Sebanyak 2 item atau buku ditemukan

Segarkan Imanmu Dengan Ibadah Berfikir

Bagaimana nabi Muhammad SAW bisa menjadi nabi? Pertanyaan ini bisa dengan melihat tatapan keterutusan nabi Muhammad SAW. Tahap-tahap akhir nabi sebelum terutus merupakan gambaran tentang suatu perenungan dan pemikiran yang mendalam. Beliau berfikir selama beberapa hari. Beliau memang harus berpikir lama hingga beliau siap untuk menerima risalah kenabian dan hal yang lain. Kita pun jika ingin dekat dengan Allah, maka kita juga membutuhkan persiapan diri yang panjang. Semua itu hanya bisa dilakukan dengan berpikir tentang ciptaan Allah dan memerhatikan lembaran alam semesta. "Buku ini hendak menghidupkan kembali pesan ayat yang menggetarkan setiap hati orang beriman itu: ibadah berpikir . Dengan berpikir, ayat Tuhan yang terbaca dalam Alquran bisa dipahami; ayat Tuhan yang terhampar di alam raya ini bisa dikuak. Ibadah ini melatih kita merasakan keagungan, keindahan, dan kehebatan ciptaan Allah. Kualitas makrifat dan kedekatan kita dengan Allah pun bertambah-tambah. Diterbitkan oleh Penerbit Serambi Ilmu Semesta" (Serambi Group)

Ini justru bermakna bahwa kita akan berperang melawan diri kita menghadapi
kemaksiatan karena kita tahu kekuasaan Allah Azza wa Jalla. Kita yang
membaca kisah ini, tetapi tetap lupa akan Allah Azza wa Jalla, lalu apakah kisah
ini (dialog Allah dengan Ibrahim) Ibadah Tafakur B 101.

Muhammad Nabi Zaman Kita

Menyenangkan dan menenangkan. Begitulah seharusnya kala kita melaksanakan ibadah. Tapi kenapa kita justru merasakan hal sebaliknya—berat dan terbebani? Itu, tutur buku ini, karena kita belum mencicipi manisnya beribadah. Buku ini menuntun kita agar ibadah tidak lagi menjadi sekadar kewajiban atau karena takut terhadap siksa akhirat, melainkan sebagai wahana untuk menumbuhkan kemuliaan jiwa, ketenteraman batin, kesuksesan hidup, dan kebahagiaan manusia sebagai hamba Allah. " Dengan gaya ungkap yang dialogis dan memandu, ibada-ibadah ritual salat, zikir, haji, dan membaca Quran diulas tuntas tata pelaksanaan, keutamaan, dan manfaatnya, sedemikian rupa sehingga pembaca menyadari betapa semua itu adalah hadiah dan anugerah Allah bagi hamba-Nya yang beriman. Diterbitkan oleh penerbit Serambi Ilmu Semesta" (Serambi Group)

  • ISBN 13 : 9791601305
  • ISBN 10 : 9789791601306
  • Judul : Muhammad Nabi Zaman Kita
  • Pengarang : Amru Muhammad Khalid,  
  • Kategori : Religion
  • Penerbit : Serambi Ilmu Semesta
  • DDC : 2x9.1
  • Klasifikasi : 2x9.1
  • Call Number : 2x9.1 AMR m
  • Bahasa : id
  • Edisi : ed. 1
  • Penaklikan : xx, 200 hlm,; 23,5cm
  • Tahun : 2004
  • Halaman : 288
  • Halaman : 288
  • Google Book : https://play.google.com/store/books/details?id=q1KFCgAAQBAJ&source=gbs_api
  • Ketersediaan :
    01.2115021
    (PNJ-001-00166814) Dipinjam sampai 07-03-2024 pada Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    01.2115020
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    01.2115019
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    01.2115018
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    01.2115017
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    01.2115016
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    01.2115015
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    01.2115014
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21639748
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21639747
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21639746
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21639745
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21639744
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21639743
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21639742
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21639741
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Raja pun mengutus seseorang kepada Ibrahim. Utusan itu pun bertanya kepada
Ibrahim mengenai wanita yang dimaksud, “Siapa ia?” Ibrahim menjawab, “Ia
adalah saudara perempuanku (dalam Islam).” Lalu Ibrahim mendatangi Sarah
dan berkata padanya, “Wahai Sarah, di dunia ini tidak ada orang beriman selain
aku dan kamu. Raja itu bertanya kepadaku tentang perihal dirimu, maka
kuberitahukan padanya bahwa engkau adalah saudara perempuanku. Maka,
jangan engkau ...