Sebanyak 319 item atau buku ditemukan

The Mutiara Masterplan

This book examines the competition submissions for a new suburban centre located on the edge of

This book examines the competition submissions for a new suburban centre located on the edge of

Mutiara Shalat Berjamaah

Meraih Pahala 27 Derajat

Mengapa kita sulit melangkahkan kaki ke masjid untuk shalat berjamaah? Padahal Rasulullah Saw. pernah meminta seorang tunanetra untuk menunaikan shalat berjamaah di masjid karena masih mampu mendengar seruan azan. Bahkan, Rasulullah Saw. pun pernah bermaksud membakar rumah yang penghuni laki-lakinya tidak mau turut shalat jamaah bersama beliau. Sejak pertama kali shalat disyari’atkan, Rasulullah Saw. senantiasa melaksanakannya secara berjamaah. Rasulullah Saw. bukan hanya menginginkan kita untuk mendapatkan pahala lebih ketika melaksanakan shalat berjamaah, melainkan juga berbagai manfaat lain, di antaranya: -Meningkatkan kualitas shalat dan peluang diterima Allah lebih besar dibandingkan munfarid; -Melatih ketahanan mental dan menyelamatkan dari sifat munafik; -Membantu dalam menemukan solusi ketika sedang menghadai persoalan hidup; -Menumbuhkan loyalitas dan solidaritas. Mutiara Shalat Berjamaah ini menyadarkan kita akan banyaknya hikmah dan manfaat ketika shalat berjamaah. Subhanallah! Buku ini memberi arti betapa pentingnya shalat berjamaah dalam kehiupan ini. -M. Fauzi Rachman Penulis Shalat for Character Building. [Mizan, Mizania, Agama, Indonesia]

Mutiara Shalat Berjamaah ini menyadarkan kita akan banyaknya hikmah dan manfaat ketika shalat berjamaah. Subhanallah! Buku ini memberi arti betapa pentingnya shalat berjamaah dalam kehiupan ini.

Mutiara Ramadan

The meaning and purposes of fasting in Ramadan for Muslims in Indonesia; collection of articles previously published in Kedaulatan Rakyat daily newspaper in Yogyakarta, 1994-2000.

The meaning and purposes of fasting in Ramadan for Muslims in Indonesia; collection of articles previously published in Kedaulatan Rakyat daily newspaper in Yogyakarta, 1994-2000.

Mutiara Shalat

Pengamalan & Pengalaman Para Ahli Makrifat

Hai manusia, sesungguhnya kamu telah berupaya dengan betul-betul menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan men mui-Nya. (QS. al-Insyiqaq: 6) Ayat ini berisi seruan kepada manusia untuk berupaya meniti jalan menuju Tuhannya. Dengan kesungguhan yang keras, dia pasti akan bertemu dengan-Nya. Rumi dalam mahakaryanya, Matsnawi secara metaforis dan indah menyampaikan kesaksian jiwa manusia yang sedang menderita dan penuh damba untuk kembali ke tempat tinggalnya yang damai: Dengarlah si buluh perindu, Bagaimana ia mengeluh, Meratapi pengasingan dari rumahnya: “Semenjak mereka merenggutku dari tempat tidurku, Nada sedihku telah membawa lelaki dan wanita pada tangisan. Kuledakkan dadaku, beri jalan angin tuk bernapas. Tuk ungkapkan kepedihan rinduku akan rumahku. Ia yang tinggal jauh dari rumahnya, Selalu rindukan hari ‘tuk kembali. Buku kecil ini adalah upaya sederhana untuk menyadarkan kita akan keperluan, kemungkinan dan metode dalam mencapai roh shalat yang vital ini. Semoga Allah memperkenankan kita mencapainya, agar kita dapat bergabung ber-sama mereka yang sibuk melambung menuju kerajaan Sang Terkasih dan sangat ingin bertemu dengan-Nya. Jika kita lalai akan cita-cita luhur ini, maka penyesalan di akhirat kelak tak akan berguna. Segala puji bagi Allah, Sang Wujud Sempurna Mutlak. Tuhan Semesta Alam.

Hai manusia, sesungguhnya kamu telah berupaya dengan betul-betul menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan men mui-Nya. (QS. al-Insyiqaq: 6) Ayat ini berisi seruan kepada manusia untuk berupaya meniti jalan menuju Tuhannya.