Sebanyak 831 item atau buku ditemukan

Bimbingan Konseling di Sekolah

Buku dengan judul “ Bimbingan Konseling Di Sekolah” ini merupakan wujud dari kerja keras, dedikasi, dan semangat para konselor sekolah yang telah berjuang keras dalam memberikan bimbingan konseling di sekolah. Tak lupa kami juga berterima kasih kepada para guru, orang tua, dan semua pihak yang telah mendukung proses pendidkan dan pembelajaran di sekolah. Kami berharap buku ini dapat menjadi panduan yang bermanfaat bagi para konselor sekolah, guru, orang tua, dan siapa pun yang peduli dengan masa depan generasi kita. Semoga buku ini dapat memberikan wawasan yang berharga, Solusi yang efektif, dan inspirasi yang memotivasi dalam memberikan bimbingan dan konseling yang berarti bagi para siswa. Terakhir, kami ingin menyampaikan apresiasi yang tulus kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan buku ini. Semoga usaha kita bersama dalam membentuk karakter dan mengembangkan potensi siswa-siswa kita akan terus berbuah hasil yang gemilang.

Buku dengan judul “ Bimbingan Konseling Di Sekolah” ini merupakan wujud dari kerja keras, dedikasi, dan semangat para konselor sekolah yang telah berjuang keras dalam memberikan bimbingan konseling di sekolah.

EKONOMI PEMBANGUNAN REGIONAL DAN PERKOTAAN

Pentingnya pembentukan kota-kota baru, seiring meningkatnya level kota yang sudah ada ditandai dengan peningkatan intensitas perekonomiannya, dapat menjadi jalan alternatif untuk percepatan pemerataan pembangunan yang berlangsung. Tumbuhnya pusat-pusat pertumbuhan baru lebih memudahkan kita untuk mencapai kondisi konvergensi perekonomian antar wilayah. Penciptaan ini memerlukan upaya dari segenap stakeholder utamanya pemerintah daerah terkait untuk mengembangkan potensi masyarakatnya dan produk-produk unggulannya, serta fokus dalam penciptaan nilai tambah yang berdaya saing secara kontinyu. Pemerintah daerah dapat menjadi agen pemasar dari produk-produk di daerahnya, agar pangsa pasar semakin meluas. Putaran ekonomi yang meningkat inilah menjadi pemantik dalam mendapatkan dukungan dari belanja pemerintah pada level diatasnya, untuk membangun sarana prasarana di wilayah tersebut. Kolaborasi antar level pemerintahan untuk mendukung percepatan munculnya kota-kota baru tersebut juga menjadi salah satu penangkal untuk meredam gejolak urbanisasi kearah kota induk, yang cenderung memberikan porsi backwash effect lebih besar dibandingkan efek sebarnya. Buku ini mengupas berbagai masalah yang timbul dalam skala ekonomi regional dan perkotaan, beserta alternatif-alternatif yang dapat meredam permasalahan yang sedang dan akan berlangsung ke depannya. Dilengkapi dengan berbagai unsur pendukung yang mempengaruhi kinerja ekonomi regional, menjadi pilihan sebagai salah satu bahan bacaan khususnya mahasiswa untuk lebih akrab dengan ekonomi pembangunan regional dan perkotaan.

Dilengkapi dengan berbagai unsur pendukung yang mempengaruhi kinerja ekonomi regional, menjadi pilihan sebagai salah satu bahan bacaan khususnya mahasiswa untuk lebih akrab dengan ekonomi pembangunan regional dan perkotaan.

