630 Emiten yang terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Edisi May 2019
Membeli saham baik untuk di investasikan dalam jangka pendek atau panjang ataupun untuk trading semata di perlukan informasi bagaimana emiten atau perusahaan yang menempatkan sahamnya di BEI. Informasi mengenai jenis usaha yang di jalankan emiten, informasi kepemilikan dan komposisinya paling tidak menimal harus diketahui oleh para investor dan trader atau bahkan para calon pemain saham yang masih dalam taraf belajar. Dalam buku ini mengungkap secara singkat latar belakang usaha seluruh emiten yang listed di Bursa BEI, sampai dengan bulan September 2018 ini sudah terdaftar 597 emiten dengan 597 kode saham di BEI dari berbagai industri. Dilengkapi dengan daftar saham-saham LQ 45 terbaru dan saham-saham IPO pada tahun 2017 dan 2018.
Bank Pan Indonesia Tbk. BANK PANIN SYARIAH Paninvest Tbk. Panin Financial Tbk. PT Bank Pan Indonesia Tbk adalah lembaga keuangan Indonesia yang bergerak di bidang perbankan, pembiayaan, asuransi dan sekuritas di Indonesia dan luar ...
Langkah terpenting penilaian harga saham adalah mencari parameter keuangan kunci yang berasal dari laporan keuangan perusahaan dengan tujuan untuk mengetahui kinerja keuangan dari waktu ke waktu yang mana bisa ditarik kesimpulan kinerja manajemen perusahaan. Laba/Rugi dan Arus Kas: • Revenue atau total penjualan kotor untuk menilai perputaran dana yang dihasilkan perusahaan atau pembelian produk perusahaan oleh para pelanggan. • Gross profit atau laba kotor (laba usaha/operating profit) untuk menilai efektifitas atau profitabilitas perusahaan terhadap biaya langsung atau biaya produksi tidak termasuk biaya operasional. • Laba bersih setelah pajak merupakan hasil akhir (bottom-line) suatu perusahaan dimana total jumlahnya atau sebagian langsung dirasakan para pemegang saham dalam bentuk dividen dan/atau di investasikan kembali kedalam pengembangan usaha perusahaan. • Gain/Loss Non- Operating terdiri dari komponen laba/rugi selisih kurs, penjualan asset perusahaan, kenaikan/penurunan nilai inventory dsb. Banyak gain atau loss pada komponen ini yang sering diabaikan memiliki dampak yang signifikan terhadap penilaian harga saham, karena dampak gain/loss non operating sering digunakan sebagai window dressing yang tidak menyalahi metode akuntansi yang berlaku. • Free cash flow (FCF) adalah arus kas bebas bersih termasuk gain/loss non operational, depresiasi, amortisasi dan capital expenditure. Sisi neraca sering dianggap tidak penting padahal dampak deficit atas modal kerja sangat significant mengurangi kemampuan arus kas bersih dan selanjutnya menurunkan nilai wajarnya. Dampak kekuatan/kelemahan neraca akan dirasakan dalam jangka menengah panjang yaitu penurunan harga secara bertahap, tanpa di sadari penyebabnya, meskipun kelemahan atau deficit suatu neraca bisa di abaikan sepanjang bottom line perusahaan kuat. Dampak akibat deficit neraca dirasakan terutama oleh perusahaan yang berbasis komoditi.
... adalah PT Mitra Integrasi Informatika, Soltius Asia Pte Ltd, PT Soltius Indonesia, dan PT My Icon Technology. ... yang ketentuan layanan, seperti anjak piutang, sewa guna usaha, pembiayaan konsumen dan pembiayaan syariah pembiayaan.
