Indonesia kaya dengan sumber nilai pembentuk karakter bangsa, diantaranya: agama, budaya dan falsafah negara dan tujuan pendidikan nasional. Nilai budaya dalam bentuk kearifan lokal (local wisdom) dapat digali dari berbagai etnis di Indonesia. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang majemuk, multietnis dan multikultur yang telah berkontribusi positif dalam pembentukan karakter bangsa. Seperti diungkapkan oleh Chaedar Alwasilah (2009) Masyarakat adat secara keseluruhan telah mampu menyelenggarakan pendidikan yang tangguh dan bisa menangkal ekses negatif dari budaya global.
Indonesia kaya dengan sumber nilai pembentuk karakter bangsa, diantaranya: agama, budaya dan falsafah negara dan tujuan pendidikan nasional. Nilai budaya dalam bentuk kearifan lokal (local wisdom) dapat digali dari berbagai etnis di Indonesia. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang majemuk, multietnis dan multikultur yang telah berkontribusi positif dalam pembentukan karakter bangsa. Seperti diungkapkan oleh Chaedar Alwasilah (2009) Masyarakat adat secara keseluruhan telah mampu menyelenggarakan pendidikan yang tangguh dan bisa menangkal ekses negatif dari budaya global. Maka pada hakikatnya, pendidikan memiliki dua misi yakni: transfer of values dan transfer of knowledge, pendidikan yang bisa mewarisi nilai-nilai budaya luhur bangsa, dan dapat menangkal dampak negatif dari nilai-nilai budaya global. Pendidikan yang bisa melahirkan generasi unggul secara intelektual dan tetap memelihara kepribadian dan identitasnya sebagai bangsa Indonesia.Tulisan ini sangat menarik, karena berhasil menggambarkan proses pendidikan yang tidak bisa memisahkan diri dari kebudayaan yang majemuk dari masyarakat bangsa Indonesia. Setiap masyarakat atau suku bangsa Indonesia yang majemuk itu memiliki kebudayaan sendiri, memiliki nilai budaya luhur sendiri, dan memiliki keunggulan lokal (local knowledge) serta kearifan lokal (local wisdom) sendiri.
Sebagai contoh, hampir di setiap budaya lokal di Nusantara dikenal kearifan
lokal yang mengajarkan gotong royong, toleransi, etos kerja, dan seterusnya.28
Pada umumnya etika dan nilai moral yang terkandung dalam kearifan lokal ...