Sebanyak 725 item atau buku ditemukan

Dasar-Dasar Kewirausahaan: Untuk Perguruan Tinggi dan Dunia Bisnis

Di era ekonomi digital saat ini, kewirausahaan adalah salah satu kata yang sering kita dengar. Secara sederhana kewirausahaan dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk menciptakan visi, inovasi dan melihat suatu peluang di masa datang.

Di era ekonomi digital saat ini, kewirausahaan adalah salah satu kata yang sering kita dengar. Secara sederhana kewirausahaan dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk menciptakan visi, inovasi dan melihat suatu peluang di masa datang.

Kewirausahaan Teknik Sipil

Kewirausahaan Teknik Sipil

Buku ini terdiri dari 10 bab yang memuat beragam pokok bahasan tentang kewirausahaan.setiap bab dari buku ini menyediakan daftar petanyaan dan latihan sebagai bahan penguasaan materi yang telah diajarkannya. Berikut juga juga disampaikan beberapa tugas, akan tetapi tidak semua bab menyediakan tugas. Untuk menambah performa publikasi buku sebagai bahan ajar di lingkungan Pendidikan tinggi vokasi, selayaknya tugas-tugas diberikan pada setiap babnya.

Buku ini terdiri dari 10 bab yang memuat beragam pokok bahasan tentang kewirausahaan.setiap bab dari buku ini menyediakan daftar petanyaan dan latihan sebagai bahan penguasaan materi yang telah diajarkannya.

Kegagalan dan Keberhasilan dalam Kewirausahaan

Buku referensi ini disusun sebagai kajian keberlangsungan hidup UKM dan UMKM dengan menjelaskan faktor-faktor yang secara signifikan dapat mempengaruhi kinerja bisnis. Kajian buku referensi ini dapat menyiratkan model pembelajaranuntuk individu yang memiliki minat untukmenjadipengusaha.Hal ini memungkinkan pembuat kebijakan menyusun program dan aturan berdasarkan karakteristik daya saing yang mereka miliki untuk memperkuat pengembangan kewirausahaan.

Buku referensi ini disusun sebagai kajian keberlangsungan hidup UKM dan UMKM dengan menjelaskan faktor-faktor yang secara signifikan dapat mempengaruhi kinerja bisnis.

Kewirausahaan dan Bisnis

Menjadi pengusaha merupakan suatu sikap mental, pandangan, wawasan serta pola pikir dan pola tindak seseorang terhadap tugas-tugas yang menjadi tanggung-jawabnya dan selalu berorientasi kepada pelanggan. Atau dapat juga diartikan sebagai semua tindakan dari seseorang yang mampu memberi nilai terhadap tugas dan tanggungjawabnya. Seorang pengusaha adalah orang yang menciptakan bisnis baru dalam menghadapi risiko dan ketidakpastian untuk tujuan mencapai keuntungan dan pertumbuhan dengan mengidentifikasi peluang dan mengumpulkan sumber daya yang diperlukan untuk memanfaatkan peluang tersebut. Jadi Inti dari kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan seuatu yang baru dan berbeda (create new and different) melalui berpikir kreatif dan bertindak inovatif untuk menciptakan peluang dalam menghadapi tantangan hidup Adapun dalam Buku ini di bahas beberapa materi antara lain : Pengertian Kewirausahaan. Pentingnya Karakter Wirausaha Berpikir Kreatif Berorientasi pada Tindakan Pengertian dan Konsep Risiko Teori Kepemimpinan Etika dan Bisnis Faktor X Gagasan Usaha Peluang Usaha Manajemen Keuangan Usaha Membuat Rencana Bisnis (Business Plan)

Menjadi pengusaha merupakan suatu sikap mental, pandangan, wawasan serta pola pikir dan pola tindak seseorang terhadap tugas-tugas yang menjadi tanggung-jawabnya dan selalu berorientasi kepada pelanggan.

Kewirausahaan dan Strategi Bisnis

Kewirausahaan merupakan salah satu indikator kemajuan dari suatu negara. Data pada tahun 2019, pelaku wirausaha Indonesia baru mencapai 3,1 persen dari jumlah penduduk. Rasio ini jauh berbeda sekali dibandingkan dengan Singapura yang mencapai 7 persen, Malaysia 6 persen, atau Thailand 5 persen. Sedangkan dalam laporan US News and World Report – 2019 Best Countries, Indonesia memiliki skor terendah bersama Filipina dalam peringkat kewirausahaan tahun 2018. Pada peringkat global, Indonesia hanya berada pada peringkat 50 dari 80 negara dari seluruh survei. Rendahnya tingkat kewirausahaan Indonesia dibandingkan negara-negara lain disinyalir karena sistem pendidikan di Indonesia yang kurang mendorong mahasiswa untuk berkembang sebagai wirausaha. Buku ini disusun dengan tujuan meningkatkan pemahaman tentang Kewirausahaan dan Strategi Bisnis dengan harapan meningkatkan pelaku wirausaha di Indonesia. Buku ini membahas: Bab 1 Konsep Umum Kewirausahaan Bab 2 Ide dan Inovasi Bab 3 Risiko dan Etika Bisnis Bab 4 Kepemimpinan dalam Kewirausahaan Bab 5 Merintis Usaha Baru dan Model Pengembangannya Bab 6 Menciptakan dan Memulai Usaha Bab 7 Strategi Kelayakan Bisnis Bab 8 Strategi Pemasaran dalam Kewirausahaan Bab 9 Strategi untuk bersaing dalam Industri Bab 10 Strategi merubah pola pikir masyarakat menjadi Wirausahawan

Buku ini disusun dengan tujuan meningkatkan pemahaman tentang Kewirausahaan dan Strategi Bisnis dengan harapan meningkatkan pelaku wirausaha di Indonesia.

