Sebanyak 3513 item atau buku ditemukan

BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH

Menurut Horisin (2007) bimbingan dan konseling sering dimaknai secara tidak tepat oleh sebagian orang bahkan oleh praktisi bimbingan konseling sendiri. Dengan kata lain sering muncul persepsi negatif tentang bimbingan konseling dari sebagian kepala sekolah, pengawas, pegawai, guru-guru, siswa bahkan guru pembimbing sendiri. Beberapa kesalahan itu menurut Prayitno (Tohirin 2007) yaitu : 1. Bimbingan dan koseling disamakan saja dengan pendidikan, sehingga bimbingan konseling tidak diperlukan kerena di sekolah telah tempat diselenggaralannya pendidikan, sehingga dengan sendirinya bimbingan konseling telah masuk kedalam proses pendidikan tersebut. Sekolah tidak perlu melaksanakan pelayanan bimbingan konseling secara mandiri, tetapi mantapkan saja pengajaran sebagai pelaksanaan nyata dari usaha pendidikan. 2. Bimbingan konseling dipisahkan dari pendidikan. Pelayanan bimbingan konseling dianggap harus benar-benar dilaksanakan secara khusus oleh tenaga-tenaga yang ahli dalam bidangnya dan secara nyata harus dibedakan dari praktik pengajaran dan pendidikan. 3. Guru pembimbing atau konselor di sekolah dianggap sebagai polisi sekolah yang tugasnya menjaga dan mempertahankan tata tertib, disiplin dan keamanan sekolah. Anggapan tersebut muncul karena sering muncul fakta-fakta di mana guru pembimbing diberikan tugas mengusut perkelahian antar siswa, pencurian di kelas, mengintrogasi siswa yang bersalah dan menghukum siswa yang melakukan kesalahan. 4. Bimbingan konseling dianggap semata-mata proses pemberian nasihat. Selain pemberian nasihat, umumnya siswa membutuhakan hal lain sesuai dengan masalah yang dihadapinya, yang memerlukan pelayanan lain seperti pemberian informasi, penempatan, penyaluran, bimbingan belajar dan pelayanan khusus. 5. Bimbingan konseling dibatasi hanya menangani masalah yang bersifat insidental (waktu tertentu saja) yaitu pada saat siswa mendapatkan masalah. Padahal bimbingan konseling menjangkau dimensi waktu yang bukan hanya waktu sekarang, namun juga masa lalu dan masa yang akan datang, karena biasanya masalah yang dihadapi siswa sekarang ini berkaitan dengan masa lalu dan akan berdampak pada masa yang akan datang. 6. Bimbingan konseling hanya untuk siswa tertentu saja. Khusus pada anak-anak yang memiliki keistimewaan seperti karena warna kulit, status atau kekayaan. Hakikatnya bimbingan konseling diberikan kepada individu atau kelompok yang memerlukannya. Tidak boleh ada diskriminasi terhadap siswa dalam pelayanan bimbingan konseling. 7. Bimbingan konseling melayani orang sakit atau orang yang kurang normal adalah merupakan anggapan yang kurang tepat. Bimbingan konseling melayani orang yang normal dan sehat yang mengalami suatu masalah tertentu. Jika ada siswa yang mengalami masalah fisik (sakit) maka yang ia akan menjadi pasien dokter dan jika mengalami masalah psikis seperti gangguan jiwa yang atau stres maka sebaiknya menjadi pasien psikolog. 8. Bimbingan konseling bekerja sendiri. Hal tersebut merupakan anggapan yang keliru karena bimbingan konseling terintegrasi dengan program pendidikan dan pembelajaran lainnya di sekolah. Oleh karena itu guru pembimbing harus bekerja sama dengan orang-orang yang dapat membantu menanggulangi masalah-masalah yang dihadapi sisiwa seperti bekerja sama dengan orang tua, guru, teman di sekolah dan di luar sekolah. 9. Konselor harus aktif dan siswa harus pasif adalah anggapan yang tidak tepat, karena proses pelayan bimbingan konseling bukan hanya menuntut keaktifan dari konselor, namun juga menuntut keaktifan dari siswa. 10. Bimbingan konseling dapat dilakukan oleh siap saja. Ini merupakan anggapan yang keliru karena pelayanan bimbingan konseling dilaksanakan berdasarkan prinsip-prinsip keilmuan yang mengikuti teori, tujuan, metode dan asas tertentu. Oleh karena itu pelayanan bimbingan konseling tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. 11. Bimbingan konseling berpusat pada keluhan saja, juga merupakan anggapan yang keliru, karena pemberian layanan bimbingan konseling memang diawali dengan melihat gejala atau keluhan awal yang disampaikan oleh siswa. Tetapi seorang konselor apabila pembahasanya dikembangkan, sering kali ternyata masalah yang sebenarnya lebih kompleks dari yang disampaikan oleh keluhan pertama siswa, sehingga pemberian bantuan harus dipusatkan kepada masalah yang sebenarnya. Konselor harus mampu menyelami sedalam-dalamnya masalah siswa yang sebenarnya. 12. Bimbingan konseling harus memiliki hasil yang harus segera dilihat. Anggapan tersebut adalah merupakan anggapan yang keliru, karena pelayanan bimbingan konseling berkenaan dengan aspek-aspek psikis dan tingkah laku, yang tidak semudah membalik telapak tangan, yang kemungkinan hasil bimbingan tidak langsung terlihat. 13. Bimbingan konseling menggunakan pemecahan masalah yang sama kepada semua siswa. Padahal sebenanya setiap individu memiliki karakteristik yang berbeda antara satu dengan yang lain. Masalah yang sama dialami oleh dua orang yang berbeda kemungkinan akan menuntut cara pemecahan yang berbeda. 14. Bimbingan konseling memusatkan pada pengunaan instrumen. Ini merupakan anggapan salah karena instrumen hanyalah merupakan alat bantu dalam melakukan bimbingan konseling. Intrumen tersebut tidak boleh mengganggu, menghambat bahkan melumpuhkan usaha pelayanan bimbingan konseling. Artinya dengan instrumen atau tampa instrumen , usaha bimbingan pelayanan bimbingan konseling tetap harus dilakukan.

