Sebanyak 1053 item atau buku ditemukan

Tafsir Ayat-Ayat Ya Ayyuhal-Ladzina Amanu

Sungguh berbahagia orang-orang beriman, karena telah mengabdikan mereka dengan panggilan kemuliaan di dalam kitab suci-Nya, yaitu dengan "Ya Ayyuhal-Ladzina Amanu" (Hai orang-orang yang beriman)", sebuah panggilan yang tidak pernah diberikan kepada umat-umat sebelumnya. Semoga Allah tetap memuliakan mereka dengan sebutan itu, dengan memberikan kekuatan untuk mempelajari dan mengamalkan ajaran-ajaran yang terkandung di dalamnya. Demikianlah, betapa penting makna dan pesan yang tersirat dalam seruan-seruan Allah yang diawali dengan "Ya Ayyuhal-Ladzina Amanu". Sebuah seruan yang bisa membawa kepada keselamatan bagi hamba yang memenuhi dan menaatinya, dan membawa kepada kehancuran bagi hamba yang membangkang dan mengingkarinya. Maka, betapa bahagia orang-orang beriman yang meyadarinya seruan kemuliaan ini, lalu ia dengan segera menyambutnya, memahaminya, dan senantiasa taa kepada peyunjuk-petunjuk-Nya. Buku yang berjudul "Tafsir Ayat-ayat Ya Ayyuhal-Ladzina Amanu" ini merupakan karya besar penulis dalam menyingkap makna dari setiap seruan Allah subhanahu wa Ta'ala kepada hamba-Nya yang beriman. Buku ini membahas secara detil hal-hal yang berkaitan dengan ayat-ayat tersebut; mulai dari penjelasan makna ayat, sebab-sebab turunya, hukum-hukum fikih yang dikandung, hikmah penetapan syar'i sampai kesimpulan dan intisari yang ada di dalamnya. Sayang, jika Anda melewatkan buku ini. - Pustaka Al-Kautsar Publisher -

841 Ingatlah wahai saudaraku, tentang haditsulifki (fitnah) yang disebabkan oleh berita bohong, Hadits secara detailnya terdapat dalam kitab Al-Bukhari dan Muslim dan imam-imam hadits yang lain, yang menjadi pelaku utama dalam peristiwa ...

Tafsir Dan Makna Ayat Kursi (Verse of The Throne) Edisi Bilingual Bahasa Indonesia Dan Bahasa Arab

Ayat Kursi atau Ayat Singgasana adalah ayat ke-255 dari Surah Al-Baqarah. Ayat ini disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Ubay bin Ka'ab sebagai ayat paling agung dalam Al Qur'an. Isinya tentang keesaan Allah serta kekuasaan Allah yang mutlak atas segala sesuatu dan bahwa Ia tidak kesulitan sedikitpun dalam memeliharanya. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (Ayat KursI Surat Al-Baqarah Ayat 255) Inilah yang disebut ayat kursi. Ayat ini mengandung suatu hal yang sangat agung. Dan terdapat sebuah hadits shahih dari Rasulullah, yang menyebutkan bahwa ayat tersebut adalah ayat yang paling utama di dalam kitab Allah (al-Qur'an). Imam Ahmad meriwayatkan dari Ubay bin Ka'ab, bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bertanya kepadanya: "Apakah ayat yang paling agung di dalam kitab Allah?" "Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui," sahut Ubay bin Ka'ab. Maka Nabi mengulang-ulang pertanyaan tersebut, kemudian Ubay bin Ka'ab pun menjawab: "Ayat Kursi." Lalu dia mengatakan: "Engkau akan dilelahkan oleh ilmu, hai Abu Mundzir. Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya ayat kursi itu mempunyai satu lidah dan dua bibir yang senantiasa menyucikan al-Malik (Allah) di sisi tiang 'Arsy."

Ayat Kursi atau Ayat Singgasana adalah ayat ke-255 dari Surah Al-Baqarah.

Tafsir Ibnu Katsir

Al - Haaqqah , ayat 13-18 271 Al - Haaqqah , ayat 19-24 273 Al - Haaqqah , ayat 25-37 275 Al - Haaqqah , ayat 38-43 - Peristiwa - peristiwa di saat terjadinya Kiamat ... - Kebahagiaan dan kegembiraan orang - orang yang menerima buku ...

QOWA'ID AT-TAFSIR

Qa'idah-Qa'idah Tafsir Al-Quran

Buku Qowaid At-Tafsir: Qa'idah-Qa'idah Tafsir Al-Quran ini merupakan terjemah dari disertasi Abdur Rokhim Hasan yang berjudul "Qawaid at-tafsir li asy-Syaikh Khalid bin Utsman as-Sabt, Dirasah Naqdiyyah wa Nazhariyyah wa Manhajiyyah". Buku ini berisi 14 kaidah tafsir yang membedakan dengan kaidah-kaidah yang selama ini yang masih tumpang tindih dan belum sistematis. Beberapa kaidah tafsir yang ditulis para ulama sebelumnya, termasuk Syekh Khalid bin Utsman as-Sabt, lebih tepat disebut sebagai kaidah qur'aniyyah, bukan kaidah tafsir. Sebagian yang lain juga lebih tepat dikategorikan sebagai kaidah fiqhiyyah, bahkan sebagai fawa'id dan lathaif.

