Sebanyak 89 item atau buku ditemukan

Dakwah di tengah persoalan budaya dan politik

Dawah and political conditions in Indonesia; collection of articles previously published.

Oleh karena itu, nuansa perubahan yang bersifat kreatif - dinamik secara
perlahan-lahan mulai mewarnai perjalanan panjang dakwah Islam dengan
segala konsekuensi yang dihadapinya. Dalam konteks sosio-kultural, dakwah
hendaknya diletakkan sebagai humanisasi umat (Islam) yang telah lama terjebak
dalam nuansa fatalistik, yakni pasrah apa adanya tanpa melakukan perenungan
yang dalam akan kemampuan dan potensi diri sebagai hamba Allah swt.,
khalifah yang ...

Praktik etika pendidikan di seluruh wilayah NKRI

langkah utama membasmi sifat korup dan keterpurukan bangsa Indonesia, membangun karakter jujur, disiplin, dan tanggung jawab generasi muda

On ethic of education in Indonesia; collection of articles.

On ethic of education in Indonesia; collection of articles.

Perspectives on Islamic Law, Justice, and Society

This book provides an accessible introductory discussion of issues in Islamic law, justice, and society. At the center of the volume is a discussion of some interrelated theological, historical, legal, and practical issues facing Islamic law in such different countries and regions as Algeria, Morocco, South Africa, and South Asia. This will be a valuable book for students and scholars of Middle Eastern studies, law, and history.

Law. Abdulaziz. Sachedina. Theoretical. Considerations. Islam is a religion
based on a system of rules and principles designed to achieve the betterment of
humankind. Its object, as proclaimed in the Quran, is to steer aright the progress
of humankind along the long road of life, the end and the beginning of which are
known to humanity only through the revealed path of religion. Human perceptive
powers can only discern this visible world. They cannot penetrate unaided
through the ...

Pendidikan Seks Perspektif Terapi Sufistik Bagi LGBT

Di awal tahun 2016 Lesbian, Gay, Bisekual dan Transgender (LGBT) kembali mencuat dikampanyekan di Indonesia semenjak artis kondang Indra Bekti dan Syaiful Jamil tertuduh melakukan kekerasan seksual sesama jenis. Tampilnya kaum LGBT, yang semula lebih dikesankan sebagai bentuk aktivitas seksual secara tertutup dan rahasia kini dipopulerkan di Indonesia. Ketertutupan perilaku seksual tersebut disebabkan kaum LGBT ditengah masyarakat masih dianggap minoritas dan kerap kali memperoleh perlakuan diskriminatif baik dalam lingkungan keluarga, agama, masyarakat serta berbagai sudut kehidupan lainnya. Sikap diskriminatif ini diterima dengan berbagai bentuk pelecehan, cemoohan, penghinaan, bahkan kekerasan dari lingkungan sekitarnya baik kekerasan yang bersifat fisik dan mental sebagai akibat mereka menjalani hidup penuh dengan perbedaan khususnya orientasi seksual yang tidak sesuai fitrah manusia pada umumnya. Stigma negatif terhadap LGBT, selanjutnya disebut Same-Seks Atraction (SSA) pada akhirnya mendorong sebagian besar dari mereka cenderung menutupi orientasi seksualnya. Seperti pada kasus seorang pria SSA yang menikahi seorang perempuan tunarungu atau tunanetra semata-mata hanya untuk menutupi orientasi seksual dirinya. Semua itu dilakukan agar tetap memperoleh status terhormat dalam kehidupan masyarakat. Namun pada akhirnya pria tersebut tetap berhubungan dengan kekasih prianya dan melakukan banyak kekerasan psikologis pada istrinya yang cacat fisik tersebut. Secara akumulatif kaum SSA dalam setiap tahunnya semakin bertambah banyak. Berdasarkan hasil survey Kementerian Kesehatan di 13 kota di Indonesia yang dilakukan semenjak tahun 2009 hingga 2013, tercatat pria yang bercinta dengan sesama jenis meningkat drastis yakni dari 7% menjadi 12,8%. Sehingga dari data tersebut kaum SSA mengalami kenaikan secara total sejumlah 83%. Dalam survei tersebut, jumlah laki-laki yang melakukan seks dengan laki-laki juga meningkat dari 5,3 % menjadi 12,4 % atau sekitar 134 persen.[4] Seiring dengan peningkatan jumlah kaum SSA serta komunitas yang menaunginya menjadikan kaum SSA semenjak level usia pelajar SMP, SMA, mahasiswa hingga kaum dewasa berani tampil secara percaya diri diberbagai media informasi. Tampilnya komunitas ini bukan sekedar menunjukan jati diri dan orientasi seks yang berbeda dengan manusia pada umumnya secara utuh. Namun tampilnya kaum SSA di tanah air secara menyeluruh ingin memperoleh kesamaan hak sebagai warga negara sekaligus menuntut pemerintah untuk mengakui sekaligus melegalkan perkawinan sesama jenis. Tuntutan tersebut disebabkan anggapan mereka bahwa orientasi seks yang berbeda menjadi bagian dari hak asasi manusia (HAM) dan tercatat lebih dari 20 negara di dunia telah mengesahkan pernikahan sejenis ini. Bahkan di negeri Paman Sam tepatnya 4 Juli 2015 menjadi perayaan kemerdekaan dan kemenangan bagi kaum SSA atas disyahkannya pernikahan sejenis. Pasalnya, 26 Juni sebelumnya Supreme Court Amerika Serikat memutuskan bahwa perkawinan sejenis telah disyahkan oleh konstitusi Amerika sebagaimana disampaikan Hakim Agung Kennedy: they ask for equal dignity in the eyes of the law, the constitution grants them that rights. Lahirnya pengesahan tersebut tentunya disambut gembira ria oleh ribuan kaum SSA.

Di awal tahun 2016 Lesbian, Gay, Bisekual dan Transgender (LGBT) kembali mencuat dikampanyekan di Indonesia semenjak artis kondang Indra Bekti dan Syaiful Jamil tertuduh melakukan kekerasan seksual sesama jenis.

ISU-ISU KETAHANAN NASIONAL MALAYSIA

On politics and government and social conditions in Malaysia.

Ketahanan nasional ialah satu konsep keadaan sesuatu bangsa itu yang memiliki ketabahan dan kekuatan untuk terus berkembang dalam menghadapi dan mengatasi segala tentangan, hambatan dan ancaman, baik yang muncul dari dalam negara mahupun ...