Bimbingan dan koseling disamakan saja dengan pendidikan, sehingga bimbingan konseling tidak diperlukan kerena di sekolah telah tempat diselenggaralannya pendidikan, sehingga dengan sendirinya bimbingan konseling telah masuk kedalam proses ...

Bimbingan dan Konseling Perkembangan di Sekolah Teori dan Praktik

Istilah perkembangan berarti serangkaian perubahan progresif yang terjadi sebagai akibat dari proses kematangan dan pengalaman. Seperti yang dikatakan oleh Van den Daele (Hurlock, 1980) bahwa perkembangan adalah perubahan secara kualitatif. lni berarti bahwa perkembangan bukan sekadar penambahan ukuran pada tinggi dan berat badan seseorang atau kemampuan seseorang, melainkan suatu proses integrasi dari banyak stuktur dan fungsi yang kompleks. lndividu yang dimaksud dalam tulisan ini adalah siswa yang melakukan proses pembelajaran. Adapun perkembangan adalah perubahan yang dialami oleh individu menuju tingkat kematangannya yang berlangsung secara sistematis, progresif, dan berkesinambungan, baik mengenai fisik maupun psikisnya. Jadi perkembangan individu di sini adalah perubahan yang dialami oleh siswa menuju tingkat kematangannya yang berlangsung secara sistematis, progresif, dan berkesinambungan, baik fisik maupun psikisnya. Proses perkembangan pada diri individu yang sedang mengalami proses pendidikan perlu dipahami oleh para pendidik. Apakah siswa mengalami perkembangan atau sebaliknya. Oleh karena itu tanggung jawab terhadap perkembangan individu sebagai siswa menjadi bagian dari kehidupan pendidik. Buku Bimbingan dan Konseling Perkembangan di Sekolah Teori dan Praktik ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Sosialisasi dan penetapan program bimbingan dan konseling kepada sivitas sekolah sebagai bagian dari program pendidikan. d. Penyediaan kelengkapan sarana ...

