Ijtihad

Apakah mungkin manusia menyatu dalam persepsi tunggal — yang bertolak
belakang dengan fitrah kemanusiaan — terhadap satu teks dalam satu ruang
dan satu waktu, apalagi berbeda tempat dan berlainan zaman? Jika persepsi
manusia dapat menafsirkan teks-teks Tuhan, maka apakah persepsi manusia ini
mencapai derajat kesucian sebagaimana yang berlaku atas teks-teks Tuhan?
Kemudian dengan berbagai varian persepsi manusia, maka persepsi mana yang
dianggap ...