Pengantar Ilmu Pemerintahan

Tulisan ini dimulai dengan pernyataan provokatif David Osborne dan Ted Gaebler dalam bukunya Mewirausahakan Birokrasi. Menurut kedua penulis itu: ―di penghujung tahun 1980-an, Majalah Time pada sampul mukanya menanyakan: Sudah Matikah Pemerintahan? Jawaban yang muncul bagi kebanyakan orang Amerika adalah ―ya‖1. Lalu mengapa hingga saat ini, kita masih menyaksikan pemerintahan di Amerika maupun di tempat lain? Eksisnya sebuah pemerintahan di Amerika mengisyaratkan bahwa jawaban masyarakat Amerika dengan sendiri sudah terbantahkan. Itu artinya pemerintahan masih dibutuhkan dan selalu dibutuhkan oleh warga negara. Kebutuhan kita terhadap pemerintahan sangat beralasan—karena dua hal. Pertama, pemerintah bisa memberikan layanan kepada semua warganya tanpa diskriminasi. Semangat memberikan layanan secara adil tanpa diskriminasi sangat diperlukan bagi semua warga masyarakat. Misalnya kesehatan dan pendidikan untuk semua warga negara. Kedua, banyaknya daftar tugas dan fungsi pemerintahan yang tak bisa digantikan oleh institusi apapun termasuk pasar maupun organisasi non-pemerintahan2. Dua hal ini mengisyaratkan betapa pentingnya kehadiran pemerintahan dalam sebuah negara-bangsa.

Ada dua peran yang dibgunakan parlemen, pertama, parlemen melakukan hal
ini melalui kekuasaan untuk menyetujui rancangan peraturan perundangan dan
penggunaan keuangan negara melalui prosedur yang menjamin bahwa semua
langkah sebelumnya diuji dan diperdebatkan secara tuntas sebelum rancangan
perundangan-undangan tersebut diresmikan sebagai hukum. Kedua, adalah
kekuasaan parlemen untuk meneliti pekerjaan ekskutif melalui usaha menanyai
para ...