Dari Rimba Aceh ke Stockholm
Darah pejuang mengalir deras dari Ayahnya. Jiwa dan raganya dipertaruhkan demi rakyat Aceh yang dicintainya. Kehidupan yang mewah sebagai dokter dan kebahagiaan bersama anak istri, ia tinggalkan demi perjuangan. Ia menjadi orang kedua setelah Tengku Hasan M. di Tiro dalam perjuangan Aceh Merdeka. Dr. Husaini Hasan selalu setia menemani ke manapun Walli Negara pergi semasa perjuangan. Ia menjadi orang pertama yang dimintai pertimbangan oleh Wali Negara dalam membuat keputusan penting. Kesetiaan dan keteguhan yang dimilikinya menjadikan Wali Negara percaya untuk memberikan beberapa jabatan strategis sekaligus, serta mengutusnya untuk misi-misi penting Aceh Merdeka. Bahkan Wali Negara pernah mengutusnya ke luar negeri, mencari bantuan internasional. Padahal tugas itu seharusnya diemban oleh Malik Mahmud sebagai Menteri Negara Urusan PBB. Mungkin kepercayaan Wali Negara yang begitu besar terhadap dirinya, telah disalahartikan oleh rekan-rekan seperjuangan. Sehingga muncul pihak-pihak yang ingin menjauhkan Dr. Husaini Hasan dari Wali Negara. bahkan dengan tegas mengkhianati teman seperjuangan, menyebarkan fitnah dan memutarbalikkan fakta. Namun dirinya tetap yakin, kebenaran pasti akan selalu menemukan kemenangan. Melalui buku ini, Dr. Husaini Hasan menyampaikan kebenaran sejarah Aceh Merdeka yang sebenarnya. Kini, rasa rindu kepada tanah kelahiran yang telah ia tinggalkan bertahun-tahun semakin memuncak. Dirinya memutuskan kembali ke tanah air dan ingin menyumbangkan gagasan dalam membangun Aceh. Di hari tuanya, Dr. Husaini Hasan berharap dapat menyaksikan kejayaan Aceh yang dihormati oleh daerah-daerah lainnya di Indonesia
- ISBN 13 : 6027142006
- ISBN 10 : 9786027142008
- Judul : Dari Rimba Aceh ke Stockholm
- Pengarang : Dr. Husaini M. Hasan Sp. OG,
- Kategori : Nanggroe Aceh Darussalam (Indonesia)
- Penerbit : Batavia Publishing
- Bahasa : id
- Tahun : 2015
- Halaman : 536
- Halaman : 536
- Google Book : http://books.google.co.id/books?id=0VYGBwAAQBAJ&dq=inauthor:hasan+zaini&hl=&source=gbs_api
-
Ketersediaan :
Siat njoë beungoh ka trôh Doto Zaini, Teuku Sarông dan Daud Paneuk keunoë
bak lôn geudjak ba ultimatum. Geupeugah meungnjo lôn minah dari rumoh njoë.
Doto Zaini, Jamil, Syarif dan Ampon Sarong putôh syèëdara ngon lôn. Teuma
lom Doto Zaini geuteubiët dari Atjèh Meurdèhka. Wahai dokter. Saya sudah
dipermalukan oleh saudara saya. Pagi ini, Dr. Zaini Abdullah, Teuku Sarong, dan
Daud Paneuk menjumpai saya membawa ultimatum, kalau saya pindah dari
rumah ini.