Sebanyak 237 item atau buku ditemukan

A History of International Research Networking

The People who Made it Happen

As the first book about the internet to be written and edited by engineers who developed it, this book deals with the history of defining universal protocols and of building a series of global data transfer networks of ever increasing reach and capacity. The result is THE authoritative source on the topic, providing a vast amount of insider knowledge unavailable elsewhere. It is of interest to every scientist and a must-have for all network developers as well as agencies dealing with the Net.

1) CERT was established by DARPA (Defence Advanced Research Projects
Agency) in the aftermath of the internet worm in December 1988. Starting in 1989
, it organized an annual conference. In 1993, this role was taken over by FIRST
as the international umbrella organization of CERTs and security teams. A
History of International Research Networking. Edited by Howard Davies and
Beatrice Bressan Copyright Ó 2010 WILEY-VCH Verlag GmbH & Co. KGaA,
Weinheim ISBN: ...

British documents on foreign affairs

reports and papers from the Foreign Office confidential print. From 1951 through 1956. Africa 1954. Africa (general), Ethiopia, Libya, Egypt and Sudan and Morocco, Algeria and Tunisia, 1954

Finally, I assured Mahmud Bey that I was making and would continue to make
every possible effort to achieve a solution. 4. Mahmud Bey indicated that he
understood the difficulties He felt that it had been wrong of Egypt to link the
questions of defence with the Sudan It was important for his Government also that
a solution should be reached, as the Libyan opposition made capital out of the
present situation. 5. I then passed to the question of the forthcoming Libyan
elections, enquiring ...

3-in 1 Accelerated Learning

Pembelajaran sebagai mahasiswa di bangku kuliah bisa jadi sangat berbeda dengan saat masih menjadi siswa SMA. Tidak hanya berbeda karena lingkungannya, namun juga tantangan yang dihadapinya. Secara lingkungan, mahasiswa sudah harus belajar lebih mandiri dan mesti menumbuhkan rasa tanggung jawab dan motivasi secara internal atas pilihan studi yang sudah dipilihnya. Sedangkan tantangannya tentu lebih besar. Kemampuan berpikir, menganalisis, dan memecahkan masalah adalah tiga hal yang paling mendapatkan porsi lebih dibandingkan saat masih di bangku SMA atau di bawahnya. Buku ini memberikan solusi praktisnya! Buku ini dirancang khusus untuk membekali mahasiswa dengan 3-in1 tools percepatan belajar, yaitu membaca cepat & efektif, Buzan Mind Mapping, dan teknik daya ingat super. Buku ini akan membekali pembacanya dengan teknik membaca fokus tinggi atau High-Focus Reading yang mudah diterapkan. Setelah materi belajar dibaca, tahap selanjutnya adalah dicatat, diringkas, dan dianalisis menggunakan Buzan Mind Mapping, suatu teknik belajar & berpikir yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Tahap selanjutnya, jika ada yang perlu dihafal, teknik super Memory Champion akan menyempurnakan hasil belajarnya. Sebagai buku yang memberikan solusi belajar berdasarkan cara kerja alami otak, para mahasiswa dan siswa SMA juga akan mengidentifikasi keunikan belajarnya melalui kuesioner yang ada di dalam buku ini, sekaligus mendapatkan tips dan strategi menciptakan kondisi ruang belajarnya sesuai dengan apa yang “diinginkan” oleh otaknya yang unik itu. Belasan tips dan strategi belajar jenius dan mengatur waktu belajar juga akan melengkapi babak baru kegiatan belajar mahasiswa tersebut. Buku ini disusun sebagai kristalisasi riset, seminar, dan pelatihan percepatan belajar pengarang sejak tahun 2002 sehingga mampu menghasilkan sebuah Revolusi Belajar yang akan membuat pembacanya mampu belajar cepat (accelerated learning) dan belajar mandiri (independency learning), sehingga direkomendasikan menjadi pegangan wajib para siswa SMA dan –khususnya- mahasiswa perguruan tinggi. Make the Most of Your Brain!

How-to-Learn atau teknik-teknik belajar, bukan? Bahkan mungkin Anda tidak
sadar bahwa pilar itu ada. Dan kenyataannya ..., problema utama belajar itu
adalah tidak tahu bagaimana caranya belajar atau how-to-learn-nya. Bukan
pada materi belajar atau what-to-learn yang sudah gratis dan berlimpah-ruah itu.
Ibarat kata pepatah, “Jangan hanya berikan ikannya saja, tetapi ajarkan
bagaimana cara menangkap ikannya”. What-to-Learn itu adalah “ikannya”,
sedangkan How-to-Learn ...