Sebanyak 2 item atau buku ditemukan

Rasa Cinta

Sebuah cangkir dan poci yang terbuat dari tanah liat kusandingkan bersama teh bubuk dan gula batu. Wangi melati perlahan menari di udara. Dalam setiap hirup kurasakan nyaman, dari tegukan demi tegukan yang melewari kerongkongan. Sedikit asam dan pahit berpadu dengan manis yang samar-samar. Kemudian, satu per satu rekaman cerita bermain dalam kepalaku. Terselip cerita lama yang harus kubuka kembali demi sebuah permintaan. **** Karena rasa mampu merekam cerita, dan setiap cerita mempunyai rasa. Rasa Cinta berisi kumpulan kisah yang dibalut analogi rasa. Sudut pandang dan cara bercerita 7 penulis dari latar belakang dan selera yang berbeda membuat ceritanya beragam. Mulai dari merasakan bika ambon yang serupa dengan kenangan manis masa lalu, nasi goreng khas buatan ibu yang selalu mengingatkan pada kasihnya, sampai secangkir teh poci yang mampu menggantikan hangat sebuah pelukan. Selamat mengecap rasa (ikon love). -Bukune- #EbookHearts

Terlambat....” Aku tersenyum kecil. Ibu memelukku erat. Ia mulai menangis. “
Kalau saja Ibu tidak pura-pura naif, kalau saja Ibu tidak terlalu khawatir dan
mengizinkanmu untuk memilih....” Isak Ibu menjadi makin kencang. “Ibu tidak
perlu minta ...

The Journeys 3

Batas akan tetap menjadi batas, saat tak ada yang benar-benar berani menyeberanginya. Seperti halnya kita menamai utara sebagai utara, karena tak ada yang pernah bertanya kenapa. Jarak akan tetap menjadi jarak, saat tak ada yang memulai langkah untuk menyudahinya. Kita hanya menduga-duga, sebelah langit mana yang berwarna lebih merah. Dan, perjalanan hanya akan menjadi perjalanan, saat tak ada yang sudi menceritakan kisah yang menyertanya. Maka, temuilah, lewati batas, tuntaskan jarak. Ceritakan—setidaknya kepada diri sendiri, tentang jawaban yang kita temui. *** Inilah kisah perjalanan yang akan membuat kita kembali kepada sesuatu yang paling dekat, sejauh apa pun kita melangkah pergi. Sebuah perjalanan ‘ziarah’; mengunjungi diri sendiri. -GagasMedia-

Bila hari terang, di belakang paviliun ini, saya bisa melihat sawah membentang,
sungai kecil yang mengalir tenang—kadang ada warga desa yang mandi di
sana—dan pura kecil keabu-abuan berlumut yang berada tepat di tengah sawah
, ...