Sebanyak 68 item atau buku ditemukan

The Canonization of Islamic Law

A Social and Intellectual History

Ahmed El Shamsy's The Canonization of Islamic Law is a detailed history of the birth of classical Islamic law. It shows how Islamic law and its institutions emerged out of the canonization of the sacred sources of Quran and Sunna (prophetic practice) in the eighth and ninth centuries CE. The book focuses on the ideas and influence of the jurist al-Shāfiʿī (d. 820 CE), who inaugurated the process of canonization, and it paints a rich picture of the intellectual engagements, political turbulence, and social changes that formed the context of his and his followers' careers.

606/1209) compared al-Shafi'i's contribution to Islamic law with that of Aristotle to
logic: both formulated for the first time abstract principles and definitions to
govern processes of reasoning that had previously been carried out in an
unreflected and therefore unsystematic way.I In the modern study of Islamic law,
Joseph Schacht concurred with al-Razi, arguing that al-Shafi'i's legal-theoretical
doctrine, particularly the central role that he granted to Hadith, eventually came to
be accepted ...

Kebangkitan Etnis Menuju Politik Identitas

Marjinalisasi dan diskriminasi yang dialami sebuah etnis dalam kurun waktu yang sangat lama membuat ikatan emosional etnis semakin erat dan kuat, karena adanya common cause, common goal, and common interest dan akhirnya memunculkan politik identitas, yang merupakan aliran politik dengan melibatkan seseorang atau kelompok masyarakat yang memiliki kesamaan karakteristik, seperti agama, etnis dan budaya.Konsep tersebut sejalan dengan simpulan dan temuan penelitian ini, yaitu: (1) marjinalisasi dan diskriminasi etnis Dayak di Kalimantan Barat telah menyebabkan ikatan emosional etnis Dayak semakin erat dan kuat, sehingga memunculkan politik identitas etnis Dayak dan membuat lebih mudah dikonsolidasi untuk memilih tokoh dari etnis Dayak sebagai Gubernur; (2) demokrasi dan desentralisasi pada era reformasi merupakan peluang bagi etnis Dayak untuk berkompetisi dengan mencalonkan tokoh dari etnis Dayak sebagai Gubernur; (3) kemenangan tokoh dari etnis Dayak sebagai Gubernur Pada Pilkada Gubernur Kalimantan Barat pada Tahun 2007 telah menggugurkan mindset yang dibentuk oleh kolonial Belanda bahwa Dayak Ulun atau kuli dan oleh Orde Baru bahwa Dayak pemalas serta tidak produktif, sekaligus kemenangan ini telah menyelamatkan dan mengangkat harkat dan martabat etnis Dayak yang selama ini kurang diperhatikan; (4) kenyataan bahwa lembaga politik resmi atau partai politik tidak selamanya mampu menjadi arena perpolitikan yang handal untuk dapat memenangkan kandidat dalam sebuah kompetisi seperti Pilkada; (5) Teori Were (1996) yang mengatakan bahwa partai politik yang representative merupakan wadah dan alat untuk proses konsolidasi, komunikasi, dan kompetisi dalam pemilihan umum, dapat digugurkan oleh munculnya politik identitas yang memenangkan tokoh etnis Dayak pada Pilkada Gubernur Kalimantan Barat tahun 2007. Buku dengan analisis komprehensif ini membawa kita pada kenyataan bahwa partai politik tidak selamanya dan bukan satu-satunya yang dapat diandalkan sebagai wadah atau alat pemenangan Pemilihan Umum. Munculnya politik identitas telah berhasil mengkonsolidasikan etnis Dayak secara emosional untuk memenangkan tokoh Dayak dalam kontestasi politik. Buku Kebangkitan Etnis menuju Pilitik Identitas ini menawarkan referensi bagi kepala Negara (cq. Kementrian dalam negeri) sebagai penentu kebijakan daerah di seluruh Indonesia terutama dalam pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman yang sudah lama terabaikan, pengkaji ilmu politik, peminat studi politik, dan para pemangku kepentingan di bidang politik.

Pembangunan kawasan regional menjadi harus bersifat holistik dengan
memperhatikan keragaman aspirasi masyarakat daerah sebagai sumber
orientasi dan masukan penting dalam merumuskan perencanaan, sekaligus
dalam pelaksanaan dan pengawasannya. Dengan adanya otonomi daerah, ada
pergeseran dari dominasi pembangunan dengan wilayah negara (public sphere)
ke wilayah masyarakat madani (civil society), dengan orientasi pembangunan
yang bersifat ...

『Lの世界』私たちの惑星にようこそオフィシャル・ナビゲートブック

ゴージャス&エロティックな“Lワールド”をとことんナビゲート!キャスト・インタビュー&シーズン2までのドラマ解説&200点以上のPHOTO収録。ここでしか読めない制作秘話もたっぷり。

ゴージャス&エロティックな“Lワールド”をとことんナビゲート!キャスト・インタビュー&シーズン2までのドラマ解説 ...

International Entrepreneurship (RLE International Business)

The Effect of Firm Age on Motives for Internationalization

This volume provides important benchmarks for the integration of entrepreneurship and international business. It extends scholarship beyond the firm as single unit of analysis, instead including the role of the founder/entrepreneur. Exploration of this domain discusses possibilities for theory revision or development as well as providing information about an under-researched segment of companies.

OVERVIEW This research investigates reasons why small businesses decide to
internationalize and compares motives based on age of company at
internationalization. Company age has not been previously investigated as a
factor in ...

Técnicas para la animación de grupos

Cuando los grupos son numerosos es necesario generar condiciones operativas
que permitan la realización de las tareas y favorezcan el establecimiento de
vínculos más personalizados entre sus integrantes. Por ello, una de las ...