Sebanyak 21 item atau buku ditemukan

Bulughul Maram

Hadis-hadis Pilihan Tentang Hukum

Bulûghul Marâm adalah kitab kumpulan hadis yang disusun oleh seorang ahli hadis besar, penulis Fath al-Bâri: Syarhu Shahih al-Bukhari, Ibnu Hajar al-Asqalani. Bulûghul Marâm, yang menjadi pegangan di pelbagai negeri Muslim ini, sejatinya merupakan ringkasan kumpulan hadis. Namun demikian, Ibnu Hajar terkadang melakukan pembahasan kesahihan hadis (takhrîj al-hadîts) yang melebihi isi hadis (matn al-hadîst). Atas dasar itu, Dr. `Aidh al-Qarni, ulama besar Saudi, penulis buku Lâ Tahzan, menyusun buku yang ada di tangan pembaca ini. Beliau membuang pembahasan takhrîj al-hadîts yang ada di dalam Bulûghul Marâm dan menyisakan matn al-hadîts. Alasan al-Qarni, "Jika seorang siswa telah mengetahui kesahihan hadis yang telah dijamin oleh seorang ahli hadis maka cukup baginya untuk menghafal matan hadis saja. Karena yang penting dari sebuah hadis adalah matan hadis itu sendiri, yang merupakan ucapan, tindakan, dan ketetapan al-ma'shûm, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam."

Atas dasar itu, Dr. `Aidh al-Qarni, ulama besar Saudi, penulis buku Lâ Tahzan, menyusun buku yang ada di tangan pembaca ini. Beliau membuang pembahasan takhrîj al-hadîts yang ada di dalam Bulûghul Marâm dan menyisakan matn al-hadîts.

Fikih Sunnah Wanita

Referensi Fikih Wanita Terlengkap

Fikih Sunnah Wanita Referensi Fikih Wanita Terlengkap Abu Malik Kamal ibn as-Sayyid Salim Tuntunan bagi Muslimah dalam pelaksanaan ibadah dan muamalah sehari-hari, disertai penjelasan terinci tentang hukum-hukumnya berdasar pada dalil al-Qur`an dan ajaran sunnah Rasulullah s.a.w. Sebagai hamba Allah, setiap Muslimah tentu ingin seluruh amal mereka, baik ibadah maupun muamalah, membuahkan pahala serta diterima oleh Allah s.w.t. Agar amal diterima, ada dua syarat yang harus dipenuhi, yaitu pelaksanaannya ikhlas karena Allah s.w.t., dan sesuai ajaran Rasulullah s.a.w. Buku Fikih Sunnah Wanita ini menjelaskan seluruh aturan hukum fikih Islam dan tata cara pelaksanaan ibadah maupun muamalah, yang wajib diketahui oleh kaum Muslimah. Keterangannya mengacu kepada dalil-dalil al-Qur`an dan sunnah—baik berupa amaliyah (praktik) maupun qauliyah (sabda)—Rasulullah s.a.w. Karena itu, penjelasannya jauh dari perbedaan pendapat (ikhtilâf) mazhab. Sebab, penulisnya melakukan verifikasi pendapat untuk menentukan pendapat terkuat (tarjîh) di antara pendapat-pendapat mazhab fikih dalam satu persoalan. Paparan buku persembahan penerbit QisthiPress ini sederhana, namun rinci dan praktis. Bahkan di dalam kesederhanannya, karya ini oleh para ulama di Timur Tengah diakui sebagai referensi fikih wanita terlengkap yang menjadikan sunnah Rasulullah s.a.w. sebagai sumber utama pengambilan dalil. Melalui buku ini, kaum Muslimah tidak hanya mengetahui hukum-hukum fikih yang sahih yang diberlakukan khusus untuk mereka, namun juga dapat menjalankan ajaran syariat seperti yang dipraktikkan oleh Rasulullah s.a.w. sehari-hari dalam beribadah maupun bermuamalah.

Fikih Sunnah Wanita Referensi Fikih Wanita Terlengkap Abu Malik Kamal ibn as-Sayyid Salim Tuntunan bagi Muslimah dalam pelaksanaan ibadah dan muamalah sehari-hari, disertai penjelasan terinci tentang hukum-hukumnya berdasar pada dalil al ...

