Sebanyak 119 item atau buku ditemukan

Pengaruh Penggunaan Media Komik Terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V SDN 09 Padang Ganting

METODE DAKWAH ESKPOSITORIS DENGAN MEDIA VISUAL OLEH USTADZ ADI HIDAYAT PADA KONTEN YOUTUBE EPISODE :KEUTAMAAN WAKTU DAN SHOLAT SUBUH

Tersedia di perpustakaan kampus 2 GKT LT.3

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN BRAINSTORMING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTSN 1 TANAB DATAR

Tersedia d Perpustakaan utama ruang karya ilmiah lantai 2

Pemanfaatan Harta Wakaf Produktif Pada Yayasan Wakaf Royatul Islam Bagi Peningkatan Pendapatan Masyarakat

STRATEGI HUMAS DPRD KABUPATEN TANAH DATAR DALAM MENINGKATKAN CITRA LEMBAGA DI MEDIA MASSA

tersedia di perpustakaan kampus 2 gedung terpadu lantai 3

MANAJEMEN HUMAS SEKOLAH

Hubungan masyarakat atau yang lebih dikenal dengan sebutan humas memiliki peran yang penting dalam sebuah lembaga pendidikan atau sekolah. Keberadaannya menjadi trend dalam dunia manajemen di Indonesia, ditandai dengan dibentuknya divisi humas baik dalam perusahan profit maupun non-profit. Demikian juga dalam dunia pendidikan dikenal wakil kepala sekolah bidang humas. Keberadaannya sangat penting karena ia sebagai penghubung bagi sekolah dengan masyarakat dalam memperkenalkan sekolah seperti memperkenalkan program-program unggulan yang akan dicapai, mempromosikan sekolah kepada para pengguna (masyarakat), menunjukkan keberhasilan peserta didik kepada khalayak ramai khususnya pada orang tua peserta didik. Peranan humas sekolah di era revolusi industri 4.0 saat ini sudah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari pengelolaan lembaga pendidikan (sekolah) yang bermutu. Munculnya sekolah-sekolah baru di sebuah lingkungan masyarakat tentunya menjadi tantangan baru dalam mempromosikannya baik di masyarakat sekitar maupun luar. Hal ini juga sekaligus menjadi ancaman bagi sekolah-sekolah lama yang berlokasi tidak jauh dari sekolah baru. Di sinilah humas sekolah dituntut berperan secara profesional bagaimana humas sekolah mampu dalam teknis maupun pengelolaan humas. Secara teknis, humas sekolah wajib memiliki seni kehumasan seperti menulis, mengambil gambar, mengedit, memberikan komentar, membuat event khusus, melakukan kontak telepon dengan media dan menangani produksi komunikasi. Selanjutnya pengelolaan humas sekolah berfokus pada kegiatan yang membantu sekolah dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah terkait kehumasan seperti bagaimana mempromosikan sekolah kepada masyarakat agar masyarakat percaya dan yakin menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut. Disini tergambar bahwa manajer humas mempunyai peran sebagai konsultan, fasilitator komunikasi, dan fasilitator pemecah masalah. Sebagai konsultan, humas sekolah mengemban amanat yang begitu besar dalam menunjang keberlangsungan sekolah, menjaga kualitas sekolah, serta ikut mencarikan solusi atas berbagai masalah yang dihadapi sehingga mendapatkan citra positif dari masyarakat.

Hubungan masyarakat atau yang lebih dikenal dengan sebutan humas memiliki peran yang penting dalam sebuah lembaga pendidikan atau sekolah.