Dalam banyak kebijakan yang dilakukan pemerintah, tujuan akhir yang senantiasa ingin dicapai adalah bagaimana kesehjateraan rakyat dapat tercapai. Manusia tidak boleh dipandang hanya merupakan objek pembangunan semata tetapi juga sebagai penggerak atau subjek dalam pembangunan itu sendiri yang berkontribusi bagi kemajuan dalam suatu wilayah atau negara. Oleh karena itu, keberhasilan dalam pembangunan bisa diukur dalam beberapa indikator, dan indikator keberhasilan yang paling populer adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau yang lebih dikenal dengan Human Development Index. IPM adalah indikator yang dipahami menjadi suatu gambaran kemampuan dasar manusia, yakni memiliki umur yang panjang, sehat jasmani dan rohani, memiliki pengetahuan, dan berkehidupan yang layak di masyarakat dan lingkungan sosial.
Book chapter ini disusun oleh sejumlah akademisi dan praktisi sesuai dengan kepakarannya masing-masing. Buku ini diharapkan dapat hadir memberi kontribusi positif dalam ilmu pengetahuan khususnya terkait dengan Akuntansi Manajemen. Sistematika buku Akuntansi Manajemen ini mengacu pada pendekatan konsep teoritis dan contoh penerapan. Buku ini terdiri atas 14 bab yang dibahas secara rinci, diantaranya: Akuntansi Manajemen dan Perkembangan Teknologi Informasi, Akuntansi Manajemen untuk Mendukung Perencanaan dan Implementasi Strategi Bersaing, Analisis Cost Volume Profit, Manajemen Persediaan dan JIT, Activity Based Costing System, Manajemen Berdasarkan Aktivitas (Activity Based Management), Penganggaran, Total Quality Management, Analisis Rasio Sebagai Penilaian Kinerja Keuangan, Pelaporan Segmen sebagai Pengukuran Kinerja, Balanced Scorecard Sebagai Evaluasi Kinerja, Good Corporate Governance.
Buku ini diharapkan dapat hadir memberi kontribusi positif dalam ilmu pengetahuan khususnya terkait dengan Akuntansi Manajemen. Sistematika buku Akuntansi Manajemen ini mengacu pada pendekatan konsep teoritis dan contoh penerapan.