Evaluasi Pembelajaran Bahasa Inggris

Buku ini berisi tentang bagaimana evaluasi pembelajaran dapat dilaksanakan untuk menilai ranah kognitif, afektif, dan psikomotor terkait dengan penilaian dan evaluasi pembelajaran bahasa Inggris. Dengan menggunakan prinsip pendekatan pembelajaran komunika-tif, penulis mencoba untuk menguraikan bagaimana evaluasi pem-belajaran yang komunikatif itu dapat dilaksanakan. Buku Evaluasi Pembelajaran Bahasa Inggris ini disusun untuk memenuhi kebutuhan buku referensi yang spesifik membahas tentang evaluasi pembelajaran bahasa Inggris untuk dapat digu-nakan di tingkat pendidikan dasar dan menengah maupun di pergu-ruan tinggi.Ê ------- Penerbit Kencana (Prenadamedia Group)

Buku Evaluasi Pembelajaran Bahasa Inggris ini disusun untuk memenuhi kebutuhan buku referensi yang spesifik membahas tentang evaluasi pembelajaran bahasa Inggris untuk dapat digu-nakan di tingkat pendidikan dasar dan menengah maupun di ...

Buku Ajar Dasar-Dasar Sains Genetika

Buku ini membahas mulai dasar-dasar genetika klasik Mendel, Alel ganda dan interaksi gen, sifat kuantitatif dan pautan gen, penentuan jenis kelamin, hinggga genetika modern (molekul) tentang materi genetik dan replikasi DNA ekspresi gen dan pengendaliannya, sistem kromosom eukariot dan prokariot,mutasi, kloning DNA dan analisisnya sebagai dasar teknologi DNA dalam bioteknologi yang populer saat ini.Pada buku ini diberikan contoh-contoh kasus pada tumbuhan,hewan, mikroba dan manusia dengan harapan sebagai wawasan tidak hanya dipergunakan oleh mahasiswa biologi saja, tetapi juga oleh mahasiswa disiplin bidang ilmu lainnya yang mempelajari Genetika.Pada buku ini ada beberapa topik yang dibahas secara molekul seperti kloning DNA dan analisisnya yang dapat menjadi wacana sebagai dasar teknologi DNA yang populer pada abad bioteknologi sekarang ini.

Buku ini membahas mulai dasar-dasar genetika klasik Mendel, Alel ganda dan interaksi gen, sifat kuantitatif dan pautan gen, penentuan jenis kelamin, hinggga genetika modern (molekul) tentang materi genetik dan replikasi DNA ekspresi gen dan ...

Genetika Mendel

Prinsip Dasar Pemahaman Ilmu Genetika

Genetika Mendel merupakan bagian dari Ilmu Genetika yang menjadi dasar konsep pewarisan sifat. Di dalam buku ini dikupas sejarah Hukum Mendel I: Segregasi dan Hukum Mendel II: Berpasangan secara bebas atau Independent Assortment lengkap dengan contoh penelitian yang memanfatkan pengetahuan pewarisan sifat dari Mendel. Dalam perkembangan ilmu genetika selanjutnya, Hukum Mendel tentang Independent Assortment terbukti tidak selalu benar. Fenomena pola pewarisan sifat yang tidak dapat dijelaskan oleh prinsip-prinsip Mendel yang meliputi Dominasi tidak sempurna, alel ganda, kodominan, pleiotropi, gene linkage atau tautan gen, gene terpaut seks dibahas dalam buku ini. Selanjutnya dijelaskan teori Probabilitas dan hubungannya dengan pewarisan sifat dengan dilengkapi contoh-contoh yang mendukung. Penerapan uji Chi-square, Homogenitas Chi-square dalam analisis pewarisan sifat juga dibahas. Pewarisan Sifat Poligenik dan pemahaman tentang Quantitative Trait Locus (QTL) juga disampaikan dalam buku ini. Pembahasan tentang hubungan antargen yang meliputi interaksi sinergis dan antagonis dalam konsep epistasis juga diberikan dengan contoh-contohnya. Pemetaan gen berdasarkan persentase pindah silang dan rekombinasi baik yang berdasarkan data dua gen ataupun tiga gen disajikan lengkap dengan contoh dan langkah-langkah penghitunganya. Demikian juga perubahan gen (mutasi), jenis-jenis mutasi, macam-macam penyebab mutasi serta bahan kimia yang banyak digunakan untuk praktek mutasi juga dibahas. Pemuliaan dengan memanfatkan teknik mutasi serta analisis mutasi dengan teknik TILLING (Targeting Induced Local Lesions in Genomes) juga disampaikan. Buku ini diakhiri paparan tentang rekombinasi sifat unggul serta tahap-tahap teknik penyilangan yang merupakan salah satu teknik penggabungan sifat unggul.

