Sebanyak 2 item atau buku ditemukan

Bisnis dan Budi Daya Kerapu

Kerapu, namanya tidak asing di telinga para penggemar masakan seafood kelas atas dan memang menjadi primadona ikan konsumsi air laut yang banyak dicari. Ikan ini sering tersaji di meja-meja restoran. Belum lagi permintaan ekspor yang cukup tinggi, terutama dari Hongkong, Cina, dan Jepang. Namun, permintaan yang tinggi tersebut belum diimbangi dengan produksi yang ada, belum lagi permintaan benih kerapu yang selalu kurang dan sampai sekarang masih didominasi suplai dari alam. Kondisi ini menjadi peluang besar untuk membudidayakan kerapu, baik segmen pembenihan, pendederan, maupun pembesaran. Buku ini menyajikan gambaran agribsinis kerapu dan teknik budi dayanya. Mulai dari pembenihan, pendederan, sampai pembesaran. Diselipkan pula metode panen dan pascapanen yang tepat serta analisis usaha sebagai acuan sebelum memulai usaha. Buku ini semakin lengkap dengan adanya cara mengendalikan hama dan penyakit serta penjelasan mengenai jenis kerapu hibrida dengan kualitas yang lebih unggul. SALAM PENEBAR SWADAYA

(021) 4214821 Cetakan: Penyusun Wiwie. Ahmad Zulfikar Fauzi / Desain Layout
Ahmad Zulfikar Fauzi / Desain Cover Katalog dalam terbitan (KDT) Soemarjati,
Wiwie 1. Jakarta 2015 Bisnis dan budidaya kerapu /Wiwie Soemarjati, Ahmad B.

Panen Sayur secara Rutin di Lahan Sempit

Sayuran merupakan salah satu komoditas unggulan yang bernilai ekonomis cukup tinggi untuk dibudidayakan. Selain memiliki masa panen yang relatif pendek, permintaan pasarnya pun cukup tinggi. Keterbatasan lahan sering menjadi permasalahan dalam budi daya sayuran. Namun, pada dasarnya bertanam sayuran tidak menuntut lahan yang luas. Pekarangan rumah pun bisa dijadikan kebun mini sayuran. Dengan penggunaan teknologi dan manajemen budi daya yang tepat, tanaman sayur di lahan sempit dapat dipanen secara rutin. Banyak pilihan jenis sayuran yang cocok untuk dibudidayakan di lahan sempit. Beberapa di antaranya dijelaskan dalam buku ini, seperti bawang daun, bawang merah, bawang putih, bayam, buncis, cabai merah, cabai rawit, jamur kuping, jamur merang, jamur tiram, kacang panjang, kangkung, kapri, kecipir, kubis, labu siam, lobak, mentimun, oyong, paprika, pare, sawi hijau, selada, seledri, terung, tomat, dan wortel. Penjelasan dalam buku ini meliputi persiapan benih, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, panen, dan pengaturan panen. Salam Penebar Swadaya Grup

... adalah membuka usaha budidaya tanaman sayur, antara lain cabai merah,
bunga kol, serta tanaman buah semangka dan ubi jalar. Sementara itu, kegiatan
lain yang juga dilakukan adalah pembesaran anggrek dari kultur jaringan.