Ilmu Penyuluhan Pembangunan bertujuan untuk memberdayakan masyarakat agar mereka mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidupnya. Salah satu upaya pemberdayaan masyarakat tersebut dapat dicapai melalui peningkatan kinerja penyuluh pertanian dalam membantu petani meningkatkan produktivitas usahatani. Di dalam era globalisasi dan Masyarakat Ekonomi Asean, kebijakan penyuluhan mengalami perubahan. Kebijakan yang semula untuk menjadikan petani hanya terampil berproduksi berubah menjadi kebijakan yang menciptakan iklim untuk memotivasi petani agar lebih rasional dalam mengembangkan usahatani berdasarkan kemampuannya, sumberdaya lokal dan potensi pasar. Hal ini membutuhkan kinerja penyuluh pertanian yang lebih baik untuk mengimplementasikan program penyuluhan sesuai kebutuhan petani.
Berdasarkan uraian di atas, maka komponen kompetensi inti yang harus
dikuasai penyuluh profesional dalam meningkatkan kinerjanya, yaitu: (1)
melaksanakan aksi sosial, (2) mengapresiasi keragaman budaya, (3) merancang
program penyuluhan, (4) mempertemukan sumberdaya dengan kebutuhan
petani, (5) mengelola informasi, (6) hubungan interpersonal, (7) pemahaman
organisasi penyuluhan, (8) kepemimpinan, (9) mengelola organisasi, (10)
profesionalisme dan (11) ...