Sebanyak 111 item atau buku ditemukan

Tafsir Al-Azhar Juzuk 3

Tafsir Al­-Azhar adalah hasil karya terbesar ulama agung nusantara, iaitu Profesor Dr. Haji AbdulMalik Karim Amrullah, ataupun lebih dikenali sebagai HAMKA. HAMKA telah menggunakanbeberapa metode dalam penyusunan tafsir ini, antaranya adalah metode tahlili (analisis), tafsir Al-Quran dengan Al-­Quran, tafsir Al­-Quran dengan hadith, tafsir Al­-Quran dengan pendapat sahabatdan tabi’in, dan tafsir Al­-Quran dengan tafsir muktabar yang lain. Di samping itu, beliau jugamentafsirkan Al­-Quran dengan menggunakan syair, dan menganalisis dengan kemampuan sendiridengan pendekatan meraikan kepelbagaian mazhab. Tafsir Al­-Azhar menitikberatkan penjelasan ayat­ayat Al­-Quran dengan ungkapan yang teliti,menjelaskan makna­makna yang dimaksudkan dengan bahasa yang indah dan menarik, danmenghubungkan ayat dengan realiti sosiobudaya masyarakat nusantara. Ia turut diperkaya denganpendekatan sejarah, sosiologi, tasawuf, ilmu kalam, sastera, dan psikologi. Profesor Dr. Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau HAMKA lahir di Nagari Sungai Batang,Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada 17 Februari 1908. Beliau adalah seorangulama dan sasterawan besar nusantara, khususnya di Indonesia. Beliau menjawat jawatan PresidenMajelis Ulama Indonesia (MUI), sebelum terjun dalam bidang politik. Antara karya beliau yangterbesar adalah Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Di Bawah Lindungan Kaabah, TasawufModen, Sejarah Umat Islam, dan Tafsir Al­-Azhar. Beliau meninggal dunia di Jakarta pada 24 Julai1981 ketika berusia 73 tahun, dan telah dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

HAMKA telah menggunakanbeberapa metode dalam penyusunan tafsir ini, antaranya adalah metode tahlili (analisis), tafsir Al-Quran dengan Al-­Quran, tafsir Al­-Quran dengan hadith, tafsir Al­-Quran dengan pendapat sahabatdan tabi’in, dan ...

Pengantar usul fiqh

Demikian pula idjma' ulama tentang faraid, jaitu anak perempuan dari anak kita
jang laki-laki (tjutju), bila berhimpun dengan anak kita jang perempuan pada
waktu kita meninggal dunia, dan tidak ada jang lain jang akan menerima waris
selain mereka berdua, maka tjutju perempuan itu dapat bahagian seperenam,
karena keduanja (anak perempuan dan tjutju perempuan itu) sama-sama tidak
mempunjai saudara laki-laki. Keterangannja lihatlah didalam kitab-kitab Ilmu
Faraid (ilmu ...

Pendidikan karakter berpusat pada hati

akhlak mulia, pondasi membangun karakter bangsa

On character education from Islamic perspective.

On character education from Islamic perspective.

Buya Hamka

On Islamic and political thoughts of Hamka; festschrift in honor of Hamka, a prominent Indonesian author and ulama.

On Islamic and political thoughts of Hamka; festschrift in honor of Hamka, a prominent Indonesian author and ulama.