Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

Belajar Huruf Hijaiyah dengan 28 Dongeng Binatang

"“Aku masih ngantuk. Kenapa, sih, kita harus sholat subuh?” tanya Bako si sapi. Lain lagi dengan kisah Khiro, si domba. Ia tak suka bulunya dicukur untuk dijadikan selimut buat anak-anak panti asuhan. “Kenapa kita harus mengasihi anak-anak yatim piatu? Aku tak pernah minta apa-apa dari mereka, kenapa harus membantu mereka?” dalih Khiro. membuang sampah di sungai. “Bukan urusanku ini,” pikirnya. Eh, siapa sangka, banjir lalu melanda! Lalu, apa yang terjadi pada Bako, Khiro, dan Hudi, ya? seru mereka. Cerita-cerita itu ditulis berdasarkan ayat Al Quran dan hadits. Ada permainan serunya juga, lo! Semua dilengkapi dengan ilustrasi yang lucu dan penuh warna. Kamu bisa belajar tentang 28 huruf hijaiyah sambil membaca cerita-cerita Kalau Hudi, si burung hud-hud, diam saja saat melihat teman-temannya Selain tiga cerita tentang mereka, masih ada 25 cerita seru lainnya. Uniknya, nama semua tokoh cerita di sini diawali dengan huruf hijaiyah. Kenalan dengan Para Penulis, Yuk! Kak Dian dan Kak Tethy adalah dua penulis yang sudah sering berkolaborasi. Selain buku ini, mereka sudah menulis 3 jilid Komik Cerita Rakyat Indonesia dan buku-buku lainnya yang akan segera terbit. Kalau mau kenalan, add FB Kak Dian didiankrist@yahoo.com atau follow twitter-nya di @diankrist dan hubungi Kak Tethy di ezokanzo.blogdetik.com. Selamat membaca!"

Uniknya, nama semua tokoh cerita di sini diawali dengan huruf hijaiyah. Kenalan dengan Para Penulis, Yuk! Kak Dian dan Kak Tethy adalah dua penulis yang sudah sering berkolaborasi.