kita untuk saling mengenal (ayat 13) agar menaruh simpati kepada orang lain dan mampu melakukan kerja sama yang saling ...

Tafsir Ayat-Ayat Ya Ayyuhal-Ladzina Amanu

Sungguh berbahagia orang-orang beriman, karena telah mengabdikan mereka dengan panggilan kemuliaan di dalam kitab suci-Nya, yaitu dengan "Ya Ayyuhal-Ladzina Amanu" (Hai orang-orang yang beriman)", sebuah panggilan yang tidak pernah diberikan kepada umat-umat sebelumnya. Semoga Allah tetap memuliakan mereka dengan sebutan itu, dengan memberikan kekuatan untuk mempelajari dan mengamalkan ajaran-ajaran yang terkandung di dalamnya. Demikianlah, betapa penting makna dan pesan yang tersirat dalam seruan-seruan Allah yang diawali dengan "Ya Ayyuhal-Ladzina Amanu". Sebuah seruan yang bisa membawa kepada keselamatan bagi hamba yang memenuhi dan menaatinya, dan membawa kepada kehancuran bagi hamba yang membangkang dan mengingkarinya. Maka, betapa bahagia orang-orang beriman yang meyadarinya seruan kemuliaan ini, lalu ia dengan segera menyambutnya, memahaminya, dan senantiasa taa kepada peyunjuk-petunjuk-Nya. Buku yang berjudul "Tafsir Ayat-ayat Ya Ayyuhal-Ladzina Amanu" ini merupakan karya besar penulis dalam menyingkap makna dari setiap seruan Allah subhanahu wa Ta'ala kepada hamba-Nya yang beriman. Buku ini membahas secara detil hal-hal yang berkaitan dengan ayat-ayat tersebut; mulai dari penjelasan makna ayat, sebab-sebab turunya, hukum-hukum fikih yang dikandung, hikmah penetapan syar'i sampai kesimpulan dan intisari yang ada di dalamnya. Sayang, jika Anda melewatkan buku ini. - Pustaka Al-Kautsar Publisher -

841 Ingatlah wahai saudaraku, tentang haditsulifki (fitnah) yang disebabkan oleh berita bohong, Hadits secara detailnya terdapat dalam kitab Al-Bukhari dan Muslim dan imam-imam hadits yang lain, yang menjadi pelaku utama dalam peristiwa ...

Tafsir Dan Makna Ayat Kursi (Verse of The Throne) Edisi Bilingual Bahasa Indonesia Dan Bahasa Arab

Ayat Kursi atau Ayat Singgasana adalah ayat ke-255 dari Surah Al-Baqarah. Ayat ini disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Ubay bin Ka'ab sebagai ayat paling agung dalam Al Qur'an. Isinya tentang keesaan Allah serta kekuasaan Allah yang mutlak atas segala sesuatu dan bahwa Ia tidak kesulitan sedikitpun dalam memeliharanya. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (Ayat KursI Surat Al-Baqarah Ayat 255) Inilah yang disebut ayat kursi. Ayat ini mengandung suatu hal yang sangat agung. Dan terdapat sebuah hadits shahih dari Rasulullah, yang menyebutkan bahwa ayat tersebut adalah ayat yang paling utama di dalam kitab Allah (al-Qur'an). Imam Ahmad meriwayatkan dari Ubay bin Ka'ab, bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bertanya kepadanya: "Apakah ayat yang paling agung di dalam kitab Allah?" "Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui," sahut Ubay bin Ka'ab. Maka Nabi mengulang-ulang pertanyaan tersebut, kemudian Ubay bin Ka'ab pun menjawab: "Ayat Kursi." Lalu dia mengatakan: "Engkau akan dilelahkan oleh ilmu, hai Abu Mundzir. Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya ayat kursi itu mempunyai satu lidah dan dua bibir yang senantiasa menyucikan al-Malik (Allah) di sisi tiang 'Arsy."

Ayat Kursi atau Ayat Singgasana adalah ayat ke-255 dari Surah Al-Baqarah.