Sebanyak 190 item atau buku ditemukan

Humor Jurnalistik

“Mahbub adalah orang NU yang langka dan melampaui zamannya. Ia pejuang yang pintar menulis. Ciri khasnya, ia menulis sekali jadi. Hasilnya alamiah dan spontan.” —Prof. Dr. K.H. Chatibul Umam, pakar sastra dan sahabat karib Mahbub. Ibarat suatu pertunjukan, suasana segar dalam buku ini senantiasa terjaga dari satu adegan ke adegan berikutnya. Gaya khas Mahbub yang tajam sekaligus kocak menyemburatkan warna tersendiri dalam dunia jurnalistik Indonesia. Dalam buku ini, Mahbub meramu aneka masalah yang pahit dan serba muram-buram menjadi semacam bahan olok-olok. Mahbub memang kaya gagasan, dan itu telah berhasil diapungkannya ke atas melalui canda dan humor. Membaca buku ini, bibir kita pasti akan terus-menerus menyunggingkan senyum. Sementara itu, mata kita tak akan rela beranjak melepaskan halaman demi halaman. Pendek kata, buku yang semula merupakan rangkuman tulisan Mahbub di pelbagai media massa terkemuka di Indonesia ini menjanjikan suatu pesona yang akan memperkaya cakrawala batin kita. Tabik! “Itulah Mahbub, yang dengan gaya tulisannya mampu mengubah tragedi menjadi komedi.” —Fariz Alniezar, kolumnis dan pendiri Omah Aksoro.

... pernah hadir tokoh luar biasa dan multi-talenta, yang sampai saat ini nyaris belum dijumpai tokoh sekaliber Mahbub. Guna mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai bukubuku kami, silakan akses divapress-online.com.

Tonggak Penting Jurnalistik Indonesia Pada Kurun Waktu 1986-1990

Sidang pleno Dewan Pers Ke-27 di Magetan, memutuskan Harian Umum diizinkan terbit 16 halaman, maksimal 2 kali dalam seminggu dengan perbandingan jumlah halaman iklan dan berita tetap 30% dan 70%.

Sidang pleno Dewan Pers Ke-27 di Magetan, memutuskan Harian Umum diizinkan terbit 16 halaman, maksimal 2 kali dalam seminggu dengan perbandingan jumlah halaman iklan dan berita tetap 30% dan 70%.

Jurnalistik Sedetik: Kiat Memotret Olahraga untuk Laporan

"""Untuk membuat foto olahraga yang eventnya diselenggarakan secara resmi, mensyaratkan peralatan kamera dan lensa yang canggih, guna menjinakkan aksi-aksi atlet yang berlangsung dalam hitungan detik dari kejauhan. Berbagai faktor mengenai teknis pemotretan agar mampu menangkap aksi-aksi atlet pun juga harus dikuasai. Namun tanpa adanya pengetahuan dan pengalaman yang cukup mengenai olahraganya, konsentrasi dan antisipasi, serta perhitungan yang baik dalam menekan tombol pelepas rana kamera – memotret olahraga yang sudah menggunakan peralatan canggih – menjadi sia-sia. Buku ini menawarkan dengan secara kurang lebih lengkap, berbagai trik pemotretan olah raga agar bisa menghasilkan foto yang bercerita dan layak berita."""

"""Untuk membuat foto olahraga yang eventnya diselenggarakan secara resmi, mensyaratkan peralatan kamera dan lensa yang canggih, guna menjinakkan aksi-aksi atlet yang berlangsung dalam hitungan detik dari kejauhan.

Peristiwa Penting Jurnalistik Indonesia Pada Kurun Waktu 1981-1985

Siaran iklan di TVRI per 1 APRIL 1981 ditiadakan, untuk mengurangi gaya hidup Konsumerisme. Biro iklan terpukul. Dana promosi akan beralih ke media cetak.

Siaran iklan di TVRI per 1 APRIL 1981 ditiadakan, untuk mengurangi gaya hidup Konsumerisme. Biro iklan terpukul. Dana promosi akan beralih ke media cetak.

Tuturan Metaforis Ragam Jurnalistik

Pengertian dan contoh-contoh mengenai gaya bahasa metafora dan komponen makna akan memberikan pemahaman dasar untuk memahami isi buku ini. Bentuk dan jenis metafora memberikan ilustrasi betapa bervariasinya tuturan metaforis pada ragam jurnalistik, khususnya pada kolom berita surat kabar, yang merupakan tuturan sehari-hari. Ini menunjukkan bahwa metafora bukanlah ‘monopoli’ milik ragam sastra saja. Bab terakhir membicarakan tentang bagaimana memaksimalkan penggunaan metafora dengan cara memvariasikan tuturan dan konteks, serta mengubah kelas kata melalui proses derivasi.

Buku Tuturan Metaforis Ragam Jurnalistik ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Panduan jurnalistik praktis

mendalami penulisan berita dan feature, memahami etika dan hukum pers

Fikih jurnalistik

etika & kebebasan pers menurut Islam

Journalistic ethics and freedom of the press according to Islam in Indonesia.

Journalistic ethics and freedom of the press according to Islam in Indonesia.

JURNALISTIK PRAKTIS

Buku ini sudah dilengkapi sejumlah contoh yang relevan dengan teori yang dibahas. Secara singkat, peserta didik yang belajar dengan buku ini, bukan hanya mengetahui teori, tetapi juga bisa langsung melihat contoh agar mudah dipraktikkan.buku ini juga bisa menjadi referensi bagi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi tentang jurnalistik dan media massa.

Hal ini terkait kode etik jurnalistik. d) Media daring Media daring atau online merupakan media yang paling mutakhir untuk saat ini. Mulanya, media daring ini dikenal sebagai media cyber. Kata “daring” merupakan penyingkatan dari 'dalam ...