Sebanyak 5 item atau buku ditemukan

TEKNIK PENYUSUNAN SKRIPSI

Bagi kebanyakan mahasiswa, membuat karya ilmiah berupa skripsi bukan hal yang mudah bahkan membuat skripsi masih menjadi hal yang sangat menakutkan terlebih bagi mahasiswa yang tidak terbiasa menulis. Bahkan jika boleh memilih, mahasiswa akan lebih memilih masuk kuliah selama beberapa semester ketimbang mengerjakan skripsi. Sementara tugas pembuatan skripsi sudah menjadi syarat wajib bagi mahasiswa yang ingin mendapat gelar strata satu (S1) baik di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Skripsi juga merupakan sebuah bukti yang menunjukkan kemampuan akademik mahasiswa yang bersangkutan dalam penelitian yang berhubungan dengan masalah pendidikan sesuai dengan bidang studinya masing-masing. Sebagai sebuah karya ilmiah, penulisan skripsi haruslah mengacu kepada ketentuan-ketentuan atau kaidah-kaidah yang sudah ditetapkan oleh sebuah Perguruan Tinggi. Skripsi juga harus disusun dengan menggunakan prosedur dan tata cara yang sistematik dengan suatu bahan acuan dan kebenaran yang berlaku dalam dunia keilmuan. Dalam beberapa hal antara satu perguruan tinggi yang satu dengan lain memiliki ketentuanketentuan yang berbeda dalam penyusunan skripsi. Meskipun secara umum antara satu perguaran tinggi dengan perguruan tinggi yang lain memiliki kesamaan. Ketentuan-ketentuan penulisan skripsi yang cukup ketat itu membuat mahasiswa mendapati banyak kesulitan di dalam menulis skripsi. Beberapa buku panduan tentang penyusunan skripsi sudah banyak ditulis terutama oleh para dosen yang mengampu bidang matakuliah Metododologi Penelitian Skripsi. Hal itu dilakukan dalam rangka memudahkan para mahasiswa di dalam menulis skripsi. Salah satunya adalah buku yang ada di tangan pembaca ini. Buku yang berjudul “Teknik Penyusunan Skripsi” yang ditulis oleh seorang dosen di sebuah Perguruan Tinggi Ilmu Tarbiyah di Muara Enim ini merupakan sebuah upaya membantu mahasiswa di dalam menyusun skripsi. Buku yang ada ditangan pembaca ini merupakan hasil pengalaman penulisnya selama mengajar matakuliah Metodologi Penelitian dan Praktik Penelitian Pendidikan pada Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STITar) Kabupaten Muara Enim. Buku ini layak dimiliki oleh para mahasiswa sebagai bahan acuan dalam menyusun skripsi. Buku ini menejelaskan panjang lebar tentang cara menyusun skripsi dengan baik. Baik penyusuan skripsi lewat penelitian pustaka maupuan penelitian lapangan. Dalam buku ini juga dicantumkan contoh penyusunan skripsi, tentang cara membuat judul skripsi yang baik, cara menyusun latar belakang masalah yang baik, dan lain-lain. Terbitnya buku yang berjudul “Teknik Penyusuan Skripsi” ini diharapkan akan menjadi bahan referensi bagi mahasiswa dan juga mempermudah bagi para mahasiswa dalam menyusun skripsi. Selamat membaca!!!

Penanaman Nilai-Nilai Religius Pada Anak-Anak Usia Pra-Sekolah Di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TK IT) Az-Zahra Sragen (Tinjauan Bimbingan Dan Konseling Islam), Skripsi oleh Agung Setyoko (2005). 2. Upaya guru dalam Penanaman ...