Menggagas Pembelajaran Kewirausahaan Sosial

Buku ini menyajikan pandangan praktis dan teoritis terhadap kewirausahaan sosial yang dapat menjadi pijakan untuk memahami gambaran dan pemikiran umum kewirausahaan sosial. Isi buku menunjukan bahwa upaya mengatasi masalah sosial dapat dilakukan dengan sederhana yang imajinatif dan inovatif.pembelajaran kewirausahaan dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan, dan salah satu yang diusulkan adalah pendekatan experiential learning. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diarahkan menjadi inovatif dan implementatif untuk mengambil peran dalam menyelesaikan permasalahan sosial melalui konsep bisnis sosial.

Buku ini menyajikan pandangan praktis dan teoritis terhadap kewirausahaan sosial yang dapat menjadi pijakan untuk memahami gambaran dan pemikiran umum kewirausahaan sosial.

Pendidikan Kewirausahaan

Teori untuk Pembuktian Praktik dan Praktik untuk Pembuktian Teori

Pendidikan bukanlah aktivitas yang berlangsung pada ruang hampa dan tanpa makna, tanpa tujuan atau tanpa spirit. Pendidikan senyatanya untuk mempersiapkan masa depan seseorang yang lebih baik. Dengan demikian tentu saja dibutuhkan suatu proses pendidikan yang benar-benar dinamis dan progresif agar bisa melakukan rekayasa sosial yang metodologis dalam mengubah paradigma berpikir, orientasi hidup, metode merespons masalah, kepekaan terhadap tantangan dan cermat, serta memanfaatkan peluang dan kegigihan dalam mencapai kemakmuran hidup. Kewirausahaan itu bukan dagang cabai di pasar atau dagang bakso dorong. Namun, mengolah cabai atau bakso agar memiliki nilai tambah yang tinggi dan nilai manfaat yang besar. Nilai tambah apa? Tentu saja nilai tambah Benefit dan Profit. Benefit adalah efek dari kegunaan dan manfaat yang ditimbulkan dari adanya ATM. A bermakna amati untuk menghasilkan identifikasi potensi dan diferensiasi. Ketika sudah terjadi identifikasi dan diferensiasi maka berlanjut dengan proses T, yaitu tiru atau duplikasi. Peniruan telah dialami dan dijalani sehingga setiap orang akan terinspirasi untuk melakukan M, yaitu modifikasi. Modifikasi bisa dalam berbagai hal, modifikasi dari tidak praktis menjadi sangat praktis, satu manfaat menjadi multimanfaat, satu bentuk rancangan menjadi bervariasi dan akhirnya dihasilkan produk inovasi baru. Hal-hal demikian yang dinamakan kewirausahaan.

Pendidikan bukanlah aktivitas yang berlangsung pada ruang hampa dan tanpa makna, tanpa tujuan atau tanpa spirit.

PERKEMBANGAN BELAJAR PESERTA DIDIK

Buku ini kami persembahkan bagi mahasiswa jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar atau mahasiswa yang berada dalam lingkup Keguruan dan Ilmu Pendidikan, juga bagi guruguru dan praktisi pendidikan pada jenjang Sekolah Dasar (SD). Tentunya buku ini dapat menjadi referensi utama dalam memahami dan mengetahui karakteristik peserta didik SD pada setiap aspek perkembangannya. Pemahaman terhadap karakteristik peserta didik SD pada aspek fisik dan perseptual membantu guru dalam mendesain kegiatan pembelajaran dan pola penyajian materi ajar agar sesuai dengan kondisi fisik dan perseptual anak didik. Begitu juga dengan pemahaman pada aspek intelektual dan kreativitas dapat membantu guru dalam memilih media pembelajaran, menentukan model/ strategi/metode pembelajaran, pola penyajian materi ajar, serta menciptakan iklim dan suasana pembelajaran yang sesuai. Pun demikian, pemahaman terhadap aspek sosial, emosional, dan moral membantu guru menciptakan iklim dan suasana pembelajaran yang sesuai dengan kepribadian anak didik secara klasikal dan sebagai pedoman dalam melakukan pendekatan. Sedangkan pemahaman terhadap karakteristik peserta didik pada aspek bahasa tentu akan membantu guru dalam menyajikan materi ajar, melakukan pendekatan terhadap peserta didik, dan menciptakan iklim dan suasana pembelajaran sesuai kemampuan komunikasi peserta didik. Peserta didik adalah subjek pembelajaran, individu yang diharapkan dapat menguasai materi ajar yang diberikan dan mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Oleh karena itu kemampuan untuk memenuhi kebutuhan subjek pembelajaran iv tersebut merupakan sesuatu yang mutlak. Penjelasan di atas merupakan jabaran singkat mengenai pentingnya memahami perkembangan peserta didik dalam mempersiapkan pembelajaran yang sesuai. Kami harap keberadaan buku ini dapat membantu mahasiswa, guru, dan praktisi pendidikan jenjang SD dalam memenuhi tuntutan-tuntutan tersebut. Akhir kata, sesuai tujuan awal kami untuk mempermudah pihak-pihak yang berkepentingan menemukan rujukan yang tepat, semoga buku ini mendapatkan tempat di hati pembaca dan bermanfaat dalam mengawal guru menciptakan pembelajaran yang selaras dengan karakteristik peserta didik SD.

Buku ini kami persembahkan bagi mahasiswa jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar atau mahasiswa yang berada dalam lingkup Keguruan dan Ilmu Pendidikan, juga bagi guruguru dan praktisi pendidikan pada jenjang Sekolah Dasar (SD).