Merdeka Belajar merupakan program kebijakan baru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Kabinet Indonesia Maju, Nadiem Anwar Makarim. Esensi kemerdekaan berpikir, menurut beliau, pembelajaran harus didahului oleh para guru sebelum mereka mengajarkannya pada siswa-siswi. Beliau menyebut, dalam kompetensi guru di level apa pun, tanpa ada proses penerjemahan dari kompetensi dasar dan kurikulum yang ada, maka tidak akan pernah ada pembelajaran yang terjadi. Adapun konsep dari Merdeka Belajar adalah: 1) Dihapuskannya Ujian Nasional (UN) yang digantikan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. 2) Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang dikembalikan kepada pihak sekolah. 3) Membentuk siswa yang kompeten, cerdas untuk SDM bangsa, dan berbudi luhu
Merdeka Belajar merupakan program kebijakan baru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Kabinet Indonesia Maju, Nadiem Anwar Makarim.
Buku ini terdiri dari 15 bab masing-masing bab memiliki berbagai teori yang dilengkapin dengan latihan soal. Buku yang berjudul Teori Perkembangan Peserta Didik , buku ini memuat berbagai teori dan konsep sederhana dalam ruang lingkup perkembangan peserta didik dikalangan dunia pendidikan yang dilengkapin dengan contoh kasus serta latihan soal dari masing-masing bab. Buku ini sangat sederhana singkat dan gampang untuk dipahami.
Buku yang berjudul Teori Perkembangan Peserta Didik , buku ini memuat berbagai teori dan konsep sederhana dalam ruang lingkup perkembangan peserta didik dikalangan dunia pendidikan yang dilengkapin dengan contoh kasus serta latihan soal ...
Buku "Perkembangan peserta didik : Teori & Konsep Perkembangan Peserta Didik Era society 5.0" adalah buku yang menyajikan panduan komprehensif tentang perkembangan peserta didik. Dalam buku ini, pembaca akan diperkenalkan pada bab-bab penting yang mencakup teori-teori perkembangan, faktor-faktor yang mempengaruhi, dan prinsip-prinsip perkembangan peserta didik dalam pendidikan. Bab-bab lainnya membahas tugas-tugas perkembangan pada berbagai tahap kehidupan, mulai dari masa pranatal, bayi, awal kanak-kanak, hingga remaja. Perkembangan emosional dan sosial peserta didik juga menjadi fokus. Buku ini juga mengulas perkembangan peserta didik dengan kebutuhan khusus dan tantangan multikulturalisme di era Society 5.0. Buku "Pengembangan Peserta Didik" merupakan sumber daya berharga bagi pendidik, orang tua, dan siapa pun yang ingin memahami dan mendukung perkembangan peserta didik secara efektif.
Buku "Perkembangan peserta didik : Teori & Konsep Perkembangan Peserta Didik Era society 5.0" adalah buku yang menyajikan panduan komprehensif tentang perkembangan peserta didik.