POKOK-POKOK BAHASA INDONESIA

Dalam buku ini, penulis memaparkan konsep menulis karya ilmiah, penulisan resensi, kalimat efektif, pengembangan paragraf, dan tata cara presentasi, pidato, membuat ringkasan, dan pengembangan bahasa Indonesia. Oleh sebab itu, buku ini merupakan salah satu buku wajib dalam mata kuliah Bahasa Indonesia. Buku ini bertujuan untuk mempermudah mahasiswa dalam menguasai mata kuliah bahasa Indonesia, dengan tujuan akhir diharapkan mahasiswa terampil dalam berbahasa, sehingga mahasiswa dapat dibina melalui kegiatan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis dengan keterampilan menulis akademik. Karena mata kuliah Bahasa Indonesia sebagai MPK menekankan keterampilan mahasiswa untuk menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Buku ini ditulis untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa dalam aspek menulis karya ilmiah. Materi yang disajikan dalam buku ini merupakan hasil kajian bersama mahasiswa dalam mata kuliah” Bahasa Indonesia”. Untuk itu, ucapan terima kasih yang tidak terhingga penulis sampaikan kepada seluruh mahasiswa Program Studi Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Singaperbangsa Karawang yang telah memberikan sumbangan ide kepada penulis, sehingga terciptalah buku ini.

Dalam buku ini, penulis memaparkan konsep menulis karya ilmiah, penulisan resensi, kalimat efektif, pengembangan paragraf, dan tata cara presentasi, pidato, membuat ringkasan, dan pengembangan bahasa Indonesia.

KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN KONFLIK

Strategi Mengelola Konflik dalam Inovasi Organisasi dan Pendidikan di Madrasah/Sekolah yang Unggul

Konflik yang terjadi dalam sebuah lembaga atau organisasi termasuk madrasah, jika dibiarkan terlebih pada lembaga atau organisasi yang baru mengadakan dan sedang berkembang, maka semakin besar. Dan ini memerlukan seorang pemimpin yang mampu mengelola konflik agar tetap dapat mencapai tujuan yang ditetapkan. Dan salah satu pemimpin yang mampu menurut hasil penelitian ini adalah pemimpin transformational. Dan jika di lembaga pendidikan khususnya madrasah, maka yang cocok adalah “Pemimpin Transformational Plus”. Dan lebih-lebih jika lembaga pendidikan atau madrasah ingin cepat mengadakan inovasi dan pengembangan dengan cepat, maka yang cocok adalah pemimpin transformational plus.

Konflik yang terjadi dalam sebuah lembaga atau organisasi termasuk madrasah, jika dibiarkan terlebih pada lembaga atau organisasi yang baru mengadakan dan sedang berkembang, maka semakin besar.

Bimbingan Konseling di Sekolah

Bimbingan dan Konseling hari ini dalam kenyataannya belum menjadi keutamaan di sekolah-sekolah, terlebih pada sekolah-sekolah di daerah tertinggal seperti Nusa Tenggara Timur. Argumentasi utamanya adalah masih kurangnya tenaga Guru apalagi yang memiliki kualifikasi khusus untuk disiplin ilmu Bimbingan dan Konseling. Dalam pengalokasian waktupun, jelas terlihat tidak banyak sekolah yang menyiapkan jam untuk Bimbingan dan Konseling. Istilah yang bisa menjelaskan situasi ini adalah Bimbingan Konseling masih menjadi pelajaran kelas dua (Second cllass). Boro-boro menyiapkan konselor atau guru BK, untuk guru mata pelajaran saja masih kesulitan. Bukan hal yang mengejutkan jika di NTT kita masih menemukan di satu Sekolah Dasar dengan enam rombongan belajar hanya terdapat dua orang guru, termasuk Kepala sekolah. Tentu menyiapkan tenaga khusus untuk menengani Bimbingan dan Konseling dalam kondisi seperti ini, sangat jauh dari kenyataan.

Kompetensi religius yaitu seperangkat kemampuan untuk mengendalikan diri agar tidak melanggar perintah Allah dan sebaliknya tidak menuruti segala sesuatu yang dilarang oleh Allah. Kompetensi akademis atau profesional adalah seperangkat ...

Seni Mendidik Dalam Pendidikan : Improvisasi Memanusiakan Manusia Via Pendidikan