Meneladani Akhlak Nabi

Meneladani Akhlak Nabi Abu asy-Syaikh al-Ashbahani Himpunan hadis dan riwayat sahih tentang akhlak mulia, budi pekerti luhur, kebiasaan baik, dan perilaku terpuji Rasulullah s.a.w. dalam bermuamalah maupun beribadah sebagai suri tauladan dalam kehidupan sehari-hari setiap Mukmin. "Sungguh, telah ada dalam diri rasulullah suri tauladan yang baik bagi kalian." (QS. Al-Ahzab: 21). Nabi Muhammad s.a.w. adalah teladan terbaik bagi setiap muslim. Beliau diutus tak hanya untuk menyampaikan risalah dari Allah, namun juga memperbaiki akhlak dan budi pekerti umat manusia. Sebenarnya, aku ditugaskan juga untuk membentuk akhlak yang luhur," demikian sabda beliau. Oleh karena itu, beliau selalu memberikan teladan budi pekerti yang baik kepada siapa pun, dalam kondisi apa pun, dan pada sotuasi apa pun. Buku persembahan penerbit QisthiPress ini menghimpun lebih dari 800 hadis dan riwayat tentang akhlak Nabi Muhammad s.a.w. Dibandingkan dengan karya sejenis, buku yang ditulis Imam Abu Syaikh (w. 369 H) ini lebih kaya akan maklumat dan materi. Keluhuran budi pekerti Nabi Muhammad digambarkan secara utuh, mendetail, dan hidup. Selain itu, dipaparkan pula bagaimana beliau berakhlak dan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. Karya ini akan membawa pembaca menikmati dan menghayati keindahan akhlak Rasulullah. Keluasan materi dan kekayaan maklumatnya pun akan menuntun kita selangkah demi selangkah untuk meneladani beliau dalam seluruh aktivitas yang kita jalani, baik dalam hal ibadah maupun muamalah. Alhasil, dengan membaca karya ini, pembaca tidak hanya akan dapat menerapkan sunnah-sunnah Rasulullah, namun juga dapat berakhlak dengan akhlak beliau.

[328] Abu Burdah704 meriwayatkan bahwa ayahnya —sanad ini diragukan oleh
Abu Zahrah— menuturkan, "Rasulullah s.a.w. pernah mengenakan pakaian
berbahan wol, mengendarai seekor keledai, menangkap kambing (yang kabur),
dan memenuhi undangan orang lemah (budak)."705 [329] Aisyah r.a.706
bercerita, "Aku pernah membuatkan sebuah selendang hitam berbahan wol
untuk Rasulullah s.a.w. Kemudian beliau mengenakan selendang itu dan
menyukainya.

Fikih Pendidikan Anak

Membentuk Kesalehan Anak Sejak Dini

Sangat lengkap dan detail. Itulah nilai lebih dari buku ini. Penulis pun tak hanya menyuguhkan persoalan-persoalan, tetapi juga mengupasnya secara cerdas, argumentatif, dan menyebut banyak hal baru yang selama ini tak terlintas dalam benak dan pikiran kita ketika menjalankan kewajiban kita sebagai orangtua dalam mendidik anak. "Yang memberi petunjuk hanyalah Allah!" tegas penulis. Karena itu, menurutnya, tugas orangtua dalam mendidik anak adalah mengantarkan mereka untuk mendapatkan petunjuk tersebut. Dan tentu saja, upaya untuk itu membutuhkan perhatian, kesungguhan tekad, dan pengetahuan khusus tentang bagaimana seharusnya orangtua mendidik anak sebagaimana yang telah dicontohkan dalam al-Qur`an, sunah Rasulullah s.a.w., dan pengalaman para sahabat Nabi terkemuka. Di Saudi Arabia, Musthafa al-Adawy, penulis buku ini, termasuk ulama yang cukup disegani. Ia tak hanya berfatwa, tetapi juga telah menulis banyak buku yang cukup inspiratif dan penting bagi kemajuan umat ini. -QisthiPress-

Rasulullah s.a.w. memerintahkan kita untuk memisahkan tempat tidur anak-anak,
khususnya mereka yang sudah mencapai usia remaja dan hampir balig.
Rasulullah s.a.w. bersabda, “Perintahlah anak kalian shalat ketika berusia tujuh
tahun, dan pukullah mereka agar shalat ketika berusia sepuluh tahun dan
pisahlah tempat tidur mereka.”265 Memisah tempat tidur anak-anak adalah
penting, selain karena Rasulullah memerintahkan demikian, juga karena
dikhawatirkan muncul ...

Fikih Sosial

Tuntunan dan Etika Hidup Bermasyarakat

Banyak orang berusaha keras untuk melaksanakan ibadah wajib dan sunah pada siang dan malam hari, namun mereka tidak mendapatkan pahala ibadah-ibadah tersebut. Mengapa demikian? Karena mereka berbuat kezaliman terhadap sesama makhluk dan memperlakukan mereka dengan tidak baik. Ini merupakan bencana besar yang harus ditangkal. Buku ini akan memaparkan ajaran-ajaran Islam tentang tata cara berinteraksi dengan sesama manusia: istri, anak, orang tua, tetangga, guru, dan lain sebagainya, agar jangan sampai ibadah yang kita lakukan sia-sia. Pembahasannya yang sistematis membuat buku ini bisa menjadi rujukan setiap Muslim yang benar-benar ingin menjadi manusia yang paling sempurna imannya. Karena, orang yang paling sempurna keimanannya adalah yang selalu memenuhi hak-hak Allah dan juga sesamanya. -QisthiPress-

Banyak orang berusaha keras untuk melaksanakan ibadah wajib dan sunah pada siang dan malam hari, namun mereka tidak mendapatkan pahala ibadah-ibadah tersebut.

