PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS PESANTREN

Pelajar dan Santri dalam ERA IT dan Cyber Culture

Pendidikan karakter yang mempunyai basis di pesantren mempunyai peranan yang sangat penting dan strategis dalam sejarah pendidikan nasional. Di era ini bangsa Indonesia meningkatkan komitmen menjadikan pendidikan sebagai sarana untuk menuju terwujudnya bangsa Indonesia sebagai bangsa yang berkarakter-religius dan berdaya saing tinggi melalui pemanfaatan IT. Komitmen itu ditunjukkan di antaranya melalui beberapa kebijakan pemerintah untuk merealisasikan amanat Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 yang telah diamandemen mengamanatkan di antaranya, bahwa setiap warga negara berhak mendapat pendidikan dan pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang.

A. Pendidikan Karakter Sebagai Solusi Menghadapi Krisis Di dalam al-Qur'an
disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW. diutus ke muka bumi sebagai uswah
hasanah (contoh yang baik) (QS Al-Ahzab:33:21), sejak itu pula Nabi
Muhammad SAW. didaulat sebagai makhluk yang paling sempurna akhlaknya(
QS Al-Qolam:68:4). Hal ini senada dengan hadist-hadist yang menyebutkan
bahwa Nabi Muhammad SAW. ditugaskan untuk menyempurnakan akhlak umat
manusia (HR.