Jalan Orang Shalih Menuju Surga

Surga adalah akhir dari pencapaian amal manusia di dunia ini. Semakin bagus amalnya maka semakin tinggi tingkatan surga yang akan didiaminya kelak. Namun untuk sampai ke surga tidak lah mudah, ada banyak godaan dan cobaan yang datang silih berganti yang membuat manusia lupa dan terlena sehingga pada akhirnya surga hanya akan menjadi sebuah cerita fantasi belaka, dan dunia yang fana ini malah dianggap surga yang nyata bagi mereka, meskipun hanya sesaat saja. Perjalanan kehidupan manusia menuju surga sesungguhnya tidaklah jauh berbeda dengan saat mereka berpergian ke suatu tempat, perbedaannya, adalah satu bersifat mental dan satunya bersifat fisik, adapun kendaraan adalah amalannya, sementara jalan menuju ke sana ada pada keimanannya kepada Allah. Tidak pernah sampai ke surga orang yang tidak memiliki keimanan kepada Allah.

Ini menunjukkan tentang kecerdasan dan pengetahuan mereka tentang point-
point khithab (pesan atau perkataan), juga pengetahuan mereka bahwa
merekalah yang dimaksudkan dengan khithab tersebut. Ar-Rahman: 31, "Kami
akan memperhatikan sepenuhnya (nafrughu) kepadamu hai manusia dan jin,”
merupakan sebuah ancaman yang ditujukan kepada dua golongan; yaitu
bangsa jin dan bangsa manusia yang keduanya ditaklif dengan syariat. Qatadah
mengatakan, makna ...