Biografi 39 Tokoh Wanita Pengukir Sejarah Islam

Biografi 39 Tokoh Wanita Pengukir Sejarah Islam Kisah Perjalanan Hidup Para Wanita Mulia yang Berperan Penting dalam Kehidupan dan Perjuangan Dakwah Rasulullah S.A.W. Dr. Bassam Muhammad Hamami Sejatinya, wanita dengan segala kelebihannya mampu berperan penting dalam perjuangan dakwah sebagaimana wanita-wanita mulia terdahulu yang telah menggoreskan tinta emas dalam sejarah Islam. Biografi 39 Tokoh Wanita Pengukir Sejarah Islam karya Dr. Bassam Muhammad Hamami ini mengisahkan sejarah kehidupan para wanita mukminah yang hidup, beriman, dan berjuang bersama Rasulullah s.a.w. Mereka adalah ibu kandung dan ibu susu Nabi s.a.w., para istri, putri-putri beliau, para bibi, dan shahabiyah. Diceritakan dalam buku ini bagaimana ketabahan dan ketegaran Aminah yang seorang diri membesarkan Nabi s.a.w. sepeninggal wafat suaminya; ketulusan Halimah dalam mengasuh dan menyusui Rasulullah s.a.w.; perjuangan dan pengorbanan Khadijah dalam mendampingi serta memfasilitasi dakwah Nabi s.a.w; hingga peran Aisyah yang sangat besar dalam pengumpulan hadis. Dipaparkan juga dalam karya ini bagaimana para shahabiyah berperan mengukir sejarah emas kejayaan Islam. Mereka itulah wanita-wanita agung yang Allah anugerahkan keimanan dan keistimewaan yang mampu menggetarkan seisi langit dan bumi, yang nama mereka tetap dikenal dan diteladani hingga kini. Dengan gaya bahasa yang indah, ringan, lugas dan mudah dipahami, penulis seakan membawa kita memasuki ruang-ruang pribadi dan menyaksikan langsung kehidupan mereka. Para wanita mulia nan agung tersebut menjadi sumber inspirasi, sumber motivasi, sumber ilmu dan teladan yang merupakan hasil madrasah nubuwah. Maka pantaslah jika buku ini menjadi rujukan yang mencerahkan dan istimewa bagi para wanita. -QisthiPress-

Biografi 39 Tokoh Wanita Pengukir Sejarah Islam Kisah Perjalanan Hidup Para Wanita Mulia yang Berperan Penting dalam Kehidupan dan Perjuangan Dakwah Rasulullah S.A.W. Dr. Bassam Muhammad Hamami Sejatinya, wanita dengan segala kelebihannya ...

Khutbah Nabi

Terlengkap dan Terpilih

Khutbah Nabi Terlengkap & Terpilih 574 khutbah yang pernah disampaikan Rasulullah dalam pelbagai kesempatan, mulai dari masa-masa awal beliau berdakwah hingga saat-saat menjelang beliau wafat, dan bersumber dari riwayat-riwayat yang sahih dan otentik. Muhammad Khalil Khathib Khutbah adalah salah satu sendi pokok dakwah Islam. Sejak awal kelahiran Islam, khutbah sudak menjadi santapan rohani yang paling banyak diminati dan dinikmati oleh kaum Muslimin. Bahkan, Rasulullah sendiri menjadikan khutbah sebagai sarana utama dakwah beliau. Khutbah-khutbah Rasulullah terkenal dengan karakternya yang jami-mani (efektif dan tak dapat dipatahkan). Lantas, bagaimana dengan materi kandungan khutbah-khutbah beliau? Buku persembahan penerbit QisthiPress yang ada di tangan pembaca ini adalah sebuah karya besar berisi 574 materi khutbah yang pernah disampaikan Rasulullah dalam pelbagai kesempatan, mulai dari masa-masa awal beliau berdakwah hingga saat-saat menjelang beliau wafat. Materi-materi khutbah dalam buku ini pun dihimpun dari sumber-sumber yang validitas dan otentitasnya tepercaya. Karya ini pantas disebut sebagai khazanah khutbah Rasulullah terlengkap. Bagi para dai dan khatib, karya ini sangat layak dijadikan rujukan dalam berdakwah dan berceramah. Sebab, selain materinya yang dapat dijadikan pelajaran, retorika Nabi dalam berdakwah pun perlu dicontoh. Sedangkan bagi kaum Muslimin pada umumnya, karya ini juga sangat bermanfaat dalam upaya menjalankan ajaran Islam dengan baik lagi. Sebab, nasihat dan tausiyah yang dikandung dalam khhutbah beliau begitu mencerahkan dan menedeuhkan. Selamat mengikuti!