Langkah terpenting penilaian harga saham adalah mencari parameter keuangan kunci yang berasal dari laporan keuangan perusahaan dengan tujuan untuk mengetahui kinerja keuangan dari waktu ke waktu yang mana bisa ditarik kesimpulan kinerja manajemen perusahaan. Laba/Rugi dan Arus Kas: • Revenue atau total penjualan kotor untuk menilai perputaran dana yang dihasilkan perusahaan atau pembelian produk perusahaan oleh para pelanggan. • Gross profit atau laba kotor (laba usaha/operating profit) untuk menilai efektifitas atau profitabilitas perusahaan terhadap biaya langsung atau biaya produksi tidak termasuk biaya operasional. • Laba bersih setelah pajak merupakan hasil akhir (bottom-line) suatu perusahaan dimana total jumlahnya atau sebagian langsung dirasakan para pemegang saham dalam bentuk dividen dan/atau di investasikan kembali kedalam pengembangan usaha perusahaan. • Gain/Loss Non- Operating terdiri dari komponen laba/rugi selisih kurs, penjualan asset perusahaan, kenaikan/penurunan nilai inventory dsb. Banyak gain atau loss pada komponen ini yang sering diabaikan memiliki dampak yang signifikan terhadap penilaian harga saham, karena dampak gain/loss non operating sering digunakan sebagai window dressing yang tidak menyalahi metode akuntansi yang berlaku. • Free cash flow (FCF) adalah arus kas bebas bersih termasuk gain/loss non operational, depresiasi, amortisasi dan capital expenditure. Sisi neraca sering dianggap tidak penting padahal dampak deficit atas modal kerja sangat significant mengurangi kemampuan arus kas bersih dan selanjutnya menurunkan nilai wajarnya. Dampak kekuatan/kelemahan neraca akan dirasakan dalam jangka menengah panjang yaitu penurunan harga secara bertahap, tanpa di sadari penyebabnya, meskipun kelemahan atau deficit suatu neraca bisa di abaikan sepanjang bottom line perusahaan kuat. Dampak akibat deficit neraca dirasakan terutama oleh perusahaan yang berbasis komoditi.
... adalah PT Mitra Integrasi Informatika, Soltius Asia Pte Ltd, PT Soltius Indonesia, dan PT My Icon Technology. ... yang ketentuan layanan, seperti anjak piutang, sewa guna usaha, pembiayaan konsumen dan pembiayaan syariah pembiayaan.
Penulisan buku ini di tujukan bagi para pemula, para trader atau pemain saham secara umum yang ingin mengetahui bagaimana menghitung nilai wajar saham yang listed di bursa saham. Menghitung nilai saham atau yang dikenal dengan metode value investing atau metode mencari nilai wajar suatu saham memiliki banyak cara dan metode yang satu dan lainnya memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan dalam rangka menemukan tingkat akurasi dari pada nilai wajar suatu saham. Ketepatan secara mutlak tentunya tidak akan pernah di miliki oleh metode apapun, karena pergerakan harga suatu saham di pasar banyak dipengaruhi faktor-faktor eksternal juga internal yang lebih bersifat kualitatif dan bahkan abstrak, meskipun ada beberapa saham yang lebih sedikit terpengaruh dampak efek kualitatif atau abstrak, tetapi lebih banyak dipengaruhi oleh aspek kuantitatif yaitu fundamental internal emiten itu sendiri. Menganalisa kelayakan suatu saham dengan metode fundamental bisa dianggap sebagai langkah awal yang terpenting karena semua efek dan sentiment terkait harga saham sudah sewajarnya berasal dari internal kinerja perusahaan yaitu kinerja keuangannya seperti pencapaian laba, efisiensi biaya, tingkat penjualan dan investasi untuk pengembangan usaha yang di presepsikan akan berhasil dimasa depan. Beberapa jenis metode valuasi nilai wajar yang di perbandingkan dalam buku ini: o Metode Price Earning Ratio o Metode Price to Book Value o Metode Liquidation Value o Metode Return on Capital o Metode EV/EBITDA o Metode Free Cash Flow & Net Current Asset (Stock Valuation Calculator)
... formula SVC yang di terbitkan Departemen Hukum dan HAM Republik Indonesia. ... wajar saham akan diulas analisa ekonomi makro secara domestik dan global.