Sebanyak 3 item atau buku ditemukan

Populisme Islam di Indonesia dan Timur Tengah

Tersedia pada rak Koleksi lantai 1

  • ISBN 13 : 9786027984363
  • Judul : Populisme Islam di Indonesia dan Timur Tengah
  • Pengarang : Vedi R. Hadiz,  
  • Penerbit : LP3ES
  • Klasifikasi : 2X9.6598
  • Call Number : 2X9.6598 VED p
  • Bahasa : Indonesia
  • Penaklikan : xii, 431 hlm; 21 cm
  • Tahun : 2018
  • Halaman : 431
  • Ketersediaan :
    0001.22102026
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22102025
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22102024
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22102023
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22102022
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22102021
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22102020
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22102019
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Dinamika kekuasaan

ekonomi politik Indonesia pasca-Soeharto

Process of economic and political changes in Indonesia since the fall of Suharto until the early period of Susilo Bambang Yuhoyono's administration.

Process of economic and political changes in Indonesia since the fall of Suharto until the early period of Susilo Bambang Yuhoyono's administration.

Politik, budaya, dan perubahan sosial

Ben Anderson dalam studi politik Indonesia

Analysis of Ben Anderson's political studies of Indonesia.

juga mendasar sifatnya kalau sekiranya hasil dari suatu penelitian adalah
penemuan model, teori. Namun tidak semua penelitian yang menemukan model
bisa disebut penelitian dasar justru karena model dalam banyak penelitian
adalah nama lain buat strategi kebijakan dengan tingkat abstraksi yang lebih
tinggi. Namun, suatu penelitian juga tanpa ragu-ragu dimasukkan ke dalam
basic research kalau sekiranya ia bukan saja mampu menciptakan model tetapi
menguak tabir lebih ...