Maka janganlah sekali-kali kalian mencacimaki mereka, karena (hal itu) akan
menyebabkan kalian menjadi celaka.” [Al-Bahr al-Muhîth, karya Abu Hayyan, jil.
1, hlm. 9]. 573. BALASAN UNTUK PARA PENGIKUT RASULULLAH S.A.W. Dari
 ...

Kiat-Kiat Menjadi Ayah yang Berhasil

Kiat-Kiat Menjadi Ayah yang Berhasil Abdullah Muhammad Abdul Mu'thi Di zaman sekarang ini, banyak orangtua yang tidak bisa dijadikan figur yang baik oleh anak-anaknya. Penyebabnya adalah adanya kesenjangan wawasan, kemampuan nalar, dan sikap mental yang menyebabkan orangtua kurang mengerti bagaimana cara mendidik anak dengan baik. Ketidakmengertian ini, pada akhirnya justru membuat para orangtua bersikap egois dan tidak memperhatikan cara-cara ilmiah dalam mendidik anak. Orangtua yang berhasil mendidik anak-anaknya, tentu tidak pernah berhenti belajar untuk menemukan jawaban dan cara yang baik dalam mendidik anak-anaknya. Nah, dalam buku persembahan penerbit QisthiPress ini, kita dapat menemukan jawaban dari anomali yang terjadi dalam kehidupan berumah tangga; hubungan antara orangtua dan anak. Buku ini juga memaparkan strategi-strategi ilmiah dalam mendidik anak secara gamblang, renyah, bahkan menyenangkan.

Perbuatan. Ayah. Suatu hari, tatkala Amirul Mukminin Umar ibn Abdul Aziz
selesai dari upacara pemakaman Khalifah sebelumnya, Sulaiman ibn Abdul
Malik, ia naik ke atas mimbar dan berpidato di hadapan kaum muslimin dengan
kalimat yang menyentuh perasaan. Pertama sekali beliau mengajak umat agar
bertakwa kepada Allah, zuhud dalam hal dunia dan menarik perhatian mereka
pada urusan akhirat. Kemudian Umar ibn Abdul Aziz turun dari atas mimbar dan
terus pulang ...

Paradigma Kebudayaan Islam : Studi Kritis Dan Refleksi Historis

Ar-Rahiq al-Makhtum: Sirah Nabawiyah

Sirah Rasulullah s.a.w. memang tak pernah kering untuk digali dan tak pernah habis untuk ditulis. Para ulama dan sejarawan sudah banyak yang menjelaskan dan meriwayatkan segenap aspek kehidupan beliau, serta setiap peristiwa dan kejadian yang beliau alami. Namun, belum ada di antara karya-karya tersebut yang menjabarkan rekaman kehidupan beliau secara utuh dan lengkap. Buku ar-Rahiq al-Makhtum ini—tak diragukan lagi—adalah sebuah karya masterpiece yang menyajikan perjalanan hidup Nabi Muhammad s.a.w. sejak dilahirkan hingga wafat, dan melukiskan perjuangan beliau dalam menyampaikan risalah Islam secara terinci. Penulisnya —Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri— menyandarkan kajiannya pada riwayat-riwayat otentik dari pelbagai sumber resmi dan sahih. Kekuatan buku ini selain terletak pada kelengkapan dan kesahihan rujukan yang digunakan penulisnya, juga pada gaya tuturnya yang mengalir, tidak berbelit-belit, dan mudah dipahami oleh pelbagai lapisan pembaca, serta pemaparan secara kronologis setiap peristiwa dalam kehidupan Rasulullah. Karya ini akan membawa kita menjelajahi dan menelusuri setiap jejak Rasulullah Muhammad s.a.w. Kita pun seakan dapat melihat secara nyata kehidupan beliau. Sehingga, kita tak hanya dapat memahami perjuangan. -QisthiPress-

... berkah Allah semoga tercurah kepada sebaik-baik makhluk-Nya, Muhammad
Rasulullah, beserta segenap kerabat dan sahabat beliau. 18 Rabi'ul Awwal 1415
H 26 Agustus 1994 M Shafiyurrahman al-Mubarakfuri Al-Jami'ah al-Islamiyah, ...