Sebanyak 3 item atau buku ditemukan

Luapan Energi Surat Al Waqiah

Menolak Kefakiran dan Mendatangkan Rejeki yang Barokah

Surat Al-Waqiah Adalah salah satu surat yang penuh dengan fadhila dan keberkahan. Surat Al-Waqiah adalah surat ke-56 dalam AL-Quran. Terletak pada Juz ke-27 dan terdiri dari 96 ayat. Surat yang diturunkan setelah surah Thaahaa ini dinamakan dengan AL-Waqiah (Hari kiamat), diambil dari perkataan Al- Waaqiah yang terdapat pada ayat pertama. Dalam buku ini selain dibahas fadhilah dan keberkahan terutama dalam urusan hajat rejeki,juga sebuah keutamaan yang tidak dimiliki surat yang lain, juga persoalan-persoalan yang berkaitan dengan surat yang lain dalam Al-Quran Karim. Pada bagian Akhir, buku ini juga dilengkapi dengan amalan dan doa setelah membaca Surat Al-Waqiah.

Surat Al-Waqiah Adalah salah satu surat yang penuh dengan fadhila dan keberkahan.

Menjelajahi Kearifan Cinta

Diandra Kreatif

Apa yang disampaikan buku ini adalah sari pati kehidupan. Sari pati yang dimiliki manusia sekaligus sebagai ruh utama dalam peradaban manusia.Tidak ada hal yang lebih indah dari anugerah Tuhan kecuali cinta. Cinta adalah air kehidupan. Dan, pencarian yang dilakukan terhadapnya adalah manifestasi dari kasih sayang, persaudaraan, dan kerendahhatian.

Ikuti aroma itu ke Taman Firdaus. [Jalaludin Rumi] Dengan ini bisa ditarik
kandungan makna, bahwa tingkah laku jasmani amat besar pengaruhnya
terhadap ruh. Sebagaimana kita saksikan perbuatan-perbuatan alami, walaupun
pada ...

Linguistik Kognitif; Teori dan Praktik

Prayudha, MA

Linguistik Kognitif merupakan kajian yang relatif baru. Kajian yang muncul pada akhir 1970-an dan mulai berkembang pada tahun 1980-an ini mencoba keluar dari dominasi pendekatan format saat ini. Beberapa tokoh yang dianggap membidani lahirnya Linguistik Kognitif adalah Gilles Fauconner, Charles Fillmore, George Lakoff, Eleanor Rosch, Leonard Talmy, dan Ronald Langacker. Gelombang perkembangan Linguistik Kognitif saat ini masih berpusat di Amerika dan bagian tengah Eropa. Barulah pada tahun 199o-an Kajian Linguistik Kognitif mulai meluas ke wilayah selatan Eropa hingga Asia. Pada 1989, lembaga dengan nama International Cognitive Linguistics Association (ICLA) mengelar konferensi yang pertama di Duisburg, Jerman. Momentum itu kemudian ditandai sebagai “kelahiran Linguistik Kognitif sebagai gerakan intelektual seluruh dunia”. Linguistik Kognitif sendiri sejatinya bukan merupakan teori tunggal. Teori ini berupaya merangkai kembali temuan dari teori-teori yang ada melalui komitmen generalisasi (Generalisation Commitment) dan komitmen kognitif (Cognitive Commitment) serta sejumlah dalil. Kareakteristik Linguistik Kognitif tersebut dirasa bisa mendorong analisis kebahasaan dapat lebih mendalam dan menyeluruh. Beberapa linguis kenamaan memperkirakan kajian ini akan menjadi tren kedepannya. Buku ini mencoba menggambarkan aspek teoritis hingga praktis dari kajian Linguistik Kognitif. Melalui analisis polisemi verba look, buku ini mencoba menunjukkan hubungan antara teori besar Linguistik Kognitif dengan praktis penerapannya.

Ayahanda Sakam dan Ibunda Susilah yang di tengah keterbatasan masih
mengizinkan saya mengejar mimpi menjadi “seseorang”, panjenengan adalah
motivasi terbesar dalam hidup ini. Terimakasih juga untuk adinda Prayoga yang
selalu ...