Sebanyak 3 item atau buku ditemukan

Pesan Indah dari Makkah & Madinah

?Hafshah! Makanan apa yang biasa disantap Rasulullah Saw.?? tanya ?Umar bin Khaththab begitu mendengar usulan para sahabatnya untuk menaikkan gajinya sebagai khalifah. Hafshah menjawab, ?Roti tawar kering dan keras, Ayah. Untuk memakannya harus dicelupkan dulu ke dalam air minum.? ?Hafshah! Pakaian paling bagus apa yang beliau kenakan?? tanya ?Umar lagi. ?Selembar jubah berwarna kemerahan karena sudah luntur. Itu yang beliau andalkan untuk menerima tamu-tamu kehormatan,? jawab sang putri. ?Apakah beliau pernah tidur di atas tilam yang empuk?? tanya ?Umar lebih lanjut. ?Tidak, Ayah,? jawab sang putri yang tak kuasa menahan air matanya. ?Rasul Saw. hanya beralaskan selembar selimut tua. Di musim panas, selimut itu dilipatnya menjadi empat lapis agar agak tebal sebagai alas. Dan di musim dingin, selimut itu dilipat dua agar cukup lebar untuk menutupi seluruh badannya.? *** Pada zaman krisis moral dewasa ini, orang tentu saja perlu mengetahui norma dan hukum. Tetapi, mengetahui aturan saja tidaklah cukup. Yang lebih penting daripada itu, orang membutuhkan teladan-teladan yang bisa mereka tiru. Di antara teladan-teladan itu, empat khalifah bijak (khulafƒ? rƒsyid–n) ditampilkan kembali di buku ini agar menjadi cermin bagi kaum Muslim. Dengan bahasa yang indah dan menawan, buku ini menghadirkan teladan-teladan cemerlang tentang cinta, persahabatan, kemuliaan, kepemimpinan, kebijaksanaan, dan jalan menuju surga. Betapa indah jika kisah-kisah teladan ini kita simak, renungkan, dan praktikkan dalam kehidupan kita sehari-hari. [Mizan, Mizania, Novel, Indonesia]

... penghimpunan Al-Quran pada masa pemerintahan 'Utsman bin 'Affan dan
menuturkan sebanyak 164 hadis sahih. Sahabat yang dituturkan meninggalkan
tulisan-tulisan tentang tafsir Al-Quran dalam jumlah besar ini meninggal dunia di
Madinah 194 Pesan Indah dari Makkah dan Madinah Menanamkan Rasa
Persamaan Derajat —

Tanggung Jawab Pemimpin Muslim

Islamic Golden Stories

Selama hidupnya, Rasulullah Saw. memberikan perhatian yang sangat besar dalam mendidik para sahabat agar memiliki rasa tanggung jawab. Ketika setiap orang mampu bertanggung jawab terhadap keluarganya, tugas yang diembankan kepadanya, hingga kepentingan masyarakat secara keseluruhan, tugas Islam sebagai rahmatan lil 'alamin pun dengan mudah terwujud. Sikap penuh tanggung jawab memiliki keterkaitan yang erat dengan kepemimpinan. Dan dalam Islam, oleh Allah Swt., setiap manusia di bumi ini ditugaskan menjadi seorang pemimpin. Akan tetapi, seperti apakah kriteria pemimpin yang bertanggung jawab menurut Islam? Kisah-kisah dalam buku ini akan mengingatkan kita kembali tentang hakikat kepemimpinan yang sesungguhnya. Tidak hanya sebagai seorang pemimpin yang wajib mengutamakan kepentingan umat, tetapi juga sebagai pemimpin dari diri sendiri yang berani menyuarakan kebenaran dan memerangi tipu daya hawa nafsunya. [Mizan, Bentang Pustaka, Bunyan, Agama, Islam, Sejarah, Kisah, Pemimpin, Indonesia]

Selama hidupnya, Rasulullah Saw. memberikan perhatian yang sangat besar dalam mendidik para sahabat agar memiliki rasa tanggung jawab.

Rumah Cinta Rasulullah

Kisah-Kisah Indah Seputar Kehidupan Rumah Tangga Rasulullah

Begitu agungnya akhlak Rasulullah hingga Allah memujinya sebagai memiliki khuluq azhim. Keagungan Rasulullah tampak dalam segala hal, termasuk dalam kehidupan rumah tangga. Buku ini menceritakan kisah-kisah indah tentang hubungan Rasulullah dengan istri-istrinya, anak-anaknya, dan cucu-cucunya. Laiknya kehidupan rumah tangga, kisah-kisah ini penuh nuansa?ada romantisme, keceriaan, kecemburuan, kesedihan, dan lain-lain?yang sangat manusiawi. Tetapi, semua itu diselimuti oleh atmosfer cinta Rasulullah. Inilah kisah-kisah terbaik seputar kehidupan rumah tangga Rasulullah yang patut dibaca oleh setiap keluarga Muslim yang ingin membangun surga di rumah masing-masing. [Mizan, Mizania, Religion, Agama, Indonesia]

Sahabat Rasulullah Saw. yang terkenal sebagai pakar tafsir Al-Quran itu
bernama lengkap Abu Al- 'Abbas 'Abdullah bin Al-'Abbas bin 'Abdul Muththalib
bin Hasyim bin 'Abd Manaf. Putra pasangan suami-istri Al- 'Abbas bin 'Abdul
Muththalib dan Ummu Fadhil Lubabah Al-Kubra binti Al-Harits ini lahir tiga tahun
sebelum Hijrah (618 M) di Makkah, kala Banu Hasyim sedang diboikot kaum
musyrikQuraisy di Al-Syi'b. Dia lebih dahulu memeluk Islam daripada ayahnya.
Di samping ...