Sebanyak 216 item atau buku ditemukan

Teaching One Moment at a Time

Disruption and Repair in the Classroom

Looks at how the relationship between a teacher and student provides the basis for effective teaching in the writing classroom.

you will be my teacher." Her smile results, perhaps, from her sense of what I am
communicating to her: "You are my very first group of students. I am your teacher.
I am looking forward to working together." I feel my legs and shoulders begin to
relax, and for a moment I gain access to the excitement about teaching that I had
nurtured for years. The student's warm smile gives me a surge of confidence. I
will now shape fifty minutes of time in this classroom into something that my
students ...

Ilmu pendidikan Islam

Islamic education in Indonesia.

  • ISBN 10 : UCAL:B3847190
  • Judul : Ilmu pendidikan Islam
  • Pengarang : Zakiah Daradjat,   ,   Indonesia. Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam,   Indonesia. Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam,   Indonesia. Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam,   Indonesia. Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam,  
  • Kategori : Islamic education
  • Klasifikasi : 2X7.3
  • Call Number : 2X7.3 ZAK i
  • Bahasa : un
  • Edisi : Cet.11
  • Penaklikan : xvii, 21 cm
  • Tahun : 1992
  • Halaman : 152
  • Halaman : 152
  • Google Book : http://books.google.co.id/books?id=LhwgAAAAIAAJ&dq=intitle:Ilmu+Pendidikan+dan+Pendidikan+Islam&hl=&source=gbs_api
  • Ketersediaan :
    0001.21801258
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21801257
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21801256
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21801255
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21801254
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21801253
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21801252
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21801251
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21801250
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21801249
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21704299
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21704298
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21704297
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21704296
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21704295
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21704294
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21704293
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21704292
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21704291
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21704290
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21704289
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21704288
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21704287
    (PNJ-001-00080842) Dipinjam sampai 19-08-2019 pada Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21704286
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21704285
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Islamic education in Indonesia.

Dimensi kritis proses pembangunan di Indonesia

Social criticism on injustice and poverty in Indonesia; collection of articles.

hanya dapat dimasuki oleh kelompok-kelompok masyarakat tertentu saja.
Penyediaan fasilitas dan pelayanan yang berlebihan ini dapat membuat mereka
kurang peka terhadap permasalahan masyarakat luas. Tuntutan untuk
menerapkan sistem penilaian bersama telah memaksa guru untuk cepat-cepat
menyelesaikan bahan ajar yang sesuai dengan kurikulum. Akibatnya, guru
membatasi pengembangan bentuk-bentuk kegiatan belajar-mengajar yang
lainnya yang dapat memberi ...

Golden Planner Pasti Kaya dengan Investasi Emas

Menabung uang ternyata tidak 'seseksi' dengan menabung EMAS! Lho kok bisa? Ingat, inflasi terus terjadi dan selalu mengikis nilai uang Anda. Coba diingat, pada tahun 1997 uang Rp100 bisa buat bayar parkir. Lalu sekarang (2011)? Jangankan buat bayar parkir, beli permen jenis tertentu saja tidak cukup! Sementara, EMAS itu anti-inflasi, nilainya cenderung naik bahkan melambung tinggi. Solusinya, pindahkan tabungan Anda ke dalam bentuk EMAS. Sejarah peradaban manusia selama 5000 tahun telah membuktikan bahwa nilai EMAS tidak lekang zaman. Setiap tahunnya, nilai EMAS naik sekitar 23%, sementara inflasi yang terjadi di negeri ini (menurut BPS) berkisar 7% tiap tahun. Artinya, nilai EMAS tetap aman dari pengaruh inflasi. Kalaupun terjadi krisis moneter, nilai EMAS justru makin melambung tinggi. Inilah Investasi yang sebenarnya. Yang pasti, jerih payah kita (terutama bagi orang gajian) akan terjamin tanpa perlu khawatir nilainya tergerus. Mari kita rencanakan semuanya dengan EMAS. Entah merencanakan pergi berhaji, liburan ke luar negeri, asuransi pendidikan anak, pernikahan, membeli rumah, atau sebagai modal usaha kelak setelah pensiun. Buku ini mengupas dengan detil bagaimana menjadi KAYA dengan investasi (menabung) EMAS. Selain itu, buku ini juga dilengkapi penjelasan kapan waktu terbaik membeli atau menjual EMAS. Sangat sarat manfaat, segera temukan kebaikannya di dalamnya. Menjadi KAYA adalah hak setiap orang. Namun, menjadi KAYA perlu dirancang sedari sekarang. -Tangga Pustaka-

