Sebanyak 306 item atau buku ditemukan

Cooperative Information Agents VII

7th International Workshop, CIA 2003, Helsinki, Finland, August 27-29, 2003, Proceedings

These are the proceedings of the 7th International Workshop on Cooperative Information Agents (CIA 2003), held at the Sonera Conference Center in H- sinki, Finland, August 27–29, 2003. It was co-located with the 4th Agentcities Information Days. One key challenge of developing advanced agent-based information systems is to balance the autonomy of networked data and knowledge sources with the pot- tial payo? of leveraging them by the appropriate use of intelligent information agents on the Internet. An information agent is a computational software entity thathasaccesstooneormultiple,heterogeneous,anddistributeddataandinf- mation sources; proactively searches for and maintains relevant information on behalfofitshumanusersorotheragents,preferablyjust-in-time. Inotherwords, it is managing and overcoming the di?culties associated with information ov- load in the open and exponentially growing Internet and Web. Depending on the application and tasks at hand information agents may collaborate in open, n- worked data and information environments to provide added value to a variety of applications in di?erent domains. Thus, research and development of inf- mation agents is inherently interdisciplinary: It requires expertise in information retrieval, arti?cial intelligence, database systems, human-computer interaction, and Internet and Web technology. Initiated in 1997, the purpose of the annual international workshop series on cooperativeinformationagents(CIA)istoprovideaninterdisciplinaryforumfor researchers, software developers, and managers to get informed about, present, anddiscussthelatesthigh-qualityresultsinadvancementsoftheoryandpractice in information agent technology for the Internet and Web. Each event of this renowned series attempts to capture the intrinsic interdisciplinary nature of this research area by calling for contributions from di?erent research communities, and by promoting open and informative discussions on all related topics.

7th International Workshop, CIA 2003, Helsinki, Finland, August 27-29, 2003,
Proceedings Matthias Klusch, Sascha Ossowski, Andrea Omicini, Heimo
Laamanen. Exchanging Advice and Learning to Trust Lu ́ıs Nunes1,2 and
Eugénio Oliveira2 1 ISCTE, Av. Forças Armadas, 1649-026 Lisbon, Portugal,
Luis.

Analisis Ekonomi Jawa Barat

Buku ini merupakan wujud akhir dari rangkaian proses yang diawali oleh kegiatan seminar. Seminar dengan tajuk “Pemulihan Ekonomi Jawa Barat” telah dilaksanakan pada tanggal 14 September 2002 yang membahas sebagian makalah-makalah yang kami sajikan ke dalam bagian pertama dan kedua yaitu ekonomi makro dan sektoral Jawa Barat. Sedangkan makalah-makalah yang terhimpun pada bagian ketiga memfokuskan pembahasan tentang kewirausahaan dan KUKM (Koperasi dan Usaha Kecil Menengah). Tulisan-tulisan pada bagian ini telah pula dipresentasikan pada seminar yang kedua dengan tema “Prospek Perekonomian dan Kewirausahaan Jawa Barat” pada tanggal 20 Februari 2003. Buku ini diharapkan dapat memberikan dorongan pemikiran lebih lanjut dan luas bagi mahasiswa, dosen, masyarakat dan penentu kebijakan pembangunan ekonomi Jawa Barat di masa yang akan datang.

Buku ini merupakan wujud akhir dari rangkaian proses yang diawali oleh kegiatan seminar.

Arti lambang dan fungsi tata rias pengantin dalam menanamkan nilai-nilai budaya Provinsi Sumatera Barat

Di antara variasi yang dapat dilihat adalah antara daerah Padang Pariaman
dengan daerah Padang dan Pesisir selatan terutama dari segi penataan letak
sunting itu pada pengantin wanita. Sunting pengantin wanita di daerah Padang ...

Merekayasa Kearifan Tempatan: Citra Seni dalam Teknologi (Penerbit USM)

Keindahan seni dan keunikan teknologi dalam kehidupan masyarakat di Nusantara khasnya masyarakat Melayu yang saling berbaur menjadikannya unggul dalam kelas yang tersendiri. Telahan ilmu yang berteraskan kearifan tempatan ditekuni melalui pelbagai disiplin yang dikelompokkan sebagai alam sejarah, alam sastera, alam pendidikan, alam masyarakat desa, alam perubatan tradisional, alam rohaniah, alam seni, alam pembinaan, alam perkapalan dan perniagaan, alam pengurusan/adat tradisional Melayu, alam air, alam belantara dan alam pertanian. Sesungguhnya, galuran ilmu yang luas ini telah memungkinkan terhasilnya teks berbahasa Melayu yang mengangkat judul Merekayasa Kearifan Tempatan: Citra Seni dalam Teknologi. Persembahan buku ini dibahagikan kepada empat bahagian, iaitu Bahagian I: Ilmu Seni Alam, Bahagian II: Teknologi Seni Persembahan, Bahagian III: Teknologi Seni Warisan dan Bahagian IV: Teknologi Seni Reka Bentuk. Perihalan kearifan tempatan yang terpancar bukan sahaja memperlihatkan kebijaksanaan masyarakat Melayu memanfaatkan alam seninya; malah menghubungkaitkannya dengan merekayasa seni dalam teknologi bagi penghasilan ilmu baharu.

Seterusnya perkataan design yang terakhir juga merupakan kata nama yang
menjelaskan tentang produk akhir. Reka bentuk ialah satu bidang yang amat
luas dan reka bentuk perindustrian merupakan salah satu cabangnya. Reka
bentuk ...

Ikhtisar perkembangan sastra Jawa modern periode prakemerdekaan

On development of modern Javanese language literature before 1945.

Buku jilid 1 edisi I terbit tahun 1865 dan edisi II tahun 1877; buku jilid 2 edisi I
terbit tahun 1866 dan edisi II tahun 1880. ... Soenggoeh-soenggoeh anak tjoetjoe
kami, ini tjrita dari lain tempat, soepaja menjadi kowe, lihat jang beloem tahoe, ...