Genetika Mendel merupakan bagian dari Ilmu Genetika yang menjadi dasar konsep pewarisan sifat.

Pengantar Genetika Kuantitatif

Buku ajar Pengantar Genetika Kuantitatif ini membahas ruang lingkup genetika kuantitatif, genetika populasi, parameter genetik dan pendugaannya, perancangan persilangan, tahapan dan cara evaluasi bahan persilangan, analisis genetiknya dan penafsiran hasil analisisnya, korelasi antarsifat, analisis lintas (path analysis), indeks seleksi dan penerapan genetika kuantitatif dalam pemuliaan tanaman, terutama dalam menangani bahan pemuliaan dalam rangka merakit varietas unggul secara konvensional beserta tahap-tahap pengujian materi pemuliaan untuk mengantarkan pengajuan ke perlindungan varietas tanaman. Pemuliaan tanaman adalah ilmu yang mempelajari cara untuk mengubah susunan genetik suatu tanaman atau genotipe yang sesuai dengan kebutuhan manusia (menjadi lebih berharga atau bermanfaat). Mengubah susunan genetik ini berarti mempertinggi frekuensi allel (gen) yang disukai sekaligus mengurangi frekuensi allel (gen) yang tidak disukai dengan jalan seleksi. Syarat keberhasilan usaha pemuliaan tanaman adalah tersedianya keragaman genetik dalam populasi supaya si pemulia dapat memilih genotipe yang disukai. Keragaman genetik ini dapat terjadi secara alami, melalui persilangan alami atau mutasi spontan, maupun dapat terjadi secara buatan dengan merekombinasikan gen melalui persilangan yang dikendalikan oleh manusia atau mutasi buatan. Genetika kuantitatif mempelajari bagaimana usaha pemuliaan sifat kuantitatif tanaman menjadi lebih efektif dan terarah.

Buku ajar Pengantar Genetika Kuantitatif ini membahas ruang lingkup genetika kuantitatif, genetika populasi, parameter genetik dan pendugaannya, perancangan persilangan, tahapan dan cara evaluasi bahan persilangan, analisis genetiknya dan ...

Manajemen Peningkatan Kinerja Guru Konsep, Strategi, dan Implementasinya

Salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah adalah guru. Peran guru sangatlah penting, sebab di dalamnya terdapat upaya dan aktivitas guru itu sendiri dalam menciptakan proses pembelajaran yang baik dan terarah kepada sasaran. Guru harus sadar bahwa dalam melaksanakan tugasnya, mereka selalu dituntut untuk bersunggung-sungguh dan tanggap terhadap perubahan-perubahan dan perkembangan yang terjadi di masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan. Hal tersebut dimaksudkan agar wawasan mereka bertambah, serta kemampuan atau kompetensinya di bidang pendidikan semakin meningkat, tidak hanya kemampuan mengajar di kelas tetapi juga mampu tampil di tengah-tengah masyarakat dalam rangka membimbing dan memberikan pandangan-pandangan yang bermanfaat dari segi moral maupun spiritual. Tuntutan yang paling mendesak saat ini adalah akan diberlakukannya era perdagangan bebas ASEAN (AFTA) tahun 2016. Suatu era persaingan pasar bebas, bukan hanya dari aspek ekonomi dan perdagangan saja tetapi dari dunia pendidikan yang menawarkan institusi serta tenaga sumber daya pendidik yang bersaing dan andal dari kawasan ASEAN, yang relatif kualitas pendidikannya lebih tinggi. Untuk itu kompetensi guru dituntut lebih baik lagi. Kompetensi guru berpengaruh dalam meningkatkan kinerja guru. Dengan guru mempunyai kompetensi, maka kinerja guru pun cenderung akan meningkat ke arah yang lebih baik. Keunggulan sumber daya manusia merupakan kunci daya saing, karena inilah yang akan menentukan siapa yang mampu menjaga kelangsungan, perkembangan dan kemenangan dalam persaingan. Dalam buku ini dijelaskan bagaimana upaya peningkatan kinerja guru, sebagai salah satu upaya menjaga kelangsungan dan kemenangan dalam persaingan tersebut, yang ditinjau dari tataran konsep, strategi dan implementasinya, sehingga bagi mereka yang berkecimpung dalam dunia pendidikan, terutama kepala sekolah, sangat penting untuk memiliki buku ini guna dijadikan rujukan dalam peningkatan kinerja guru tersebut. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah adalah guru.

