Ketimpangan Wilayah dan Kebijakan Penanggulangan di Indonesia
Kajian Isu Strategis, Historis dan Paradigmatis Sejak Pra Kolonial
Apakah ketimpangan wilayah, ekonomi dan sosial di Indonesia menjadi masalah sosial? Para penentang berlindung pada argumen kelatahan ketimpangan selama pembangunan. Bahkan ketimpangan dinilai penting sebagai pelumas perdagangan dari wilayah maju ke wilayah tertinggal. Argumen semacam itu dipatahkan melalui penelusuran sejarah panjang ketimpangan sejak tahun 1820. Pembahasan diperlebar pada banyak konteks pembangungan nasional dan regional. Juga ditelusuri komparasi paradigma teoretis untuk memperluas cakrawala konseptual. Dari penelusuran yang mendalam dan luas disimpulkan ketimpangan seharusnya telah hilang dari bumi pertiwi. Ketimpangan yang terjadi saat ini menjadi masalah yang lebih kompleks, sehingga buku ini menyusun pemahaman dan kebijakan baru guna menanggulanginya.
- ISBN 13 : 9794618985
- ISBN 10 : 9789794618981
- Judul : Ketimpangan Wilayah dan Kebijakan Penanggulangan di Indonesia
- Sub Judul : Kajian Isu Strategis, Historis dan Paradigmatis Sejak Pra Kolonial
- Pengarang : Ivanovich Agusta,
- Kategori : Political Science
- Penerbit : Yayasan Pustaka Obor Indonesia
- Bahasa : id
- Tahun : 2014
- Halaman : 332
- Halaman : 332
- Google Book : https://play.google.com/store/books/details?id=NwdeDAAAQBAJ&source=gbs_api
-
Ketersediaan :
Kelemahan dari teori-teori keterbelakangan ialah cirinya yang statis, sehingga
sulit menjelaskan kemajuan wilayah terpencil setelah mendapatkan sentuhan
program pembangunan wilayah. Jumlah desa tertinggal di Indonesia, misalnya,
jika diukur dengan ukuran yang sama akan menunjukkan penurunan jumlah
absolute, dari sekitar 12 ribu pada periode 2003-2005 menjadi sekitar 10,5 ribu
pada tahun 2006 (Agusta, 2005, 2008). Kelemahan lain teori ketergantungan
ialah ...