Sebanyak 9 item atau buku ditemukan

Manajemen Perbankan

Buku ini memuat topik mengenai ruang lingkup bank, manajemen dana bank, manajemen kredit bank, manajemen suku bunga bank, manajemen jasa bank lainnya, manajemen sumber daya manusia perbankan, manajemen pemasaran bank, laporan dan rasio keuangan bank, manajemen likuiditas bank, serta manajemen permodalan bank. Pada bagian akhir dari buku ini juga dilampiri dengan Undang-Undang No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan (beserta penjelasannya), dan Undang-Undang No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia (beserta penjelasannya).

Buku ini memuat topik mengenai ruang lingkup bank, manajemen dana bank, manajemen kredit bank, manajemen suku bunga bank, manajemen jasa bank lainnya, manajemen sumber daya manusia perbankan, manajemen pemasaran bank, laporan dan rasio ...

Design The Business Plan for Start Up Entrepreneur: Mendesain Model Bisnis yang Kompetitif dan Menyusun Rencana Strategis yang Solid

Tujuan pengembangan rencana strategis adalah untuk menciptakan keunggulan kompetitif, yaitu sekumpulan faktor yang membedakan perusahaan dari para pesaingnya dan memberikannya posisi unik di pasar sehingga mengungguli para pesaing. Dari perspektif strategis, yang menjadi kunci bagi keberhasilan bisnis perusahaan adalah membangun dan mengembangkan keunggulan kompetitif yang unik serta berkelanjutan, yaitu keunggulan yang secara terus-menerus, untuk menciptakan nilai bagi pelanggan dan sukar ditiru oleh para pesaing. Perusahaan yang memiliki keunggulan kompetitif dapat menjadi pemimpin pasar dan mencapai laba usaha di atas rata-rata. Sekadar membangun keunggulan kompetitif saja tidaklah cukup. Kunci keberhasilannya adalah terletak bagaimana membangun keunggulan kompetitif secara berkelanjutan. Dalam jangka panjang, perusahaan dapat meraih keunggulan kompetitifnya secara berkelanjutan melalui kemampuannya untuk mengembangkan seperangkat kompetensi inti, di mana perusahaan mampu melayani pelanggannya dengan lebih baik dibanding para pesaingnya.

Tujuan pengembangan rencana strategis adalah untuk menciptakan keunggulan kompetitif, yaitu sekumpulan faktor yang membedakan perusahaan dari para pesaingnya dan memberikannya posisi unik di pasar sehingga mengungguli para pesaing.

Balanced Scorecard for Business

Pengukuran kinerja yang selama ini banyak digunakan oleh perusahaan adalah pengukuran kinerja tradisional, dengan perspektif keuangan. Seiiring dengan berkembangnya teknologi informasi dan tuntutan persaingan usaha, pengukuran kinerja dengan perspektif keuangan sudah tidak memadai lagi. Untuk mengatasi keterbatasan yang terdapat pada pengukuran kinerja tradisional, Robert S. Kaplan dan David P. Norton memperkenalkan konsep Balanced Scorecard. Pengukuran kinerja berdasarkan konsep Balanced Scorecard ini memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan konsep yang telah ada sebelumnya, yaitu cakupannya lebih komprehensif, di mana di samping menggunakan tolak ukur keuangan sebagai dasar pengukuran kinerja, juga menggunakan tolak ukur nonkeuangan (yang terdiri dari aspek kepuasan pelanggan, proses bisnis internal, serta aspek pertumbuhan dan pembelajaran). Yang menjadi faktor kritis bagi efektifnya Balanced Scorecard adalah adanya keselarasan antara seluruh ukuran dalam empat perspektif dengan misi dan tujuan strategis perusahaan. Balanced Scorecard memberikan sebuah kerangka kerja komprehensif yang menerjemahkan tujuan strategis perusahaan ke dalam seperangkat ukuran kinerja yang koheren. Adanya keselarasan antara keempat perspektif yang ada dalam pengukuran kinerja Balanced Scorecard dengan misi dan tujuan strategis perusahaan merupakan kunci bagi penciptaan nilai perusahaan di masa mendatang.

Pengukuran kinerja yang selama ini banyak digunakan oleh perusahaan adalah pengukuran kinerja tradisional, dengan perspektif keuangan.

Menyusun Rencana Pemasaran Gerilya yang Unggul

Kampanye pemasaran yang sukses tidak mengharuskan seorang wirausahawan menghabiskan banyak uang, tetapi lebih menekankan pada kreativitas, kecerdikan, dan pemahaman yang baik mengenai kebiasaan membeli para pelanggan. Seorang peritel kecil mengatakan, “Jika perusahaan besar ibarat kapal uap yang membelah lautan, maka perusahaan kecil harus bisa menjadi kapal balap yang bergerak dengan lincah mendahului kapal uap, serta mengubah arah dalam sekejap”. Hal ini haruslah menjadi keunggulan bagiperusahaan kecil sewaktu melawan sang raksasa yang mempunyai banyak uang dan sumber daya yang besar.

Kampanye pemasaran yang sukses tidak mengharuskan seorang wirausahawan menghabiskan banyak uang, tetapi lebih menekankan pada kreativitas, kecerdikan, dan pemahaman yang baik mengenai kebiasaan membeli para pelanggan.