Dalam hal ini, setidaknya kita bisa lebih bijak dalam berutang. Selain untuk
usaha produktif, “utang baik” bisa dilakukan untuk keperluan investasi. Saat ini
lagi tren kredit kepemilikan Logam Mulia (emas). Hal semacam ini bisa kita
lakukan ...

Sekali Action Langsung Eksis

Setiap orang punya impian. Setiap orang ingin bekerja. Setiap orang ingin memiliki pendapatan, memiliki omzet dan profitnya meningkat. Semua orang menginginkan itu, termasuk saya dan Anda. Namun, masih sedikit yang mau action untuk mewujudkannya. Yang banyak masih terus berharap dan bermimpi saja. Mungkinkah jadi nyata? Berupayalah menambah ilmu dan membaca buku juga tak kalah pentingnya. Sesibuk apa pun kita menjalankan bisnis, luangkanlah waktu untuk menambah ilmu melalui training yang dibawakan orang-orang yang telah teruji dan terbukti. Buku ini menguak rahasia dongkrak penghasilan tanpa lelet apalagi pelet.

Setiap orang punya impian.

Linguistik Fenomenologi John Langshaw Austin

Ketika Tuturan Berarti Tindakan

Buku ini mendeskripsikan salah satu pemikiran Filsuf Filsafat Bahasa yang berasal dari Inggris John Langshaw Austin yang tertuang dalam bukunya yang fenomenal berjudul How to do Things with Words (1962). Pada buku inilah pemikiran Austin menemukan bentuk yang khas dan mempengaruhi perkembangan pelbagai aliran filsafat dan ilmu pengetahuan. Pemikirannya itu disebutnya sebagai Speech Acts (Tindak Tutur). Austin mempercayai bahwa unsur bahasa (what) sama pentingnya dengan dunia fenomena-fenomena (when). Ungkapan ini oleh Austin dinamainya linguistic phenomenology (linguistik fenomenologis), yaitu suatu upaya untuk menjelaskan fenomena-fenomena melalui analisis bahasa. Ungkapan linguistik fenomenologis hanyalah sebutan yang digunakan oleh Austin untuk menunjukkan aktivitas analisis bahasanya. Teori Tindak Tutur yang diciptakannya itu salah satunya menjadi dasar bagi teori Tindak Tutur di dalam linguistik pragmatik. Selain eksplorasi teoritis, buku yang ditulis oleh dosen senior Filsafat Bahasa di Universitas Nasional, Jakarta, ini juga menerapkan teori dari Austin tersebut ke dalam penelitian tentang kepenyairan Sapardi Djoko Damono (SDD). Dengan terlebih dahulu memodifikasi teori Austin menjadi metode tindak tutur komunikasi, penulis ini mendapati bahwa memaknai sajak SDD tidak cukup hanya mengandalkan sepenuhnya pada makna yang ada dalam sajak itu sendiri, melainkan harus lebih memperhatikan strategi pemaknaan yang dilakukan oleh penyairnya berdasarkan ideologi kepenyairannya dan juga berdasarkan seperangkat gagasan yang terwujud dalam kesadaran berbahasanya. Tanpa memerhatikan hal ini, kita diandaikan mengabaikan kecenderungan penyair pada umumnya dalam memakai kata-kata terpilih untuk menentukan, merefleksikan, dan mengkonstruksikan realitas; hal yang sering memicu anggapan bahwa penyair hanya mengungkapkan gambaran semu mengenai kehidupan.

Buku ini mendeskripsikan salah satu pemikiran Filsuf Filsafat Bahasa yang berasal dari Inggris John Langshaw Austin yang tertuang dalam bukunya yang fenomenal berjudul How to do Things with Words (1962).