Sebanyak 53 item atau buku ditemukan

Rekonstruksi Sejarah al-Quran

Buku ini berupaya merekonstruksi perjalanan historis al-Quran yang diharapkan dapat bertahan terhadap kritik sejarah sekaligus bisa berhadapan dengan berbagai prasangka “ilmiah” Barat. Masalah-masalah utama dalam pewahyuan al-Quran serta pengumpulan dan stabilisasi teksnya menjadi fokus kajian dalam buku ini. Dengan demikian, obyek studi ini mencakup keseluruhan etape perjalanan kesejarahan al-Quran, dan hasilnya diharapkan memberikan kontribusi signifikan di bidang sejarah kitab suci kaum Muslim. Sesuai dengan tujuan utamanya, penulis buku ini berpegang ketat pada pendekatan sejarah. Namun, karena beberapa aspek dari sejarah melibatkan intensitas pemahaman keagamaan, maka interpretasi yang dilakukan tidak bersifat historis semata, melainkan juga bersifat islami. Data kesejarahan tidak diperlakukan sebagai sekadar data mati untuk dianalisis, tetapi sebagai sesuatu yang memiliki implikasi religius bagi masa depan kaum Muslim dan kitab sucinya. Karena itu, buku ini juga bersifat preskriptif dan diharapkan bisa menyumbangkan perspektif-perspektif baru dan segar dalam studi-studi al-Quran.

... (Berlin: G. Reimer, 1844-1899), iv, pp. 65-83; W.M. Watt, Muhammad at Medina
, (Oxford: Clarendon Press, 1956), pp. 221-260, R.B. Serjeant, “The Constitution
of Medina,” Islamic Quarterly, vol. 7 (1964), pp. 3-16; idem, “The Sunna Jami'ah, ...

Penganjur ilmu kudu yang berhasil

biografi dan pemikiran KH. Drs. Nukman Muhasyim

Biography of Nukman Muhasyim, an Indonesian ulama and educator.

Biography of Nukman Muhasyim, an Indonesian ulama and educator.

Islam dan masa depan umat

kumpulan khutbah Masjid Istiqlal

Kumpulan Khutbah Istiqlal (Edisi kedua) /Penyusun : Drs. H.M. Adnan Harahap
Editor : - Fauzi Fauzan - Gusharya Putra Disain Cover : Nostalgiawan Cetakan
pertama : Agustus 2004 / Rajab 1425 H Hak Cipta „ Badan Pelaksana Pengelola
 ...

The Effectiveness of Baitul Maal Wat Tamwil (Bmt) in Reducing Poverty

The establishment of the so-called Baitul Maal wat Tamwil (BMTs) in the form of an Islamic microfinance (IMFI) is intended initially to effectively help the poor. At present time there are around 3,874 BMTs operating around the country. Although the BMTs have been existing since more than ten years ago, yet no research has been conducted to examine their effectiveness in alleviating the poverty. This study in aimed at fulfilling this important gap. The case study approach on BMT MMU Sidogiri (located at East Java Province) is taken. The paper goes beyond data measurement using descriptive statistics, paired t-test and some poverty measurement indexes such as headcount index, poverty gap, Sen index and and Foster, Greer, and Thorbecke Index to investigate the effectiveness of the BMT in reducing poverty. The study reveals that BMT financing is effective in reducing poverty. Most of respondents can increase their income after receiving BMT financing. Products of the BMT especially BBA and mudarabah to empower the poor in various productive business have been able to reduce extent and severity of poverty.

The establishment of the so-called Baitul Maal wat Tamwil (BMTs) in the form of an Islamic microfinance (IMFI) is intended initially to effectively help the poor.

Tafsir Djuzu ʻamma

37 surah al Qurän dari Djuzu' jang ke-30

Sebagai mengutjapkan sjukur kepada Allah saja di- stni tidak lupa menjebutkan
pembantu2 saja dalam melaksanakan tafsir ringkas ini, diantaranja, karang-an
Jusuf- Idadjwi dalam madjallah Al-azhar, Sajjid Sulaiman-Inada- wi dalam ...