Buku Qowaid At-Tafsir: Qa'idah-Qa'idah Tafsir Al-Quran ini merupakan terjemah dari disertasi Abdur Rokhim Hasan yang berjudul "Qawaid at-tafsir li asy-Syaikh Khalid bin Utsman as-Sabt, Dirasah Naqdiyyah wa Nazhariyyah wa Manhajiyyah".

Tafsir di Era Revolusi Industri 4.0

“Di tengah problem umat yang kian butuh sentuhan al-Qur’an, buku ini hadir sebagai solusi atas perlbagai persoalan umat.” Dr. Hasani Ahmad Said, M.A. (Dosen Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Direktur Pusat Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir Elhasani) Al-Qur`an merupakan rambu-rambu yang mengatur keharmonisan jalannya kehidupan. Tanpa rambu, tanpa batas, manusia akan melampaui batas. Tak akan pernah ada toleransi, tak akan tercipta sebuah kedamaian, jika sesorang mengabaikan petunjuk-petunjuk al-Qur`an. Muatan ajaran Al-Qur`an didesain secara langsung oleh Tuhan agar turut hadir menjawab tantangan zaman, khususnya di era revolusi industri 4.0, era ketika siapa pun dengan mudah mengakses informasi serta beragam referensi seputar ajaran-ajaran agama termasuk dalil-dalil al-Qur’an hanya melalui internet. Buku ini dipersembahkan untuk generasi terkini agar senantiasa menjadikan kalam ilahi sebagai inspirasi dan sumber referensi. Di dalamnya tersaji bebarapa tema-tema al-Qur`an, dari yang aktual hingga yang jarang diperbincangkan. Tidak hanya itu, salah satu kelebihan buku ini di dalam pembahasannya dilengkapi dengan komentar ulama tafsir, baik klasik maupun kontemporer.

“Di tengah problem umat yang kian butuh sentuhan al-Qur’an, buku ini hadir sebagai solusi atas perlbagai persoalan umat.” Dr. Hasani Ahmad Said, M.A. (Dosen Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah ...

Tafsir Sosial Kiai Sahal Mahfudh

Buku ini merupakan hasil dari upaya mencarikan tafsiran kontekstual dari ayat-ayat yang ditafsirkan oleh Kiai Sahal Mahfudh dalam bukunya, "Nuansa Fiqih Sosial," dan beberapa karyanya yang dipublikasikan, termasuk buku "Pesantren Mencari Makna." Kajian dalam buku ini menggunakan tafsir Ijtim'ai terhadap ayat-ayat yang digunakan sebagai dalil dalam karya Kiai Sahal. Dan dalam buku ini memberikan kesimpulan bahwa kiai Sahal sangat menawarkan adanya penafsiran kontekstual terhadap ayat-ayat Al-Qur'an. Menurutnya, Al-Qur'an mengacu pada arah tumbuhnya inspirasi yang terefleksikan dalam sikap, sifat dan perilaku inheren pada eksistensi dan proses hidup manusia sebagai titah yang akrom. Buku ini mencoba menampilkan prinsip kiai Sahal terhadap Al-Qur'an yang menurutnya, Al-Qur'an harus bisa dipahami dengan semangat pembangunan manusia yang selalu menjanjikan kesejahteraan, menuju kebahagiaan dunia akhirat, serta meningkatkan kualitas hidup manusia baik dari segi pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, politik, dan utamanya aspek agama.

Buku ini merupakan hasil dari upaya mencarikan tafsiran kontekstual dari ayat-ayat yang ditafsirkan oleh Kiai Sahal Mahfudh dalam bukunya, "Nuansa Fiqih Sosial," dan beberapa karyanya yang dipublikasikan, termasuk buku "Pesantren Mencari ...

Tafsir Dan Makna Ayat Kursi (Verse of The Throne) Edisi Bilingual Bahasa Indonesia Dan Bahasa Arab Standar Version

Tafsir Dan Makna Ayat Kursi (Verse of The Throne) Edisi Bilingual Bahasa Indonesia Dan Bahasa Arab Standar Version. ke-255 dari Surah Al-Baqarah. Ayat ini disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Ubay bin Ka'ab sebagai ayat paling agung dalam Al Qur'an. Isinya tentang keesaan Allah serta kekuasaan Allah yang mutlak atas segala sesuatu dan bahwa Ia tidak kesulitan sedikitpun dalam memeliharanya. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (Ayat KursI Surat Al-Baqarah Ayat 255) Inilah yang disebut ayat kursi. Ayat ini mengandung suatu hal yang sangat agung. Dan terdapat sebuah hadits shahih dari Rasulullah, yang menyebutkan bahwa ayat tersebut adalah ayat yang paling utama di dalam kitab Allah (al-Qur'an). Imam Ahmad meriwayatkan dari Ubay bin Ka'ab, bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bertanya kepadanya: "Apakah ayat yang paling agung di dalam kitab Allah?" "Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui," sahut Ubay bin Ka'ab. Maka Nabi mengulang-ulang pertanyaan tersebut, kemudian Ubay bin Ka'ab pun menjawab: "Ayat Kursi." Lalu dia mengatakan: "Engkau akan dilelahkan oleh ilmu, hai Abu Mundzir. Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya ayat kursi itu mempunyai satu lidah dan dua bibir yang senantiasa menyucikan al-Malik (Allah) di sisi tiang 'Arsy."

Tafsir Dan Makna Ayat Kursi (Verse of The Throne) Edisi Bilingual Bahasa Indonesia Dan Bahasa Arab Standar Version. ke-255 dari Surah Al-Baqarah.