Sebanyak 3 item atau buku ditemukan

Metode Statistika untuk Kimia : Analisis Data dengan Excel

Bab 1 memuat pengetahuan dasar statistika, seperti tipe data, populasi dan sampel, parameter dan statistik, akurasi dan presisi,jenis kesalahan, jenis metode statistika dan gambaran aplikasi komputer yang akan digunakan pada bab-bab berikutnya. Bab 1 menjadi dasar bagi pembaca dalam mempelajari buku ini untuk mendapatkan pemahaman yang benar. Bab 2 dan Bab 3 membahas tentang statistik deskriptif. Bab 2 membicarakan penyajian data dalam bentuk tabel dan grafik. Pembaca dapat belajar bagaimana cara menyajikan data sehingga tampil lebih informatif dan mudah dipahami. Pemahaman tentang tabel distribusi frekuensi dan histogram yang dibahas pada Bab ini diperlukan saat mempelajari bab-bab berikutnya. Bab 3 membicarakan tentang ukuran pemusatan dan penyebaran data, baik untuk data terkelompok maupun data tidak terkelompok. Dengan mempelajari materi ini, mahasiswa dapat melakukan analisis statistik sederhana berdasarkan informasi nilai rata-rata, median, modus, variansi dan deviasi standar. Bab 4 menjelaskan materi tentang distribusi data. Beberapa distribusi data yang sering digunakan dalam bidang Kimia antara lain distribusi binomial, hipergeometrik, Poisson dan Normal. Asumsi kenormalan menjadi dasar dalam pembahasan bab-bab berikutnya. Distribusi normal standar juga diuraikan untuk mempermudah penyelesaian dalam pengamatan yang dapat didekati dengan distribusi normal. Pada bab ini mahasiswa mulai mengenal parameter dari suatu distribusi dan dapat memberikan dugaan parameter berdasarkan sampel pada tingkat kepercayaan tertentu. Bab 5 menguraikan pengetahuan tentang uji hipotesis. Pembahasan dimulai dengan langkah-langkah uji hipotesis, statistik uji dan asumsi yang harus dipenuhi. Sebelum melakukan analisis data, seorang peneliti harus menyelidiki distribusi data terlebih dahulu, mengecek apakah ada outlier atau tidak. Hal ini perlu dilakukan karena keberadaan outlier mempengaruhi hasil analisis. Dengan mempelajari bab ini, mengetahui perbedaan antara uji z, t dan F serta penerapannya. Bab 6 membicarakan tentang analisis variansi (ANOVA). Materi ANOVA menjadi bekal bagi mahasiswa ketika dihadapkan pada penelitian dengan beberapa kelompok sampel. Bab ini hanya membahas ANOVA satu arah. Pemahaman yang benar mengenai ANOVA satu arah akan memudahkan mahasiswa dalam mempelajari ANOVA yang lebih kompleks. Bab 7 merupakan bagian penutup dari buku ini, membahas tentang analisis korelasi dan regresi. Pembaca, khususnya dari bidang kimia akan mengetahui perbedaan antara materi analisis regresi secara umum dengan penerapannya pada fungsi kalibrasi. Harapan kami, dengan adanya buku ini mahasiswa dapat dengan mudah mempelajari dan memahami materi Metode Statistika. Buku ini memuat materi dasar yang wajib dikuasai mahasiswa. Materi lanjutan akan diuraikan pada buku berikutnya tentang kimia analitik. Kami menyadari bahwa buku ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu, kami terbuka atas kritik dan saran demi perbaikan ke depannya. Mudah-mudahan buku ini bermanfaat bagi pembaca.

Bab 1 memuat pengetahuan dasar statistika, seperti tipe data, populasi dan sampel, parameter dan statistik, akurasi dan presisi,jenis kesalahan, jenis metode statistika dan gambaran aplikasi komputer yang akan digunakan pada bab-bab ...

Analisis Genetika Molekuler Sapi Madura

Buku Analisis Genetika Molekuler Sapi Madura merupakan contoh kasus yang dapat dimanfaatkan sebagai acuan bagi mahasiswa dan peneliti pemula untuk menambah wawasan di bidang molekuler genetik. Tulisan ini merupakan kumpulan hasil-hasil penelitian di laboratorium yang melibatkan mahasiswa (S1, dan S2) baik dari artikel ilmiah, tugas akhir maupun studi referensi. Materi yang dirangkum sebagai studi kasus dalam buku ini khusus mengenai informasi yang terkait dengan sapi Madura, terutama analisis genetika molekuler. Buku ini terdiri dari dari tiga bagian utama yaitu bagian I meliputi pendahuluan, sejarah sapi Madura dan teori dasar genetika molekuler, bagian II mengenai metode analisis DNA yang terdiri dari pengambilan sampel DNA,berbagai cara isolasi DNA, elektroforesis, desain primer menggunakan software primer, Polymerase Chain Reaction (PCR), Restriction Fragment Length Polymorphism (RFLP), Sekuensing, marker mikrosatelit, analisis sekuen secara online dengan program ClustalW dan penggunaan program BioEdit, bagian III mengenai studi kasus analisis genetika molekuler pada sapi Madura yang meliputi analisis mtDNA D-Loop, MtDNA Cyt b, gen Growth Hormone, gen MC1R, gen SRY dan marker mikrosatelit. Buku Analisis Genetika Molekuler Sapi Madura dapat digunakan sebagai bahan bacaan untuk pembelajaran berbasis riset (PBR) dan student center learning (SCL), sehingga dapat didorong mahasiswa untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat dan senantiasa bertekad untuk selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini. Semoga buku ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa dan peneliti pemula sebagai acuan dalam melakukan analisis genetika molekuler pada berbagai ternak lokal di Indonesia.

Buku Analisis Genetika Molekuler Sapi Madura merupakan contoh kasus yang dapat dimanfaatkan sebagai acuan bagi mahasiswa dan peneliti pemula untuk menambah wawasan di bidang molekuler genetik.

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI KANTIR KEJUJURAN

Proses pembelajaran siswa Sekolah Dasar (SD) seharusnya berawal dari hal-hal atau peristiwa yang nyata (real), yang bentuk pelaksanaannya tidak hanya di dalam kelas akan tetapi pembelajaran bisa terlaksana di dalam kantin sekolah. Model dan Perancangan Kantin Jujur berbasis entrepreneurship adalah buku yang secara khusus saya tulis untuk melengkapi semangat belajar anak-anak dalam proses pembelajaran berwirausaha, agar mereka sejak sedini mungkin sudah dapat merasakan pengalaman yang mengesankan dalam keterlibatan kegiatan di kantin sekolah. Dalam mencerdaskan anak bangsa kita tidak hanya dengan semangat akan tetapi juga membutuhkan strategi untuk berhasil. Dengan kata lain, inilah buku yang saya harapkan memiliki kontribusi dalam membangun dan membesarkan nama bangsa termasuk usaha sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di negara Indonesia.

Proses pembelajaran siswa Sekolah Dasar (SD) seharusnya berawal dari hal-hal atau peristiwa yang nyata (real), yang bentuk pelaksanaannya tidak hanya di dalam kelas akan tetapi pembelajaran bisa terlaksana di dalam kantin sekolah.