Haji Dilarang Ketawa

Awas!!! Haji nggak boleh ketawa kalo baca buku ini. Sebab, isinya memang bukan untuk memuji para haji yang berharap kembali dari tanah suci dalam keadaan mabrur. Semua yang tertulis dalam bukuHaji Dilarang Ketawa ini memberikan gambaran betapa konyolnya tingkah laku para haji asal Tanah Air di Negeri Saudi. Cerita-cerita yang dikemas apik dan menggelitik karya Hasan Bisri ini pasti akan memberikan Anda banyak manfaat lahir batin. Tertawalah, hiburlah ruhani Anda yang menderita dengan cerita-cerita hikmah. Selamat membaca! "Jangan baca buku ini, kecuali Anda siap dibuat terpingkal-pingkal oleh keluguan dan kekurangajaran tokoh-tokohnya. Meski buku humor haji ini bukan yang pertama, tapi yang ini berasssa hummmorrrnya." H. Irwan Kelana, cerpenis, novelis, wartawan HU Republika "Gaya seorang achan ichi (baca: hasan bisri) memang khas. Beliau jeli menangkap hikmah, pesan moral, bahkan kritik sosial yang dikemas dalam bentuk humor, Swear... keren banget coy...Subhanallah!" Hariri, Dai, TPI "Jangan coba-coba membaca buku ini ketika orang lain sedang khusyuk berzikir atau berdiskusi. Jangan coba-coba membaca buku ini ketika ustadz sedang menyampaikan khotbah Arafah! Akibatnya bisa fatal: Anda bisa 'dipukuli' rame'rame!" Hj. Yeni Marliani, penyiar Selamat Pagi Indonesia, TPI [Mizan, Bentang, Agama Islam, Humor, Indonesia]

Kotak Amal "Mengapa di Masjid i I Haram tidak ada kotak amalnya ya?" "
Memangnya cukup 2 hari untuk menghitung hasilnya?" "Tapi kan uangnya bakal
ratusan juta tuh sekali edar." "Atau kamu mau mengedarkannya?" Karpet
Seorang ibu kesal terhadap anaknya karena sudah bolak-balik di Pasar Seng
masih belum menemukan apa yang diinginkannya. "Memang mau beli apa, Bu?"
tanya Haji Zaini. "Minta karpet, Pak Haji," jawab Hajah Fathiyah. "Kan, banyak.
Tinggal memilih.