Alhamdulillah satu karya lagi hadir dari sebuah ide sederhana yang diniatkan oleh Mas Ahmad Hanif Firdaus. Kami terkesan ketika menerima permintaan untuk menerbitkan sebuah karya yang berasal dari kumpulan tulisan yang dibuat dan dibagikan via aplikasi percakapan dan siaran di WhatsApp selama Ramadan. Atas ketekunan dan semangat untuk mewujudkan “resolusi” Ramadan penulis yakni gerakan satu hari satu tulisan, maka buku Antologi Ramadan 1438 H/2017 M: Himpunan 29 Naskah Tulisan dalam 29 Hari Ramadan dapat hadir di tangan pembaca. Kami sangat mengapresiasi atas terbitnya buku yang diinisiasi oleh cendekiawan muslim yang berdakwah melalui tulisan-tulisan sederhana yang sarat makna dan juga merupakan salah satu pendiri Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Taiwan dan juga pernah menjadi aktivis di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Koordinator Komisariat Universitas Brawijaya. Kedua lembaga yang pernah menaungi Mas Hanif ini turut berkontribusi sehingga buku ini dapat dinikmati oleh masyarakat luas. Terus berkarya untuk Mas Hanif, semoga keberadaan di tengah-tengah masyarakat senantiasa memberi kebermanfaatan dan menjadi oase bagi para pembaca yang haus dengan ilmu-ilmu baru. Mas Hanif telah menjalankan amanat untuk menyampaikan sesuatu walau satu ayat. Hal ini mempunyai makna mendalam untuk berbagi apa yang kita miliki dan disampaikan dengan cara-cara yang baik. Mari mulai dari diri kita dan hari ini dengan menyampaikan nasihat-nasihat baik dari buku ini kepada orang-orang di sekitar kita.
Pengawas, Curator, Curator Pengawas atas orang yang bukan anaknya atau
anaknya. ... Pasal 278: Barang siapa yang mengakui seorang anak sebagai
anaknya sendiri padahal bukan, ia harus dihukum penjara maksimal tiga tahun.
Naskah asli dari salinan ini tersimpan di Perpustakaan Nasional RI dengan kode
KBG 937. 2. Platenalbum Yogya no. 13 (45-55), berisi deskripsi pemakaman raja
-raja Yogya, sejak HB V sampai dengan HB VII. Dilanjutkan dengan artikel
harian De Indische Courant (57-62), terbitan tanggal 3 Januari 1921 berbahasa
Belanda, yang berisi laporan pandangan mata, urut-urutan kejadian secara
kronologis, yang berkaitan dengan pemakaman HB VII, mulai dari pagi sampai
dengan ...
Titik Pudjiastuti. Sebagai warisan budaya bangsa pada masa lampau, naskah
kuna mengandung informasi yang dipandang relevan dengan kepentingan
masa kini. Melalui coraknya yang berbentuk tulisan, naskah kuna dipandang
mampu memperjelas informasi yang terdapat pada peninggalan budaya ...
Dalam perkembangannya, arti fllologi menjadi studi yang mendasarkan kerjanya
pada bahan tertulis dan bertujuan mengungkapkan makna teks dalam segi
kebudayaan (Baried.