Studi Hermeneutika Kajian Pengantar

Hermeneutika dalam tradisi pemikiran Islam adalah sesuatu yang masih menjadi polemik. Ada yang menerima tanpa reserve dan ada yang menolaknya secara mati-matian, sekaligus ada yang bersikap moderat. Penyusunan buku ini adalah untuk memberikan pemahaman awal agar terhindar dari pretensi yang menjebak pada dua kubu ekstremitas, yaitu menerima dan/atau menolaknya tanpa bersikap kritis kepadanya. Bukankah ada ungkapan yang menyatakan khudz al-Hikmah wala Yadurruka min Ayyi wi’a in kharajat ? Nah, penyusunan buku ini dimaksudkan untuk memenuhi proses tersebut sekaligus agar proses perkuliahan dapat berlangsung dengan lebih terarah, terfokus sehingga tujuan perkuliahan dapat lebih tercapai dengan lebih efektif dan efisien. Buku persembahan penerbit Prenada Media Group.

Hermeneutika dalam tradisi pemikiran Islam adalah sesuatu yang masih menjadi polemik.

Buku Kecil Tauhid dalam Islam

Sebuah Pengantar Dasar Ilmu Tauhid

Buku kecil ini berisi rangkuman sederhana mengenai tauhid di dalam Islam. Begitu pentingnya tauhid, sampai-sampai Nabi Muhammad saw. menghabiskan lebih dari separuh masa kenabiannya di Mekkah untuk berdakwah, memperkokoh keyakinan, sikap & mental tauhid ummat-nya yang sangat ia cintai. Tauhid menjadi pillar agama Islam yang kokoh mempersatukan dan membangun tamadun dan peradaban manusia sebagai hamba-hamba Allah swt. Tauhid merupakan keyakinan, pandangan hidup (worldview), sikap dan mentalitas seseorang yang mengesakan Allah swt, tidak menduakan atau menyetarakan apapun dengan-Nya. Tauhid adalah kesucian batin, ketulusan sikap dan kemurnian niat hidup dan mati sorang hamba yang mengharapkan rido dari Penciptanya, Allah swt. Demikian tauhid begitu esensial dalam menentukan keselamatan seseorang di dunia dan akhirat. Dalam bertauhid diperlukan ilmu. Ilmu yang merupakan panduan mengenai hal-hal tentang Allah swt. yang wajib diyakini sesuai dengan Al Qur’an dan sunnah Nabi saw. Melalui buku kecil ini, penulis mencoba menguraikan pengertian dasar mengenai Tauhid, Macam-macam Tauhid, Keutamaan Menjaga Tauhid serta Perspektif atau Tinjauan Tauhid dalam amal keseharian kita.

Buku kecil ini berisi rangkuman sederhana mengenai tauhid di dalam Islam.

Kupas Tuntas Matematika Keuangan dengan MS Excel

Buku ini ditunjukan bagi semua kalangan yang menghargai waktu dan berminat mempelajari keuangan terapan secara efektif dan efisien. Ditulis oleh master Excel Indonesia yang sangat berpengalaman menulis buku bisnis terapan menajdi jaminan buku lebih ringan dipelajari tetapi berbobot dan pasti enak dibaca. Materi buku ini sangat cocok untuk mahasiswa maupun dosen pengampu mata kuliah keuangan/ matematika keuangan. Tabel data disiapkan untuk dimodifikasi sebagai bahan pengajaran di lembaga kursus keuangan atau perguruan tinggi sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih mudah dan tidak membosankan.

Buku ini ditunjukan bagi semua kalangan yang menghargai waktu dan berminat mempelajari keuangan terapan secara efektif dan efisien.