Pengembangan Asesmen Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

Dalam buku ini, pembaca akan diajak untuk memahami prosedur pengembangan penilaian hasil belajar Pendidikan Agama Islam dan budi pekerti. Pada sebagian guru, melakukan pengembangan penilaian menjadi kesulitan tersendiri, sehingga mata pelajaran tersebut lebih menekankan pada sisi kognitif. Hal ini membawa ekses yang kurang kondusif bagi perkembangan akhlak dan budi pekerti peserta didik, yaitu sisi afektif dan psikomotorik kurang diperhatikan atau dikembangkan. Secara fenomenal di lapangan, terjadi ada peserta didik yang pandai dalam sisi kognitif, namun sisi afektif dan psikomotoriknya tidak berkembang, misalnya peserta didik tidak mau menolong teman yang sedang mengalami kesulitan, sikap acuh, egois, suka membuat keributan, dan tindakan negatif lainnya. Jika memperhatikan esensi Pendidikan Agama Islam, kondisi siswa yang pandai, namun memiliki perilaku yang tidak baik, maka hal ini menjadi kontra produktif dengan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti itu sendiri, yaitu pertama, pengembangan spiritualitas, ketakwaan kepada Allah; kedua pengembangan akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari, mempribadi dalam dirinya, seperti: perilaku kejujuran, keadilan, kesederhanaan, belas kasihan, dan kerja sama yang merupakan bagian integral dari ajaran agama Islam. Buku ini menjadi salah satu solusi dalam pengembangan penilaian Pendidikan Agama Islam yang banyak dialami oleh para guru dengan cara mengadopsi dan adaptasi pendekatan yang holistik dan kontekstual dalam menilai kemajuan hasil belajar peserta didik, serta menggali sumber kebenaran dari Al-Quran dan Hadis Nabi Muhammad Saw., sehingga tujuan pendidikan Islam dapat dicapai, yaitu menuju kesalehan individu dan sosial, selamat dunia dan akhirat. Buku ini juga mengungkapkan strategi dan prosedur pengembangan instrumen evaluasi, baik secara teoritik maupun praktik, sehingga dihasilkan instrumen yang baik, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh ahli evaluasi. Buku yang ditulis oleh para guru dan asatidz dari berbagai sekolah/madrasah dan pesantren ini memberikan horizon yang kaya dalam penilaian Pendidikan Islam yang dikembangkan dalam institusi mereka, sehingga dapat menjadi referensi berharga bagi para pendidik, pengembang kurikulum, dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya untuk meningkatkan kualitas hasil belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Buku ini menjadi sumber inspirasi yang penting bagi mereka yang ingin memajukan pendidikan Agama Islam melalui transformasi penilaian yang holistik. Pembaca akan diberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya penilaian yang seimbang untuk mencapai tujuan pendidikan Agama Islam.

... Pendidikan Agama Islam Terpadu, termasuk pemahaman konsep, nilai-nilai moral, dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari siswa. H. Langkah-Langkah Dalam Membuat Asesmen Pembelajaran Untuk Pendidikan Agama Islam Terpadu Di Sekolah Dasar ...

MERDEKA BELAJAR

Merdeka Belajar merupakan program kebijakan baru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Kabinet Indonesia Maju, Nadiem Anwar Makarim. Esensi kemerdekaan berpikir, menurut beliau, pembelajaran harus didahului oleh para guru sebelum mereka mengajarkannya pada siswa-siswi. Beliau menyebut, dalam kompetensi guru di level apa pun, tanpa ada proses penerjemahan dari kompetensi dasar dan kurikulum yang ada, maka tidak akan pernah ada pembelajaran yang terjadi. Adapun konsep dari Merdeka Belajar adalah: 1) Dihapuskannya Ujian Nasional (UN) yang digantikan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. 2) Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang dikembalikan kepada pihak sekolah. 3) Membentuk siswa yang kompeten, cerdas untuk SDM bangsa, dan berbudi luhu

Merdeka Belajar merupakan program kebijakan baru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Kabinet Indonesia Maju, Nadiem Anwar Makarim.

Beberapa pandangan umum tentang

pengambilan keputusan (decision making) : dan antara lain dalam hubungannya dengan leadership, strategi, planning dan policy

Students' Perception on Using British Council Website in Listening for Argumentative Text Course