Sebanyak 13 item atau buku ditemukan

KOMITMEN MEMBANGUN PENDIDIKAN (Tinjauan Krisis Hingga Perbaikan Menurut Teori)

Pendidikan merupakan variabel utama dalam memajukan suatu bangsa. Karenanya, pendidikan adalah investasi yang paling menjanjikan dan strategis dalam membentuk sumber daya manusia. Oleh karenanya untuk mewujudkan itu maka seluruh unsur – unsur pendidikan harus saling terintegrasi dan bersinergi dengan sistem yang lain untuk kencapai tujuan itu. Meminjam istilah Ki. Hadjar Dewantara Bapak Pendidikan Indonesia bahwa Tri Pusat Pendidikan (keluarga, sekolah, dan masyarakat) harus saling melengkapi dalam mewujudkan mansyarakat berkeadaban. Dalam rangka memajukan pendidikan dibutuhkan komitmen dari seluruh unsur stake holders terkait. Kerja sama baik dengan menggunakan prinsip - prinsip manajemen juga merupakan hal yang penting dalam menghasilkan pendikan unggul dan bermutu. Buku yang ada di tangan pembaca ini merupakan gagasan penulis yang dituangkan berangkat dari melihat kegelisahan pada lembaga- lembaga pendidikan, out put yang dihasilkan pendidikan terasa kurang maksimal, begitu juga fenomena pengelolaan pendidikan yang masih semeraut dalam tatatan manajemen, juga komitmen membangun pendidikan para pemangku kepentingan pendidikan belum menjadi prioritas utama dalam membangun pendidikan. Hadirnya buku ini ingin menuangkan dan menjelaskan tentang komitmen membangun pendidikan berdasarkan tinjauan kritis yang berbasis teoritis dalam menjawab problema dan tantangan pendidikan. Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam membantu menyusun dan menerbitan buku ini, kepada editor, korektor, dan penerbit penulis merasa berhutang banyak tanpa bantuan mereka sulit rasanya buku ini sampai ke tangan pembaca. Buku ini merupakan edisi kedua dari edisi pertama yang merupakan penyempurnaan dan perbaikan guna lebih memberikan kajian-kajian yang mendalam. Buku yang berada ditangan pembaca ini diharapkan tetap memberikan kontribusi guna kemajuan dunia pendidikan. Terakhir, sebagai karya manusia biasa penulis menyadari karya ini masih kurang dari kesempurnaan. Oleh karenanya kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang konstruktif dari para pembaca yang budiman. Di atas segalanya dan dengan penuh kerendahan hati, buku ini penulis hantarkan ke hadapan para pembaca. Dengan harapan semoga bermanfaat adanya.

Konsep Dasar dan Teknik Supervisi Pendidikan Dalam Rangka Mengembangkan Sumber ... Teori dan Praktik dan pengembangan kurikulum Tingkat satuan Pendidikan.

Etika Profesional

Perkhidmatan yang diberikan oleh golongan profesional seperti jurutera, doktor, arkitek, peguam, akauntan dan lain-lain amat penting dalam membangun dan mempertingkatkan kesejahteraan hidup sesuatu masyarakat. Sebagai golongan yang diberikan status tinggi dalam masyarakat sudah sewajarnyalah mereka menjalankan tanggungjawab memberikan perkhidmatan itu dengan penuh dedikasi, jujur dan amanah. Walau bagaimanapun tidak dapat dinafikan yang golongan profesional ini sentiasa berhadapan dengan berbagai-bagai dilema etika yang kalau tidak ditangani dengan baik akan menjejaskan imej dan bidang kerjayanya. Ada kalanya seorang profesional yang mempunyai kesedaran etika yang rendah akan mudah terjerumus dalam perbuatan salah laku (tidak beretika) seperti perbuatan mengambil rasuah, melakukan penipuan, pecah amanah, mementingkan diri sendiri dan lain-lain. Kalau perbuatan ini berterusan dan berleluasa sudah pastilah masyarakat dan negara akan menanggung akibatnya. Oleh itu, pengetahuan dan kesedaran etika harus ada dikalangan semua profesional ini. Buku ini dihasilkan berdasarkan nota-nota kuliah yang terkumpul selama lima tahun untuk mata pelajaran Etika Profesional yang menjadi sebagai mata pelajaran elektif wajib universiti. Selain daripada menjadi buku teks, buku ini juga boleh dijadikan panduan tentang tanggungjawab etika kepada bakal-bakal profesional, golongan profesional, pendidik dan pembaca umum. Walau bagaimanapun, satu perkara yang perlu diberikan perhatian ialah sekadar mengetahui secara teori tentang etika dan tanggungjawab etika sahaja tidak semestinya menjadikan seseorang itu mempunyai kesedaran etika yang tinggi. Apa yang lebih penting ialah soal penghayatan (amalan) dan komitmen yang ersungguh-sungguh.

Buku ini dihasilkan berdasarkan nota-nota kuliah yang terkumpul selama lima tahun untuk mata pelajaran Etika Profesional yang menjadi sebagai mata pelajaran elektif wajib universiti.