Sebanyak 17 item atau buku ditemukan

Pengukuran Efisiensi Pada Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia Dengan Menggunakan Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA) Tahun 2021-2022

Tersedia pada ruang karya ilmiah lantai 2

Efektifitas Permainan Teka-Teki BergambarDalam Meningkatan Kemampuan Keaksaraan Anak Usia 4-6 Tahun Guguk Gadang Rambatan

Tersedia di lantai 2

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNIK SCAFFOLDING PADA MATERI HIMPUNAN KELAS VII SMP NEGERI 1 BATUSANGKAR

Tersedia pada ruang karya ilmiah lantai 2

MAQASHID AL-QUR’A

Maqa>s}id al-Qur’a>n menjadi mata kuliah yang cukup urgen dalam prodi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) maupun Swasta. Karena proses penafsiran yang mengabaikan dimensi ‘maqa>s}id’ (tujuan atau sesuatu yang dinyatakan teks secara implisit maupun eksplisit) sama dengan memperlakukan teks al-Qur’an sebagai teks yang mati tanpa ruh. Sebab teks selalu terbentuk dalam ruang-ruang sosial dan diskursus-wacana (khit}a>b) yang kompleks. Tugas penafsir bukan hanya mampu manggali makna harfiyah teks, tetapi mampu menangkap ‘maksud’ yang melampaui apa yang dikatakan teks (al-mant}u>q bih). Maka dengan menggali dimensi maqa>s}id, penafsiran al-Qur’an akan menjadi hidup, produktif dan dinamis, sehingga tidak terkungkung dalam bingkai tekstualisme. Jargon al-Qur’an sebagai kitab yang shalih likulli zama>n wa maka>n, relevan pada setiap waktu dan tempat, menuntut kreativitas penafsir untuk melakukan pembaharuan pemahaman agama dalam menghadapi tantangan perubahan, melalui proses ijtihad kreatif. Sebab sikap mengabaikan kriteria rasional dan kebutuhan terhadap keselarasan antara pemahaman keagamaan dan kesimpulan rasional merupakan pelanggaran terhadap tanggung jawab agama. Masalahnya adalah bagaimana seorang mufassir dapat menjaga sikap moderasi dalam menafsirkan teks? Di sinilah eksistensi Maqa>s}id al-Qur’a>n akan menemukan relevansinya

era Antara maqa>s}id al-shari>'ah dengan maqa>s}id al-Qur'a>n terdapat hubungan umum dan khusus, al-Qur'an sebagai ... alh}ukm) dari maqa>s}id al-shari>'ah adalah al-Qur'an.45 Namun kajian maqa>s}id al-shari>'ah di bawah payung ilmu ...

Nature Inspired Cooperative Strategies for Optimization (NICSO 2007)

Biological and natural processes have been a continuous source of inspiration for the sciences and engineering. For instance, the work of Wiener in cybernetics was influenced by feedback control processes observable in biological systems; McCulloch and Pitts description of the artificial neuron was instigated by biological observations of neural mechanisms; the idea of survival of the fittest inspired the field of evolutionary algorithms and similarly, artificial immune systems, ant colony optimisation, automated self-assembling programming, membrane computing, etc. also have their roots in natural phenomena. The second International Workshop on Nature Inspired Cooperative Strategies for Optimization (NICSO), was held in Acireale, Italy, during November 8-10, 2007. The aim for NICSO 2007 was to provide a forum were the latest ideas and state of the art research related to cooperative strategies for problem solving arising from Nature could be discussed. The contributions collected in this book were strictly peer reviewed by at least three members of the international programme committee, to whom we are indebted for their support and assistance. The topics covered by the contributions include several well established nature inspired techniques like Genetic Algorithms, Ant Colonies, Artificial Immune Systems, Evolutionary Robotics, Evolvable Systems, Membrane Computing, Quantum Computing, Software Self Assembly, Swarm Intelligence, etc.

A new Learning Sensitive Agent System (LSAS) is proposed to address
combinatorial optimization problems. Agents communicate by directly
exchanging information and knowledge about the environment. Furthermore,
agents of the proposed model are endowed with stigmergic behavior and are
able to indirectly communicate by producing and being influenced by pheromone
trails. Each stigmergic agent has a certain level of sensitivity to the pheromone
allowing various types of ...