Islam Dan Negara Sekular
Menegosiasikan Masa Depan Syariah
Syariah memiliki masa depan cerah dalam kehidupan publik masyarakat Islam. Namun, Anna'im tegas-tegas menolak penerapan syariah yang dipaksakan oleh tangan-tangan negara. Menurutnya, sebagai ajaran suci, syariah haruslah dilaksanakan oleh setiap muslim secara suka rela, karena penerapannya oleh negara secara formal dan paksa, dapat menyebabkan prinsip-prinsip syariah kehilangan otoritas dan nilai kesuciannya. Oleh karena itu, negara secara kelembagaan haruslah dipisahkan dari Islam, agar syariah bisa berperan positif dan mencerahkan bagi kehidupan umat Islam sendiri. [Mizan, Hikmah, Agama Islam, Indonesia]
- ISBN 13 : 9794334529
- ISBN 10 : 9789794334522
- Judul : Islam Dan Negara Sekular
- Sub Judul : Menegosiasikan Masa Depan Syariah
- Pengarang : Abdullahi Ahmed an- Na'im,
- Penerbit : Hikmah
- Bahasa : id
- Tahun : 2007
- Halaman : 506
- Halaman : 506
- Google Book : http://books.google.co.id/books?id=pBnlsIQ9M9gC&dq=intitle:Islam+Kontitusionalisme&hl=&source=gbs_api
-
Ketersediaan :
Sebuah sistem yang menolak hak- hak dasar masyarakat tertentu, seperti
kesetaraan di hadapan hukum atau kesamaan akses terhadap fasilitas publik
karena sentimen gender atau agama, berarti menolak prinsip konstitusionalisme
itu sendiri. Meskipun demikian, ini juga tidak berarti bahwa sistem yang tidak
dapat diterima, bisa dengan mudah dan cepat digantikan oleh model lain yang
lebih baik. Pengalaman pasca-kemerdekaan negara-negara Asia Afrika42
menunjukkan ...