Sebanyak 2 item atau buku ditemukan

INDEGENOUS EKONOMI PEMBANGUNAN DAERAH

Kondisi Ekonomi lokal dan permasalahan yang muncul dalam pembangunan daerah menjadi isu utama dari isi buku ini, segenap potensi dan kekayaan sumber daya alam yang ada di daerah seharusnya mampu dijadikan modal dasar (indigenous) dalam mengembangkan daerah baik secara sektoral, terutama sektor industri dan pertanian, maupun spasial (kewilayahan). Kebijakan Otonomi daerah dan desentralisasi fiskal seharusnya mampu memberi ruang dan dapat dioptimalkan secara maksimal bagi dinamika pembangunan daerah sehingga pertumbuhan ekonomi daerah dapat lebih cepat dan lebih merata, serta pembangunan yang lebih berkualitas. Buku referensi ini disusun dengan 2 bab isu tertentu dengan masing masing bab mempunyai struktur urutan pendahuluan, rumusan masalah, kajian pustaka, metodologi, pembahasan dan kesimpulan. Diharapkan dengan struktur tersebut mampu membangun cara berpikir kritis sistematis yang dapat didayagunakan untuk meningkatkan pola pikir konstrustif.

Kondisi Ekonomi lokal dan permasalahan yang muncul dalam pembangunan daerah menjadi isu utama dari isi buku ini, segenap potensi dan kekayaan sumber daya alam yang ada di daerah seharusnya mampu dijadikan modal dasar (indigenous) dalam ...

Sukses Bertani Buncis

Sayuran Obat Kaya Manfaat

Permintaan produksi sayuran yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sangatlah tinggi, terutama dalam rangka pemenuhan gizi, vitamin, dan juga protein. Keterikatan produsen dan konsumen dapat berpengaruh pada peningkatan kesejahteraan petani dan juga pembeli. Perkembangan penduduk yang secara signifikan mengurangi lahan produksi pertanian berakibat langsung pada kurangnya hasil akhir produk pertanian yang menjadi kebutuhan masyarakat. Keunggulan protein hewani sudah dipatahkan hampir empat dekade lalu. Realitanya sampai sekarang masih ada saja yang beranggapan hewan/daging adalah sumber protein kelas satu. Tanpa menyadari dibalik pendewaan protein hewani adalah biaya super ekstra yang harus ditanggung pengkonsumsinya. Apalagi jika bukan kolesterol dan lemak jenuh, pemicu pembunuh nomor satu di dunia yakni penyakit jantung. Karena tak ada daging yang hanya ada protein tanpa kolesterol dan lemak jenuh. Demikian pula halnya telur, air susu, juga bangsa ikan dan makanan laut lainnya. Kesemuanya sumber protein hewani sekaligus kaya kandungan kolesterol. Sejumlah penelitian penting telah membuktikan bahwa konsumsi protein berlebihan ternyata membawa dampak yang merugikan kesehatan. Terutama berkaitan dengan meningkatnya resiko terhadap berbagai penyakit seperti rapuh tulang, batu ginjal, diabetes, kanker, penyakit jantung dan darah tinggi. Makan daging memang dianjurkan, sebagai sumber protein hewani. Namun, buat seorang vegetarir atau sedang mengurangi makan daging kebutuhan protein tetap harus terpenuhi. Untuk memenuhi kebutuhan protein bisa diperoleh dari aneka buah dan sayuran segar. Terjawablah satu keinginan tersebut dengan mengenal dan mengkonsumsi produk pertanian berupa sayuran Buncis, yang dapat dikonsumsi dengan beberapa manfaat. Para pemulia tanaman telah berusaha memberikan hasil terbaik untuk semua kalangan peminat budidaya tanaman, tidak lain guna memberikan kemudahan bagi para pembudidaya. Saat ini dan tak terhitung tahun kedepan, peluang budidaya tanaman buncis sangatlah menjanjikan hasilnya, baik untuk petani (pembudidaya) maupun untuk lahan yang digunakan untuk berbudidaya. Buncis telah lama menjadi satu diantara komoditas agrobisnis dan agroindustri serta komoditas ekspor. Tanaman yang ber-famili luguminoceae ini memiki beberapa manfaat untuk menjaga kesehatan, dan memiliki peran penting sebagai sumber protein nabati, serta mempertahankan kesuburan tanah.

Permintaan produksi sayuran yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sangatlah tinggi, terutama dalam rangka pemenuhan gizi, vitamin, dan juga protein.