Sebanyak 2 item atau buku ditemukan

INTERELASI DISIPLIN ILMU SOSIOLOGI: CATATAN KUNCI DAN IKHTISAR TEORITIK

Tulisan ini secara khusus mendefinisikan dan memberikan keterangan-keterangan akademis yang dapat menghantar pengetahuan pembaca dalam memahami beberapa teori sosiologi yang sifatnya interelatif. Tulisan ini merupakan kombinasi dari pengetahuan penulis dengan hasil catatan perkuliahan yang disusun untuk membantu menghadirkan misi literasi atau kamus kecil ilmu sosiologi yang bersifat kompilatif, sebab di dalamnya terdapat beberapa teori, tokoh yang sifatnya interdisipliner, bukan hanya teori sosiologi murni dari klasik, modern, dan postmodern, melainkan juga hasil pengetahuan dan catatan perkuliahan dari sosiologi politik, sosiologi agama, sosiologi eknomi, sosiologi pembangunan, sosiologi komunikasi, hermeneutika, hingga tokoh aliran kiri yang memiliki sumbangsih besar dalam pengejawantahan penjelasan-penjelasan dari realitas sosial.

Yogyakarta: Kanisius Ishomuddin (2005) Sosiologi Islam.Malang:UMM Press Johnson, Doyle Paul. (1986) Teori Sosiologi Klasik ... Kontekstualisasi Doktrin Islam Dalam Definisi Sufi. ... Ekonomi Mikro dan Makro. Jakarta : GI Ritzer, George.

Tokoh, Konsep dan Kata Kunci Teori Postmodern

Berawal dari pemikiran Comte tentang positifisme inilah muncul berbagai pemikir yang mencoba mengelaborasi dan mengembangkan konsep positifistik tersebut melalui berbagai dinamisasi teoritis, dan Weber menyebut modifikasi teorinya dengan sebutan tindakan rasional atau rasionalisasi. Apakah sebenarnya substansi dari tindakan rasional dan rasionalisasi?, hal itulah yang mungkin harus kita interpretasi melalui penjelasan-penjelasan yang sederhana namun tetap dipahami secara universal. Tindakan rasional sendiri merupakan aksi dari pemahaman bahwa segala perbuatan, prilaku dan aksi seorang aktor didasarkan pada pemikiran, rasio dan akal yang memungkinkan manusia bertindak baik dan buruknya, sukses dan tidak suksesnya, pintar dan bodohnya, hebat dan tidak hebatnya actor didasarkan pada usaha manusia itu sendiri melalui kemampuan otonom yang dimiliki manusia, jadi agama dan pengetahuan tentang spiritualitas hanya minoritas prosentase dalam menunjang kesuksesan seorang aktor, sehingga Weber percaya hal tersebut harus didahului dengan proses rasionalisasi itu sendiri termasuk mempercayai ilmu pengetahuan sebagai alat dominan dan determinan seorang aktor mencapai sebuah tujuan yang dicita-citakan.

Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Prestasi Pustaka Ritzer George & Douglas J.
Goodman. (2008). Teori Sosiologi Dari Klasik sampai Perkembangan Mutakhir
Teori Sosial Postmodern. Yogyakarta: Kreasi wacana Ritzer George & Douglas J.