Teori Akuntansi: Pendekatan Konsep dan Analisis

Teori merupakan hasil dari kristalisasi fenomena empiris, yang diambil dari berbagai riset, dan sampai pada suatu kesimpulan yang bersifat universal, logis, konsisten, prediktif, dan objektif. Teori akuntansi dapat dirumuskan sebagai suatu susunan konsep, definisi, dan dalil yang menyajikan secara sistemati s gambaran tentang fenomena akuntansi, serta menjelaskan hubungan antarvariabel dalam struktur akuntansi, dengan maksud untuk dapat memprediksi fenomena yang muncul (yaitu fenomena sosial dan ekonomi). Tujuan utama dari teori akuntansi adalah memberikan seperangkat prinsip yang logis, yang membentuk kerangka umum, dan dapat dipakai sebagai acuan untuk menilai dan mengembangkan praktik akuntansi. Apakah suatu teori akuntansi diterima atau ditolak tergantung pada kemampuannya dalam memprediksi realitas, menjelaskan praktek akuntansi, dan kemampuannya untuk menjadi dasar bagi pengembangan praktik akuntansi di masa mendatang.

Beberapa instrumen keuangan masa kini telah membuat sebagian perusahaan
mengubah seluruh arah dan profil resiko ... Arus informasi keuangan merupakan
komponen yang sangat kritis dalam output pelaporan keuangan, apalagi ...

AKUNTANSI PENGANTAR: "Bank Soal dan Solusi"

AKUNTANSI PENGANTAR Bank Soal & Solusi Lengkap Mudah Dan Praktis

AKUNTANSI PENGANTAR Bank Soal & Solusi Lengkap Mudah Dan Praktis

Akuntansi Untuk Non-Akunting Khusus Pemula

Profesi akuntansi telah mengembangkan seperangkat standar yang berlaku umum dan diterima universal. Standar ini dinamakan sebagai prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum (Generally Accepted Accounting Principles). Standar ini diperlukan sebagai patokan (pedoman) dalam penyusunan laporan keuangan yang baku. Dengan adanya standar ini, pihak manajemen selaku pengelola dana dan aktivitas perusahaan dapat mencatat, mengikhtisarkan, dan melaporkan seluruh hasil kegiatan operasional maupun finansial perusahaan secara baku (yang secara standar diterima umum) dan transparan. Laporan keuangan yang telah disusun manajemen berdasarkan standar/prinsip akuntansi yang berlaku umum ini merupakan salah satu bentuk dari pertanggungjawaban manajemen kepada investor selaku pemilik dana.

Profesi akuntansi telah mengembangkan seperangkat standar yang berlaku umum dan diterima universal.

Auditing & Asurans Pemeriksaan Akuntansi Berbasis Standar Audit Internasional

Bagian pertama dari buku ini memuat topik Audit Eksternal, yang meliputi pembahasan tentang konsep dasar pengauditan dan jasa asurans; standar audit dan laporan auditor independen; kode etik profesi akuntan publik; tujuan pengauditan dan asersi manajemen; tanggung jawab manajemen dan auditor; pendekatan siklus dalam mensegmentasi audit; bukti dan dokumentasi audit; perencanaan audit dan prosedur analitis; audit pengendalian internal; materialitas dan risiko audit; risiko kecurangan; strategi audit menyeluruh dan program audit; serta sampling audit untuk pengujian pengendalian dan pengujian substantif transaksi. Sedangkan pada bagian ke dua dari buku ini memuat topik mengenai Audit Internal. Buku ini dapat dijadikan sebagai referensi bagi para mahasiswa S1 maupun S2 akuntansi, khususnya yang sedang mengambil mata kuliah Auditing. Buku ini diharapkan dapat membantu para pembaca dalam memahami aspek-aspek dasar pemeriksaan akuntansi yang dilakukan oleh para akuntan publik, serta memperoleh pemahaman tentang peran yang dijalankan oleh para auditor internal selaku konsultan strategis.

Jasa audit khusustersebut dinamakan sebagai audit investigasi, dan dalam
perkembangannya lebih dikenal sebagai audit forensik mengingat subjeknya
berhubungan dengan proses litigasi. Pelaksananya (orang yang melakukan
audit ...

Analisis Laporan Keuangan-Integrated And Comprehensive Edition

Laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi yang penting bagi para penggunanya, terutama dalam rangka pengambilan keputusan. Laporan keuangan akan menjadi lebih bermanfaat apabila informasi yang terkandung dalam laporan keuangan tersebut dapat digunakan untuk memprediksi apa yang akan terjadi di masa mendatang, melalui suatu proses perbandingan, evaluasi, dan analisis trend. Analisis laporan keuangan merupakan suatu proses untuk ”membedah” laporan keuangan ke dalam unsur-unsurnya dan menelaah masing-masing dari unsur tersebut dengan tujuan untuk memperoleh pengertian dan pemahaman yang baik atas laporan keuangan itu sendiri. Hasil analisis laporan keuangan akan membantu analis dalam menginterpretasikan berbagai hubungan kunci antar pos laporan keuangan, serta dapat dijadikan sebagai dasar dalam menilai potensi keberhasilan perusahaan di masa mendatang. Buku ini dapat digunakan sebagai bahan referensi bagi para mahasiswa S1 maupun S2 Akuntansi dan Manajemen, serta para pembaca umum lainnya yang memang tertarik untuk memahami proses analisis laporan keuangan. Pada bagian akhir dari setiap bab yang ada dalam buku ini akan diberikan soal-soal diskusi untuk melengkapi pemahaman pembaca mengenai proses analisis itu sendiri. Pembahasan yang diberikan dalam buku ini menggunakan bahasa yang sangat sederhana, sehingga memungkinkan bagi para pembaca untuk dapat memahaminya secara lebih mudah dan praktis.

Aset finansial (seperti loans) merupakan sumber pendapatan yang signifikan
bagi bank dan institusi keuangan lainnya. ... Analisis kinerja keuangan
merupakan suatu proses pengkajian kinerja keuangan secara kritis, yang
meliputi ...