Sebanyak 2 item atau buku ditemukan

EKONOMI KREATIF : DARI IDE MENJADI UANG

Judul : EKONOMI KREATIF : DARI IDE MENJADI UANG Penulis : Alif Lukmanul Hakim, S.Fil., M.Phil Dr. Herman Sjahruddin, S.E., M.Si Didi Suhendi, S.E., M.M Dr. Teguh Setiawan Wibowo, MM., M.Si., M.Farm., Apt Dr. Ir. Tutang Muhtar K, ST., M. Si Dr. Ir. Uli Wildan Nuryanto, ST, MM, IPM Jushermi, SE., MSBA Dewita Suryati Ningsih,SE., MBA Rovanita Rama, SE., MH Kurniawaty Fitri, SE., MM Ukuran : 14,5 x 21 cm Tebal : 196 Halaman ISBN : 978-623-497-635-9 SINOPSIS Buku ini berjudul “EKONOMI KREATIF : DARI IDE MENJADI UANG”. Buku ini disusun oleh beberapa penulis dari beberapa universitas di Indonesia. Buku ini penulis kontribusikan untuk bidang ekonomi di Indonesia khusunys bidang ekonomi kreatif. Buku ini terdiri dari sepuluh bab. Adapun pembahasan masing-masing bab dalam buku ini sebagai berikut : Bab 1 Konsep Ekonomi Kreatif Bab 2 Gelombang Peradaban Ekonomi Kreatif Bab 3 Konsep Kreativitas dan Inovasi Bab 4 Aktor Penggerak Ekonomi Kreatif Bab 5 Mengapa Ekonomi Kreatif? Bab 6 Modal Dasar dan Pilar Ekonomi Kreatif Bab 7 Subsektor Ekonomi Kreatif Bab 8 Sumber Daya Kreatif Bab 9 Industri Kreatif Bab 10 Pengembangan Ekonomi Kreatif di Indonesia . Semoga buku ini bermanfaat bagi pembaca dalam memahami EKONOMI KREATIF : DARI IDE MENJADI UANG, sehingga tidak hanya dipahami secara teori tapi dapat diimplementasikan dalam dunia usaha dengan baik.

Judul : EKONOMI KREATIF : DARI IDE MENJADI UANG Penulis : Alif Lukmanul Hakim, S.Fil., M.Phil Dr. Herman Sjahruddin, S.E., M.Si Didi Suhendi, S.E., M.M Dr. Teguh Setiawan Wibowo, MM., M.Si., M.Farm.

Kewirausahaan dan Etika Profesi

Kiat Sukses Menjadi Seorang Pengusaha

ampak perkembangan teknologi dirasakan oleh masyarakat, khususnya para pencari kerja. Perkembangan teknologi belum mampu untuk menekan laju pengangguran karena tidak dibarengi dengan meningkatnya lapangan kerja. Kebutuhan tenaga kerja mulai dibatasi seiring dengan kemajuan teknologi di sektor industri dan perusahaan swasta, tak terkecuali dengan pemerintah yang mulai mengurangi jumlah penerimaan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) baik kementrian maupun lembaga pemerintah non departemen. Daya tampung perusahaan yang semakin mengusut, tidak mampu menampung banyaknya lulusan dari Sekolah Menengah dan Perguruan tinggi yang setiap tahun meningkat, hal ini diperburuk dengan banyaknya perusahaan dan industri yang gulung tikar karena tekanan ekonomi dan daya saing global. Dampak perkembangan teknologi, khususnya teknologi informasi dan teknologi komputer berimbas terhadap pergantian tenaga manusia oleh mesin mulai dari tukang parkir sampai pelayan di supermarket. Berlakunya e-Toll menggantikan pegawai yang tadinya bekerja sebagai penjaga pintu tol kini sudah tidak ada lagi, semua sudah diganti dengan mesin. Bahkan sekarang e-Parkir sudah mulai diterapkan di beberapa kota termasuk di Bogor, misalnya Anda mau belanja di pasar Bogor, maka untuk parkir Anda harus sudah menyediakan e-money, walaupun pemakaiannya masih belum maksimal. Menyikapi kejadian yang berkembang diperlukan kemampuan untuk menaikan mutu dan jiwa usaha guna menyeimbangkan perkembangan teknologi. Kewirausahaan mutlak harus dimiliki oleh setiap lulusan sebelum terjun ke dunia usaha. Kewirausahaan merupakan salah satu matakuliah wajib di perguruan tinggi untuk mempersiapkan lulusannya berkembang dan menciptakan lapangan pekerjaan. Tidak hanya sampai di situ, pemerintah melalui berbagai instansi baik kepentrian maupun LPND (Lembaga Pemerintah Non Departemen) dalam struktur organisasinya sudah memasukkan bidang perusahaan rintisan atau Startup dan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah). Tujuannya sangat jelas bahwa saat ini sangat diperlukan wirausaha tangguh, termasuk Startup atau perusahaan rintisan dan UMKM. Startup dan UMKM merupakan pintu masuk utama ke dunia bisnis atau Enterpreneur. Kewirausahaan atau lebih dikenal Enterpreneur pada dasarnya merupakan suatu proses dalam menciptakan sesuatu yang baru dengan cara kreatif dan penuh dengan inovasi untuk memberikan manfaat dan bernilai tambah. Jadi dengan memahami kewirausahaan, maka bagi seorang pengusaha akan selalu menghadirkan hal-hal baru sehingga tidak bosan dan terus berkembangan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Dampak perkembangan teknologi dirasakan oleh masyarakat, khususnya para pencari kerja.